
Maaf untuk para readers yang mengikuti cerita ini author jarang crezy up..
Mita baru keluar dari kamar mandi dan melihat suaminya yang terlihat sibuk memasukkan baju-bajunya ke dalam kopernya.
" Apa harus baju Lo yang sedikit itu di bawa balik lagi ke London, sementara disana Lo banyak kan baju, dan juga duit Lo pasti juga banyak buat beli yang baru disana " ucap Mita yang sedang menyisir rambutnya .
" Abang kemasi ini biar lemari pakaian nya juga lega " kilah Jodi masih sibuk mengemasi barang-barang nya.
" Alasan ,mendingan abang itu belajar buat ngasih alasan yang tepat buat istri juga mertua abang.Gue ingetin,gue memang masih SMA tapi,gue bukan wanita bodoh macam anak kecil yang bisa di bohongi karena di kasih ice cream" ucao Mita geram dengan keadaan nya kini suami nya seperti tak menganggap nya ada.
" Lo kenapa sih, Lo bisa ngomong dewasa tapi,sikap Lo itu Childish tau nggak?!" Ucap Jodi dengan sedikit meninggikan suaranya.
" Emang gue Childish dan gue minta sebelum lo pergi ceraikan gue ,itu yang gue minta"teriak Mita tanpa takut akan suara nya terdengar sampai luar kamarnya.
Perkataan Mita membuat tubuh Jodi membeku seketika, dan menghela nafas panjang , dia berfikir akan nasib kakeknya jika dia bercerai dengan Mita.
" Kamu ngomong apa sih, kita baru beberapa hari menikah.Apa semudah itu Lo minta pisah bersabarlah hanya setahun dan gue nggak akan pernah menceraikan lo sebelum setahun !!" ucap Jodi dengan sedikit menahan amarahnya memandang tajam pada Mita.
" Kenapa,lo bisa bebas pacaran, dan bebas mau nikahin dia,trus apa guna nya gue.Apa maksud Lo beberapa hari lalu,Lo minta kita saling menerima,terus Lo bilang Lo merasa paling tersakiti ,terus Lo bilang cuma satu tahun kita dalam pernikahan ini,sekarang Lo bilang Lo punya cewek yang Lo mau,tapi..kenapa Lo se breng*ek itu Lo anggap gue apa,kemaren tiba-tiba Lo cium gue dan Lo seakan mau gue pergi dari Lo dan sekarang gue minta cerai Lo bilang nggak mau ceraikan gue.Maksud Lo apa..!!" ungkap Mita dengan wajah penuh emosi dan perasaannya pun sakit dengan apa yang Jodi lakukan padanya.
__ADS_1
Mendengar penuturan Mita, Jodi melangkah mendekati Mita dan langsung membungkam bibir Mita, ********** dengan rakus membuat Mita susah untuk bernafas, ciuman itu bertambah dalam dan menuntut namun, tak ada balasan dari Mita. Tak terasa air mata Mita meluncur dengan sendirinya.
Dia merasa hina, kenapa dia begitu saja menerima perlakuan sang suami yang memaksanya tapi, dia tak berdaya untuk melawan pun percuma, hanya bisa diam dan memejamkan mata merasakan belitan lidah Jodi dan gigitan kecil di bibir tipis Mita.
Clek..
Betapa terkejutnya mama Santi saat masuk kamar putrinya,dengan apa yang terjadi di dalam kamar itu.
Begitupun dengan pasangan melakukan kegiatan panas mereka.Sontak Mita langsung mendorong tubuh suaminya menjauh darinya.
" Upsss, sorry,sorry,mama nggak liat,silahkan teruskan ..!!" teriak mama Santi saat memergoki anak dan menantunya berci*man panas.
Gimana nggak panas karena tanpa sadar, bagian atas Mita sudah berantakan hanya menyisakan bra saja dan Jodi yang sedang sibuk dengan squisi milik Mita.
" Hiks... hiks... Aaaaa !!" teriak Mita dengan membabi buta memukul dada bidang suaminya,dan menangis karena merasa tak punya harga diri.
" Sorry,sorry, gue menyakiti lo,gue nggak tahu kenapa gue benci Lo ngomongin soal pisah dan gue minta jangan pernah bilang satu kata itu sama gue atau sudah pasti gue akan berbauat lebih dari ini, dan tadi gue lakuin itu karena gue berhak atas diri Lo sebagai suami lo.Gue juga bingung dengan perasaan gue Mita, lo boleh pukul, hina gue atau maki gue sepuas lo.tapi, kalau soal ngomong kata cerai jangan harap gue ngampunin lo...!!" ancam Jodi mendekap tubuh Mita yang menangis sesenggukan dan dalam keadaan sudah berantakan karena ulah Jodi.
.
.
__ADS_1
" Mama kenapa, kok Lari-lari gitu,kayak liat setan aja." ucap Papa Gilang merasa heran dengan sang istri yang berlari dari kamar Mita dan memukul-mukul kepalanya.
" Aduhhh,mama ngrasa nggak enak nih sama mantu sholeh mama, pah.. " ucap Mama Santi pada suaminya.
" Kenapa sih,emang mama nglakuin apa sampe nggak enak gitu?" tanya papa Gilang penasaran.
" Mama mergokin mereka lagi, kiss,kiss gitu" bisik Mama Santi pada papa Gilang.
" Lagian mama... emang mama nggak ketok pintu dulu?" tanya papa Gilang dan mama Santi mengeleng geleng kan kepalanya
" Lupa." ucap mama Santi masih lirih.
" Ya udah mama biasa aja, anggap kamu nggak liat. tapi, kalau mereka udah lakuin kiss,kis gitu, bentar lagi papa jadi kakek dong ma." ucap Papa Gilang merasa senang
" Siapa yang jadi kakek Lang?" tanya Dani yang datang tiba-tiba dan papi duduk di samping Papa Gilang.
" Kita Dan.gimana ,siapkan kita jadi Kakek?" gurau papa Gilang dengan senyuman meledek.
" Aku mah Siap Lang, emang si lucknatku udan unboxing si Mita?" tanya papa Dani .
pertanyaan Lucknat papi Dani membuat papa Gilang sama mama Santi tepok jidat.
__ADS_1
Mereka pun tertawa bersama, dan di tambah kehadiran para kakek juga bunda Wina.
Bersambung