
Di belahan bumi lainnya tepatnya di negara Korea di sebuah rumah megah seorang pemuda tampan sedang protes pada sang kakek dengan keputusan untuk menjodohkan nya dengan gadis Indonesia.
" Nggak bisa gitu dong kek..Jodi belum siap buat menikah !! " tolak seorang pemuda bernama Danial Jodi Mulya seorang pria Cassanova namun,terlihat dingin dan kaku jika berhadapan dengan orang, memang tidak di pungkiri pergaulan di dunia showbiz sangat rentan dengan pergaulan bebas dan Jodi pun terbawa kesana namun,tetap dengan main cantik.
" Terus sampai kapan kamu begitu, selalu bergonta ganti pasangan tidur... seenaknya buang kecebong kamu kesembarangan wanita!! " Bentak sang kakek membuat Jodi tak berkutik dan hanya bisa menelan Silvanya dengan kasar.
Danial Jodi Mulya atau biasa di panggil Jodi adalah cucu dari seorang pengusaha sukses di Indonesia dan Asia, Eropa yaitu Bakti Mulya dan Jodi adalah anak dari Dani Mulya dengan wanita korea bernama Soo Min yang meninggal waktu melahirkan Danial dan akhirnya Dani menikah dengan Winasih adalah wanita yang di jodohkan sang ayah Bakti Mulya .Dani Mulya dan Winasih tidak memiliki anak karena saat mengandung bunda Wina keguguran karena insident kecelakaan dan membuat rahimnya pun diangkat.
Winasih sangat menyayangi Jodi tak pernah dia berpikiran kalau Jodi
adalah anak sambungnya,memang dari kecil Danial sangat dekat dengan sang kakek apapun perintah sang kakek tidak akan pernah dia tolak.
Danial yang punya sifat Cassanova banyak wanita dengan sukarela menjadi teman tidurnya. Dia tak mau berkomitmen dengan sembarangan wanita untuk saat ini dia sedang dekat dengan seorang gadis dari korea juga, dia ingin punya istri yang satu negara dengan mendiang ibundanya.
" Kenapa kamu kaget, kamu nggak usah heran dari mana kakek tahu soal kamu yang main dengan banyak wanita,walaupun Kakek di Indonesia dan kamu di London dan papamu juga bunda kamu di Korea jangan harap kami tidak tahu dengan kelakuan kamu di London " ucap kakek Bakti dengan memandang tajam sang cucu.
Jodi memandang ayah dan ibu sambungnya,melihat kakeknya dengan pandangan yang susah artikan.
" Kakek... tapi, aku sekarang sedang menjalin hubungan dengan Ae-ri dia seorang dokter di korea ini " jelas Jodi tetap menolak perjodohan yang diatur sang kakek
" Jangan harap kakek akan merestui kamu dengan dia Jodi !! " ucap Kakek Bakti dengan tegas menatap tajam kearah cucunya.
" Mau nggak mau kamu harus menikah dengan cucu sahabat kakek, jika kamu menolak, jangan pernah temui kakek,
Bimo... kita pulang ke Indonesia sekarang !! " Ucap Kakek Bakti mengagetkan semuanya
__ADS_1
Kakek Bakti memang sangatlah keras dalam mendidik anak dan cucunya ,Bakti tidak ingin cucunya terjerumus lebih dalam lagi.Banyak musuh di sekeliling mereka siap untuk menghancurkan ke jayaan Keluarga Mulya saat ini.
" Ayah.. kenapa nggak bermalam disini, ayah baru juga sampai kenapa sekarang mau kembali lagi ke Indonesia,ayah pasti lelah? " ucap Bunda Wina mencegah mertuanya kembali ke Indonesia.
" Aku sudah tidak ada artinya bagi bocah tengik itu, kalian urus dia.. jika dia mau menikah dengan pilihan ku, kalian datang ke Indonesia tiga hari lagi dan jika tidak,
ini pertemuan terakhir kita !!" ucap Kakek Bakti dengan tegas
dengan cepat melangkah meninggalkan Dani dan keluarganya namun sebelum langkahnya jauh sang putra menghentikannya.
