Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
#54


__ADS_3

" Bukan...!! teriak Kakek Bakti


"Iya... " Ucap Ayah dan bunda Jodi bersamaan.


" Hehehe...jadi bingung nih.." ucap Mita dengan menepok jidatnya pelan " sekarang gini aja... abang.. selama ini abang ngrasa dia itu,adik abang bukan? Mita dengan menunjuk Tiara dan menanyakan nya pada suaminya, karena suaminya pasti yang bisa merasakan dia hadir sebagai apa baginya..


" Tiara ini adik abang, adik angkat abang tepatnya " ucap Jodi dengan sedikit melirik arah Tiara yang menunduk sedih


" Emmm... kakek, jadi.. kakek menganggap Tiara orang lain karena dia bukan cucu kandung kakek? trus apa bedanya sama Mita? Mita kan cuma cucu menantunya kakek, dan jelas nggak ada hubungan darah sama sekali dengan Kakek juga kan, apa kakek benci juga sama Mita? pertanyaan Mita membuat semua orang yang ada di sana kaget dengan pertanyaan Mita yang terdengar frontal.


" Apa maksud kamu,Mita? kakek sayang sama kamu seperti sayang kakek sama Danial.., apa kamu ragu akan kasih sayang kakek pada mu? jawab Kakek Bakti memandang wajah Mita dengan pandangan kasih.


" Kakek.. maaf jika Mita lancang, kita sebagai manusia nggak ada yang sempurna, kita mahluk penuh dosa, tapi..Mita nggak tau apa masalah dalam keluarga Mulya,karena terus terang Mita merasa bukan bagian keluarga ini, Mita hanya orang asing yang diseret dalam masalah dua keluarga yang nggak tau tujuan kalian itu apa, oke.. Maaf jika mungkin ini perasaan Mita aja, Mita.. sudah menikah dengan Bang Jo selama 4bulan ..kalian tahu apa yang selama ini kami lewati, kami LDR dan kalian tuntut untuk menjadi pasangan yang semestinya, tapi... kami tidak.. abang Jo dengan kehidupannya dan aku dengan kehidupanku, apa kakek tau apa yang Mita rasakan? Mita muak.. muak dengan keadaan ini...


" Mita...!! bentak papa Gilang mendengar celotehan sang putri


" Mita..!! bentakan juga terdengar dari suaminya.


" See..!! kalian bisa lihat laki-laki yang seharusnya melindungi ku, mereka bahkan membentak ku" teriak Mita kencang matanya sudah berkaca kaca


" Nak... maafin papa juga suami kamu yaa Sayangggg...??" bujuk mama Santi merangkul tubuh sang putri


" Mah... ini,sakit mah.. karena aku jujur.. papa bentak aku.. juga dia..!! laki-laki yang statusnya suami ku, yang tak tau apapun tentangku... dannn.... ini !! dia cuma bisa kasih ini sebagai kompensasi atas kesepakatan kita..!! Mita membanting dua kartu diatas meja itu..


Omongan Mita membuat semua orang kaget bukan kepalang dan menatap tajam kearah Jodi..

__ADS_1


" Unyilll... apa yang lo lakuinn...ohhh God.. bagaimana ini, pasti kakek akan tegas dengan usaha gw di London "batin Jodi merunguki kepolosan sang istri ,istrinya tak bisa di paksa buat mengikuti kemauanya.


" Danial.., apa yang dikatakan Mita itu benar? kalian mempunyai kesepakatan? tanya ayah Dani Mulya menatap sang putra sangat tajam


" A.. aku... nggak mau kalau usaha kuyang aku bangun selama ini di tutup begitu saja oleh kakek, dan semua usahaku itu aku bangun dengan kerja keras penuh perjuangan.. kenapa begitu mudah kakek akan menutupnya" ungkap Jodi dengan wajah geram


" Semua ini gara-gara kamu Tiara, kenapa sekarang jadi Mita dan Danial yang seperti ini" ucap Kakek Bakti menunjuk kearah Tiara


" Kakek.. maafin Mita, bukan maksud Mita untuk membela dia, masalah ini bukan karena dia, ini murni masalah kami... dan untuk masalah Perusahaan Pradana, aku sudah punya caraku dan papa tetap jadi pimpinan disana nantinya." ucap Mita dengan tegas


" Maksud kamu? tanya Papa Gilang..


