Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
# Ketidakbahagiaan


__ADS_3

Semua orang menatap ke arah Mita dan seakan tak percaya akan omongan Mita.


"Kamu yakin kamu siap untuk hamil? " tanya Jodi lagi dengan mengacak rambut panjang Mita.


" Yakin lah... buat apa selama ini aku nggak minum pil KB kalau aku nggak mau hamil? "ungkap Mita yang masih dengan tab yang dia pegang.


" Yang.... kamu serius nggak.. nggak minum pil itu? tanya Jodi dengan nada tinggi


" Heiii... biasa aja kalee.. iya, abis aku lupa mulu.. ya udah nggak usah sama sekali"kata Mita dengan entengnya.


Mama Santi dan papa Gilang saling melemar pandang satu sama lain.


"Markonah... sini, ikut mama sebentar saja... " ucap Mama Santi menggandeng tangan sang putri dan diikuti oleh bunda Wina.


.


.


" Ada apa sih mah, aku kok di tarik-tarik? keluh Mita mencebikkan bibirnya kesal


"Mama cuma mau tanya, kamu udah ngrasain mual atau kalau pagi suka mun*ah? tanya Mama Santi pada Mita dan saling lirik pada bunda Wina


" Nggak, kenapa? mama doain aku sakit? tanya Mita dengan wajah penuh kecewa


" Bu.. bukan begitu mak...


" Apa mama udah nggak sayang lagi sama Mita karena aku udah nikah sama Bang Kudanil? trus sekarang mama sayang nya sama Chika gitu? pekik Mita yang terlihat meneteskan air mata


" Bukan itu maksud bunda juga mama nak... kami ingin tahu apa kamu sudah mengalami morning sickness atau belom atau sekedar ingin makanan aneh atau di bilang ngidam? " ungkap Bunda Wina memeluk sang menantu


Sepertinya mood Mita kurang baik dan cenderung sensitif.


" Yaa.. sudah.. maafin mama yaa.. buat kamu. ngrasa perhatian mama terbagi, cuma mama ingin buat Chika nyaman buat dia melakukanya dengan ikhlas dan atas kemauannya sendiri tanpa pakasaan dari kita semua, untuk mengatasi Mira dan Burhan tentu senjata yang paling ampuh itu adalah Chika biar dia yang menentukan hukuman buat kedua orang tua kandungnya. " ungkap Mama Santi memeluk tubuh putrinya


" Hemm.. " jawab Mita singkat.


Sebenarnya Mita sudah lelah dengan konflik keluarga sang papa, namun bagaimana lagi sang kakek sudah menitik beratkan masalah ini padanya, karena dia satu-satunya pewaris Pradana yang sah.

__ADS_1


.


.


.


Di lain tempat kini Burhan dan Mira ke tempat Debora ingin menanyakan keberadaan Chika.


" Kamu mau apa lagi Burhan? tanya Debora merasa kesal


" Aku cuma ingin tau dimana putriku berada? tanya Burhan dengan wajah sedihnya


" Anak? anak yang mana, dan mana gw tau tentang anak lo dimana, emang lo taro mana anak lo.. " ejek Debora ingin tau apa sebenarnya terjadi


" Chika, Chika gadis yang ku bawa padamu dia anak ku katakan, kemana si pahit lidah membawanya ?! ucap Burhan meninggikan suaranya


" Gadis itu, lo bilang anak lo..? kenapa lo tega jual dia, dengan harga fantastis apa kamu sudah gi*a jual anak se*diri, dasar laki-laki Breng*ek ...ayah nggak pu*ya hati..!! dia itu anak lo, kenapa lo tega - teganya demi uang lo melakukan dengan berbagai cara, lo itu nggak berubah dari dulu..!! ungkap Debora ingin sekali dia menenggelamkan Burhan kelaut dalam, atau di Dorr aja sekalian..


Walaupun dia seorang mami tapi, dia tahu artinya sebuah keluarga tapi, sayang nya dia tak punya dan hanya Jay yang bisa jadi teman walau dia pun kadang mengobrak abrik bisnis nya jika dianggap oleh Jay tak sejalan dengan pemikiran Jay, Debora hanya mempekerjakan orang yang ingin saja, dan dia selalu detail dengan kesehatan para SPG nya dia selalu memerikasakan secara rutin SPG nya dan calon Costumer mereka.