" Ayah, kita bisa diskusi dulu Yah, jangan begini. Lagipun Jodi setidaknya harus mengenal dulu calon istrinya " Ucap Papa Dani berusaha memberikan pendapatnya untuk kebahagiaan sang putra.
"Maka dari itu kita adakan pertemuan dengan keluarga mereka dan setidaknya Jodi bisa berkenalan dengan calon istrinya." ucap Kakek Bakti menatap wajah putranya dan beralih ke arah cucunya yang masih terlihat datar .
" Memang nya siapa wanita yang akan ayah jodohkan dengan Jodi? "tanya bunda Wina dengan lirih dan melirik ke arah sang putra.
" Pradana, bukankah Om Pradana ayah dari Galang Pradana sama Gilang Pradana yah..?" tebak Papa Dani seraya menatap sang ayah.
" Benar dia anak dari Gilang Pradana,adik kembar dari Galang Pradana." jawab Kakek lagi dengan penuh semangat.
" Gilang.. Mas bukan kah Gilang Pradana sahabat SMA kamu dulu, trus bukan menurut berita Gilang kan sudah di coret dari ahli waris Pradana yah,lalu kenapa sekarang Om Pradana malah menjodohkan anak Gilang dengan Jodi ?? " kata bunda Wina dan seketika membuat Jodi mengalihkan pandangannya ke pada tiga orang yang sedang berdiskusi.
Dia masih bingung dengan diskusi ketiga orang di depanya.
" Hahh.. see, pasti mereka cuma manfaatin harta kita saja kek..!! " ucap Jodi pada sang kakek membuat sang kakek meradang
__ADS_1
Bugh..
" Ausssttt..sakit kek !!" pekik Jodi merasa nyeri di tulang keringnya karena kena tongkat sang kakek .
" Jaga ucapan kamu, perjodohan ini yang buat Kakek bukan mereka,yang perlu kamu tahu cucu Pradana adalah gadis yang cocok mendampingimu !! " kata Kakek Bakti dengan penuh keyakinan.
Wanita seperti apa yang akan di jodohkan sang kakek sampai kakeknya begitu yakin gadis itu cocok menjadi pendamping nya,di bayangannya gadis yang cocok mendampinginya adalah gadis populer dengan pakaian sexy ,pintar ,juga tentu membuat dirinya kewalahan diranj*ng.
Dengan rasa penasaran nya dan dengan berat hati Jodi harus mengambil keputusan yang sangat bertentangan dengan dirinya,kalaupun mau menolak pasti percuma dia tahu kekuasaan sang kakek.
" Baik lah kek, Jodi akan mencoba mengenal cucu sahabat kakek,tapi..kalau dia menolak Jodi jangan salahkan Jodi.. dan berarti kalau dia menolak perjodohan ini otomatis batal dengan sendirinya " ucap Jodi dengan hati yang sangat tak rela karena harus menikah dengan pilihan sang kakek.
Kakek Bakti tersenyum puas mendengar keputusan sang cucu,kakek Bakti yakin cucu sahabatnya bisa mengatasi sifat jelek Jodi.
Apalagi jika cucu Pradana bisa mengendalikan otak Jodi yang kadang buatnya pusing,Kakek Bakti membayangkan jika Jodi bertemu dengan cucu Pradana yang dibilang oleh Pradana susah di taklukkan karena punya jiwa bar-bar ,tomboy dan tak mau kalah tak gampang tertindas.
Keluarga Mulya butuh sosok wanita yang bisa mengimbangi Jodi sebagai calon pewaris tahta kerajaan bisnis keluarga Mulya.
Walaupun masih sangat muda Bakti yakin cucu Pradana bisa menempatkan dirinya dimana dia berada.
Dan semua itu akan dia diskusikan dengan Dani juga Gilang dengan kelanjutan hubungan dua bocah itu.
Bersambung
Cerita ini sudah dalam tahap revisi dan berharap agar readers bisa lebih terhibur lagi dengan cerita yang author sajikan.
__ADS_1
Dukung selalu karya author terima kasih buat para readers setia author 🙏