
Setelah memastikan keadaan sang adik baik-baik saja ,Jodi sudah merasa lega melihat sang adik tak apa-apa.
Saat ini Jodi duduk di meja makan dan mengecek ponselnya.Ternyata sudah jam 8 malam waktu London, jadi di Indonesia pukul antara tiga pagi.Ingin rasanya dia menghubungi Mita namun ,dia pikir masih sangat pagi kalau harus telpon sang istri kecilnya.
" Kakak kenapa,dari tadi aku liat kakak kayak nunggu telpon seseorang,apa kakak nunggu telpon dari kakak ipar yaa?" tanya Tiara menatap intens wajah sang kakak
" Hemmmm..kakak kekamar dulu.Kamu istirahat, jangan kebanyakan nonton drakor." ucap Jodi dan melangkah menuju kamarnya.
" Iya." jawab Tiara singkat menatap kepergian sang kakak sampai hilang di balik pintu kamar yang tertutup rapat.
" Maafin Tiara kak, karena Tiara.. kakak harus jauh dari kakak ipar." gumam Tiara menyesali perbuatannya yang membuat kakaknya kalang kabut.
Sampai di kamar Jodi kembali mengutak atik ponselnya dan mengirim sesuatu pada nomer Mita.
*Unyil My Wife
"Aku sampai di London, maaf belum bisa hubungi kamu, jika ada perlu kamu tulis pesan ke nomor ku.Hati-hati disana dan jaga diri.Maaf belum bisa bawa kamu ke London "
✅
*Kudanil Sinting
" It's okey.. "
✅**
Melihat pesan nya di balas dengan cepat Jodi menghubungi Mita.
📞Kudanil Sinting Calling..
"Astaga ngapain gw bales sih tadi jadinya dia telpon kan dianya." gumam Mita meruntuki kebodohannya sendiri yang membalas pesan suaminya tadi.
*Hemmmm..." saat Mita mengangkat panggilan suaminya
" Assalamualaikum." salam terdengar di telinga Mita.
"Wa'alaikumsalam." balas Mita dengan lirih.
"Udah bangun?" tanya Jodi dengan lembut.
__ADS_1
"Kebangun karena pipis, aku masih ngantuk.Kalau mau ngomong buruan,aku pengen tidur lagi."ucap Mita dengan suara manja
"Jaga diri baik-baik, nanti aku suruh...
" Nggak perlu..Aku, lo manggil lo itu aku ya sudah lah, aku cuma mau ijin mau daftar kuliah mungkin ada beberapa tempat, udah itu aja." ucap Mita pada Jodi.
" Hemmm, semoga sukses dan lancar.Kalau perlu apapun hubungin abang, kamu tanggung jawab ku sekarang" ucap Jodi dengan nada yang begitu lembut.
" Hemmmm,udah yaa..bye." ucap Mita mengakhiri panggilan nya.
" Bye...
Dua orang yang saling merindukan namun gengsi diantara mereka yang sangat tinggi mengalahkan segalanya.
Mita memejamkan matanya kembali.Karena terus terang dia belum tidur nyenyak.Entah kenapa dia seperti tahu kalau Jodi akan menghubunginya dan benar saja setelah telpon di tutup Mita sudah lelap dalam mimpinya.
Sementara Jodi yang mendengar suara Mita, sedikit lega karena Mita masih mau mengangkat telponnya.
.
.
.
" Assalamualaikum, maaf pak .bu Santinya ada?" tanya Mita yang berdiri di depan pintu gerbang rumah besar keluarga Pradana.
" Wa'alaikumsalam, nyonya Santi ada.Maaf non siapa yaa?" tanya Security yang jaga di pos.
" Bilang sama nyonya Santi calon ART rumah Pradana dateng. " ucap Mita sekenanya dengan wajah polosnya.
" Owhhh Art tapi.....
" Ayo lah pak, keburu panas ini." protes Mita dengan sang Security
" I_ ya Sabarrrr." jawab sang Security dan menelpon seseorang.
" Neng silahkan, cuma adanya nyonya Mira. Nyonya Santinya ada di kebun belakang." ujar sang Security bernama Supri.
" Makasih mang Supri, walaupun yang ada di garda depan nenek lampir,nggak masalah.. " ucap Mita cuek melangkah masuk ke dalam gerbang yang menjulang tinggi itu.
__ADS_1
" Jangan sembarangan ngomong neng, nanti kedengaran nyonya Mira berabe." ungkap Supri takut sang nyonya mendengar apa yang di katakan Mita.
"Nggak masalah mang Supri..
"jawab Mita tanpa rasa takut.
" Gendeng.." batin Supri mendengar keberanian Mita.
Sampai diruang tamu terlihat seorang wanita sedang menikati secangkir teh di waktu sore.
" Selamat sore Tanteeeee..!!" seru Mita memgagetkan Mira dan Supri kaget bukan maen
Byurrrrr
Reflek Mira menyemburkan minuman yang sedang dia nikmati mendengar suara yang dia kenal.
"Upss..jorok banget sama sih Tante !!" umpat Mita dengan beraninya
" Mita kamu..!!" pekik Mira melihat wajah Mita yang ada di depannya.
" Upssss..sorry nggak sengaja tante, lagian tante udah tau ada tamu masih aja sok sibuk " sindir Mita dengan melirik sang tante yang terlihat geram padanya.
" Kamu bisa kan disini bersikap sopan, ini bukan kampung deket hutan,ini kota metropolitan,udik banget sih?!!" ucap Mira kesal dengan sindirin Mita.
" Sorry tante, saya mau ketemu sama ibunya tarzan ada?" tanya Mita dengan mengedip ngadipkan matanya.
Melihat tingkah Mita, Mira menatap tajam dan menatap jengah Mita.
" Markonahhhhh..anak mama..!!" seruan khas sang mama Santi menggema di dalam mansion Pradana.
" Mamaaaa..auoooooo,I'm Cooming!!" seru Mita sambil berlari ke arah Santi yang sudah memulai drama mereka berdua.
Mereka berpelukan melepas rasa rindu yang beberapa hari tak ketemu
" Mama..Mita kangenn !!" Ucap Mita manja
" Kamu ini, baru kemarin mama ke Bandung juga, sama mama bilang kangen trus gimana berasaan kamu sama mantu sholeh mama, kangen juga nggak? " ledek Mama Santi pada sang putri.
" Udah deh mah, jangan bahas menantu lucknat mama itu.Mita kesel, seenaknya dia dateng dan pergi sesuka hati mam." ucap Mita kesal dengan Jodi yang beberapa hari ini semenjak Jodi telpon dia cuma kirim pesan singkat saja.
__ADS_1
" Mita !!" seru seseorang..
Bersambung