Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
# Hamil


__ADS_3

Sekilas Info...


Untuk cerita " Istri Tuan Muda Danial " akan berakhir.. karena memang ceritanya nggak dibikin melebar..


Jadi.. sebenarnya intinya hubungan antara Mita dan Danial yang berusaha mengembalikan apa yang seharusnya keluarga Pradana miliki.


Harta rampasan yang di kuasai Mira di kembalikan oleh Mira dengan kepergian Chika.


Chika dengan berat hati meninggalkan sang mami, karena memang sudah terlalu kecewa dengan apa yang maminya lakukan dan juga kekecewaan nya terhadap sosok ayah kandungnya yaitu Burhan.


Cerita Chika akan othor buatkan satu cerita namun terpisah, cerita tentang bagaimana kehidupan Chika sebelumnya dan sesudah pergi meninggalkan Maminya.


Kehidupan di luar Negri dengan bantuan Mita dan bergabung dengan Jay yang terkenal dengan kekejamannya di dunia bawah.


Demikian sekilas Info tentang Cerita yang mungkin nanti akan othor hentikan pada kisah cinta yang sudah menemukan kebahagiaan dati pasangan Jodi dan Mita.


Dan di cerita Chika nanti akan muncul sesekali juga karakter Mita juga Jodi.


Clek..


Seorang dokter keluar dari ruangan UGD dengan wajah yang datar.


" Bagaimana istri saya dok? kenapa lama sekali kalian di dalam? sebenarnya apa yang kalian lakukan? Jodi langsung memberondong pertanyaan pada sang dokter.


" Maaf tuan kalau, kami harus bertindak agak lama memeriksa keadaan pasien,pasien sudah lebih baik karena kami sudah memasang infus untuk menambah cairan dalam tubuhnya, sepertinya pasien beberapa hari ini tidak teratur dalam mengkonsumsi makanan, dan ada diagnosa kami yang mengarah jika pasien


sedang hamil muda.. maka dari itu, sebaiknya di periksakan lebih lanjut pada dokter Obgyn segera" jelas Dokter tersebut


" Tunggu tadi dokter bilang anak saya Hamil?? tanya Mama Santi menutup mulutnya tak percaya


" Hamilll??? semua orang serentak seakan tak percaya


" Itu diagnosa kami, dan akan lebih akurat bisa di periksakan pada dokter kandungan dan pasien sekarang akan di bawa keruang rawat, untuk beberapa jam pasien akan tertidur dan kemungkinan empat sampe lima jam baru bangun "ungkap Dokter tersebut yang menangani Mita.


"Baik dok.. " ucap papa Gipang menanggapi perkataan sang dokter.


" Baik.. kalau begitu saya undur diri, keluarga bisa melihat pasien di ruangan rawat" pamit sang dokter dan melangkah pergi


" Mah, bun Mita hamil... " ucap Jodi lirih..


" Iyaaa... nak. selamat yaaa.. "ucap bunda Wina memeluk sang putra


" Mantu Sholeh mama Santi mau jadi Daddy... selamat ya nak.,harus lebih sabar ngdepin Markonah yaaa.. " ungkap Mama Sant memeluk menantunya.

__ADS_1


" Iya buat lebih memastikan setelah Mita sadar kita periksa ke dokter Obgyn " ucap Jodi dan disetujui para orang tua.


Mereka sangat senang mendengar kehamilan Mita dan seakan tak percaya gadis tomboy mereka akan menjadi seorang mommy.




Jodi menggenggam erat tangan sang istri yang tergolek lemah di brankar Rumah Sakit, ada rasa khawatir yang melanda hati, walaupun kabar gembira jika istrinya sedang mengandung namun, melihat wajah pucat sang istri membuatnya sedih.


" Uehhhh .." lenguhan dari Mita membuat Jodi menatap sang istri yang terlihat mulai mengherjapakan matanya.


" Sayang... " ucap Jodi mengecup lembut tangan istrinya.


" Aku dimana? tanya Mita dengan lemah


" Kamu di Rumah Sakit, sebentar aku panggil dokter yaa..? Jodi bergegas memencet tombol untuk memenggil dokter jaga.


.


.


.


Tak berselang lama seorang dokter memasuki ruang rawat Mita dan memeriksa keadaan Mita.