Jay tak suka ada pemaksaan di usaha Debora dan Debora mengerti akan itu, namun saat Burhan menawarkan Chika, seperti familiar di mata Debora soal Chika dan langsung memberikan pesan pada Jay, dan Jay memberi tahu kan Ke Mita akhirnya Mita eksekusi, namun Debora sedikit heran kala itu karena Jay mendukung dia yang akan membayar Chika untuk jadi SPG baru nya ternyata Debora sadar ada hal yang tak pernah dia tahu soal siapa yang ada di sekitar Jay dan menyadari Si Pahit Lidah adalah saah satu orang penting di hidup Jay.


" Lo tau jika kalian buang-buang waktu gw, dan asal lo tau nggak semudah yang kalian pikir, si Pahit Lidah adalah salah satu orang penting di hidup Jay dan kalian tau Jay siapa? Jay adalah salah satu mafia Italy yang sangat kejam, dan lo harus menghadap padanya, memohonlah padanya hanya dia yang bisa bujuk si pahil lidah untuk balikin anak lo" terang Debora dengan senyuman mengejek nya.


" Ma.. mafia, maksudnya anakku.. sudah diambil olehnya, buat apa.. dia sangat berarti bagi ku... tolonglah aku ingin putriku" ucap Mira seraya memohon pada Debora.


" Sudahlah, urusi dulu kepentingan kalian dan...


📞Si Pahit Lidah


" Berikan ponselmu pada Mira


" Hemmmm


" Bicaralah, memohonlah padanya dia yang membawa anakmu." ucap Debora menyerahkan ponselnya


" Ha.. Hallo... dimana anak ku ..

__ADS_1


" Dia aman bersama kami, dari pada bersama ibu macam seperti kamu.. "


tuttt.. tuttt.. tuuttt...


Panggilan pun ter putus


" Hallo... Hallo... Hallo... Breng*ek ..!!


Umpat Mira pada penelpon,dia merasa frustasi dengan keadaan nya sekarang .


📞My Son..


" Hall..


" Nggak usah cari Chika lagi...


" Nak.. kamu dimana?mami jemput yaa...


"Aku bahagia disini, dari pada aku tinggal dengan ibu yang tega menjadikan aku ala yg untuk kebahagiaan nya semata..


" Nggak... nggak gitu, kamu salah... mami.....


Tutttt.... tutttttt (panggilan terputus)


" Hallo.. Hallo Chika... sayangg...Aaaaghhhhh..!!!


" Semua salah ku,dia jadi begini... "gumam Mira luruh sudah tubuh nya yang hanya menyisakan penyesalan yang termat dalam


Ting


" Mami, sekarang bebas.. demi harta Pradana mami tega menghilangkan nyawa papi Galang.. aku sayang papi... nikmatilah apa yang mami rampas dari mereka,Chika nggak mau.. papi kecewa sama Chika ..jadi aku putuskan untuk pergi.. (Chika)


Pesan masuk bertuliskan nama Chika disana, dan pesan itu sangat menohok hati Mira, hidupnya terasa tak berarti dia mulai mengulang kembali masa dimana Galang dengan senang hati menggantikan Gilang untuk menikahinya, bahagia saat tau jika Mira mengandung menjaga Mira dengan sepenuh hati disaat dia mengandung Chika, rela berkorban apa saja asal Mira bahagia.


Mira ingat ngidamnya yang macam-macam membuat Galang tak kenal lelah untuk mencarikan apa yang Mira inginkan walaupun malam sampai pagi dia lakukan untuk memenuhi nyidam Mira.


" Mas Galang... aku menyesal,kamu benar aku nggak akan bahagia dengan apa yang aku dapat sekarang... hiks hiks hiks " gumam Mira di balik tangis nya yang pilu.

__ADS_1


Sedangkan Burhan pun seperti memikirkan apa yang selama ini dia lakukan, dalam hidupnya ingin memiliki buah hati yang benar-benar dari benihnya, namum sang istri sudah tak bisa lagi mengandung karena insident kecelakaan yang menggugurkan kandungannya, dan akhirnya kehilangan Rahimnya.


Bersambunh


__ADS_2