" Maaf pah.. kemarin kan kakek , sudah menyerahkan saham nya atas nama aku juga papa dan dengan dukungan dari Keluarga Mulya sebagai pemegang saham 20% maka Papa yang berhak untuk memimpin,sampai aku lulus nanti juga akan aku gantikan dan untuk pernikahan ini aku serahkan pada Bang Jo, aku tahu bang Jo sangat berat untuk meninggalkan London dan kehidupannya dan sementara aku, juga sama.. kita serahkan pada takdir yang akan bekerja,jika abang jodoh ku maka pasti kita akan di permudah untuk bersatu dan jika tidak kita bisa menjadi teman mulai sekarang " Ucapan Mita membuat wajah semua orang pias dan tak menyangka gadis 19 th bisa bicara dengan begitu gamblang dengan pandangan akan semua permasalahan yang ada.


" Tapi Mita.. apa kamu nggak takut tentang omongan orang, apalagi nanti status kamu Janda? tanya Mama Santi membelai lembut rambut sang putri.


" Papa tau rasanya Nak.. " jawab Papa Gilang lemah.


" Sekarang Kakek Bakti.. maaf,jangan salahin bang Jo atas semua ini.. ini murni dari apa yang Mita rasa,kek..kakek pasti tau.. abang nggak akan rela usahanya yang susah payah dia rintis dan juga dia usaha dengan kerja kerasnya, penuh keringat, penuh usaha, merasakan kegagalan, apa iya... kakek tega menghancurkan sebuah impian cucu kandung kakek sendiri, apa kakek pernah berfikir.. jika kakek berada di posisi Bang Jo.. usaha kakek yang sudah lama di perjuangkan oleh kakek di hancurkan begitu saja.. kek,kakek percaya adanya takdirkan..? Mita memegang tangan yang mulai mengkeriput itu ..


" Iya kakek percaya" jawab Kakek Bakti masih menatap lurus kearah Jodi.


" Apa kakek pernah menderma ( memberikan santunan) anak yatim ? mereka bukan siapa-siapa kakek kan? trus tujuan kakek mendermakan harta kakek buat mereka apa tujuannya? apa cuma untuk nama baik, cuma untuk menjaga gengsi?? tanya Mita dengan memandang wajah kakek Bakti yang ada di hadapannya kini.


" Kakek...

__ADS_1


" Kek... kalau kakek, bisa menyayangi anak yatim kenapa kakek nggak bisa sayang sama Tiara, apa Tiara pernah punya salah sama kakek selama ini?


Kakek Bakti menggeleng gelengkan kepala nya dan memandang wajah Mita dengan pandangan sendu.


" Tiara.. kenalin aku Mita, yang sekarang statusnya masih jadi istri abang Jodi... " ucap Mita dan mengulurkan tangan ke arah Tiara


Dengan cepat Tiara mendongakkan kepalanya dengan mata berkaca kaca,dan berdiri menyambut tangan Mita dan dengan cepat Mita memeluk tubuh Tiara seketika tangis Tiara pecah.


" Sudah jangan nangis, lo kenapa apa ada yang salah sama omongan gw? kata Mita dan mengurai pelukannya dengan cepat Mita mengusap air mata yang jatuh dari mata Tiara.