" Nyonya Mita bisa duduk di kursi roda untuk pemerikasaan berikutnya? tanya dokter itu dan Mita mengangguk lalu Jodi dengan cepat mengangkat tubuh istrinya ke atas kursi roda


Mereka keluar dari ruang rawat dan menuju satu ruangan yang di yakini dokter Obgyn.


Jodi mendorong kursi roda Mita mengikuti langkah dokter menuju ruangan itu untuk memastikan kebenaran yang barusan mereka dengar.


Dengan ramah seorang Dokter mulai memeriksa keadaan Mita.Seorang suster mulai memberikan sebuah cairan seperti jel dan dokter tersebut meletakkan suatu alat di perut Mita dan terlihat sebuah gambar di monitor



" Ini adalah gambar dimana Janin sudah berusia kira-kira 12 minggu,apa sebelumnya nyonya Mita tidak sadar kalau mungkin siklus menstruasinya? Jalas Dokter tersebut


" Jadi.. saya hamil dok, saya memang lupa kalau memang saya sudah telat dok, dan perut bawah kadang terasa kram.. ,dan sepertinya perut saya juga sedikit menonjol, saya kira itu karena lemak, memang beberapa bulan ini saya sering merasa cepat lapar, makanya beberapa hari ini saya kurangi makan karbohidrat untuk diet saya." ucap Mita membuat Jodi menatap sang istri tak percaya.


" Tapi, janin nya nggak papa kan dok? tanya Jodi merasa khawatir.


" Alhamdulillah kondisinya baik dan juga detak jentungnya juga normal,namun untuk sementara nyonya Mita harus mengurangi pekerjaan yang berat dan jangan terlalu stress " ungkap Dokter tersebut.

__ADS_1


" Terima kasih dok.. "ucap Ucap Jodi dan menatap sang istri yang terlihat sangat terlihat cemas.


" Sayangggg... jaga dia, dan aku akan selalu berusaha untuk tidak membuatmu sedih, dia yang akan membuat kita semakin kuat menjalani hari hari berikutnya


" Maaf kan aku bang, aku nggak sadar kalau dia ada dalam diriku.. untung saja dia sehat kalau tidak....


" Sssssttt... jangan bicara lagi, kita balik ke ruangan kamu yah.. kamu harus istirahat dulu, jangan pikirkan apapun yang membuat kamu stress " ucap Jodi mengecup lembut pucuk kepala Mita.


.


.


.


" Bang, semua pada kemana? apa mereka baik-baik saja? tanya Mita dengan lemah


" Semuanya akan kembali keposisi semula, dan mereka sedang mengurusnya di Pradana Group sementara Mama Santi dan juga bunda nemenin Chika ke RS Jiwa buat ketemu tante Mira " ungkap Jodi saat mereka sudah ada di ruangan rawat Mita.


" Tante Mira.. kena mental? pasti Chika sedih bang" Mita terlihat sangat mencemaskan keadaan Chika


" Jangan khawatir dia tangguh seperti kamu, Chika sudah memutuskan ke Korea ikut sama bunda juga ayah disana nanti dia akan kuliah, trus nanti setelah si kecil lahir kita akan kesana buat nengokin Chika yaaa..? ungkap Jodi memberikan pengertian pada Mita.


Mita mengiyakan, entah pikirannya sekarang hanya tertuju pada kandungannya dia harus menjaga kandungannya dengan baik.


.


.


.


.


Bulan berlalu dengan cepat kandungan Mita sudah menginjak 9bulan dan persiapan menjelang lahiran pun sudah di siapkan oleh nyaa juga pastinya mama Santi dan bunda Wina.


" Abanggggg ... abanggggg... Kudanilllll..!! teriak Mita dengan kencang


" Sayangg.. ada apa? tanya Jodi yang keluar dari kamar mandi dengan celana pendek dan kaos rumahan


" Bang... aku ngompol.. " ucap Mita dengan menunjuk bagian bawahnya


" Astaghfirullahal'azhim... kamu mau lahiran sayang.. ,sebentar yaa... aku telpon mam...


" Nggak perluu.. kelamaan....!! ambil tas itu trus kita kerumah sakit, nanti aku keburu brojol disini... " ungkap Mita yang masih berusaha tenang walau sakit di perutnya makin sering.

__ADS_1


Akhirnya Jodi membawa Mita ke Rumah Sakit bersama sopir pribadi mereka. Saat di jalan pun Jodi sempat menghubungi mertuanya.


Bersambung


__ADS_2