" Nggak ada kata-kata kakak yang salah, cuma.. Ara sedih jika kakak minta pisah sama Kak Nial.. apa itu karena aku,Ara minta maaf saat terakhir kak Nial pergi ninggalin kakak itu, sebenarnya dia pulang Ke London sebab aku kabur dari asrama, aku salah.. karena aku kabur.. karena dari kecil aku tinggal diasrama, aku cape kena bully kak, aku juga nggak bisa terus disana karena aku ingin hidup normal.. aku bilang..ke kak Nial buat sekolah di korea biar dekat dengan bunda juga ayah, tapi.. kak Nial inginnya aku sekolah di Indonesia, kak Nial ingin aku jaga kakek..karena kakak nggak mungkin dalam waktu dekat pindah ke sini, tapi.. aku pikir kakek nggak akan pernah mau terima aku di rumah itu, aku juga nggak tau apa alasannya sampai kakek benci pada ku.. apa karena aku anak yang tak ketahuan asal usulnya? kata-kata Tiara membuat Jodi, Ayah Dani dan juga bunda Wina terharu


" Kamu mau nggak tinggal sama aku, sebentar lagi.. papa, mama sama kakek akan pindah ke ruamah baru, bukan ke Bandung yaaa...


kalau kamu mau tinggal sama kita, kalau kakek Bakti nggak mau terima kamu.. gimana? ucap Mita dengan mengoyang-goyangkan tangan yang melingkar di lengan Tiara.


"Mita... kamu,yakin mau terima Tiara tinggal dengan kamu, alasannya apa? tanya Kakek Pradana


" Kek.. ayah pernah rasa artinya di buang oleh keluarga, yaitu kakek.. aku nggak mau anak yang baik dan tanpa tahu salahnya apa tapi, di perlakukan begitu kejam.. sampai kakak, ayah juga ibu angkatnya nggak bisa bela dia, aku punya 10orang anak asuh tapi, aku nggak membedakan mereka.. aku anggap mereka tanggung jawab ku walaupun mereka keluarga angkat ku.. " jelas Mita..


" Anak asuh maksudnya nak?? tanya Mama Santi karena memang dia tak tahu apa sebenarnya kegiatan Mita dan dua sahabatnya selain sekolah.


" Maafin Mita mama, papa.. selama ini setiap weekend aku pergi terus karena ketemu mereka, aku nggak bisa cerita dimana mereka tinggal, karena itu privasi kami, yang jelas anak mama nggak macem-macem kok.. yaa? aku terpaksa buka masalah ini, karena Tiara adalah korban disini" ucap Mita


" Kakek kesal dengan dia karena adanya dia Dani dan Wina tak mau berusaha lagi untuk mendapatkan keturunan Bakti Mulya" ucapan Kakek Bakti membuat Dani dan Wina kaget bukan kepalang, mereka lupa akan satu hal.. kakek Bakti tak tahu keadaan bunda Wina sebenarnya.

__ADS_1


" Pah... maaf ..maafin kami yang merahasiakan suatu yang besar pada papa ,sebenarnya ...Wina dan aku memutuskan tidak memiliki anak setelah kehadiran Tiara karena memang Wina tak bisa hamil lagi karena rahim Wina sudah diangkat karena peristiwa keguguran itu, papa.. saat itu Wina sangat terpukul... dan kehadiran Tiara sudah membuat kami bahagia, kehadiran Tiara juga bukan serta merta kami yang mengangkat dia jadi anak kami, tapi.. ini keputusan sudah aku tanyakan pada Danial dan dia setuju saat itu dan aku rasa nggak ada salahnya merawat anak yang itu dan selama ini kami menuruti apa kemauan papa karena apa? karena ingin papa tidak memikirkan menyingkirkan Tiara dari kami nantinya, walaupun dari SMP sampai sekarang dia jauh dari kami.. atas kemauan papa kami tega menjauhkannya dari kami, dari papa makanya Danial sangat ingin punya usaha dimana dia menimba ilmu dan diman adiknya pun berada pa.. "jelas ayah Dani dan dengan Penjelasan itu Bunda Wina meneteskan air mata karena mengungkap luka hati nya yang dulu dia tutup dengan rapat.


☔ Kita kelarin dulu masalah dua keluarga ini yaa... nanti ke step dimana Jodi memperjuangkan Rumah Tangganya bersama Mita.....


__ADS_2