
Sementara di dalam mobil dua orang sahabat nya sedang saling berpalukan dengan mata mereka yang berkaca-kaca.
Mita masuk ke dalam mobilnya dan kedua sahabatnya yang masih saling bsrpelukan.
" Heiii.. kalian kenapa, kok nangis?? tanya Mita dengan memandang heran dengan kedua sahabatnya yang memandangnya tanpa bsrjedip dan air mata yang sudah jatuh di mata mereka
" Taaaaa.... lo nggak papa kan? kita khawatir sama lo tau nggak? kenapa kita nggak lapor polisi aja? ucap Yashinta memukul pelan lengan Mita.
"Iya benar kata Yash, gw liat lo diserang gitu bikin gw mau pingsan tau nggak? kata Ratih yang masih sibuk mengelap air matanya.
" It's okey ..gw nggak papa, tuh liat mereka juga udah di bawa pergi.. " ucap Mita menuntuk kearah beberapa orang yang membereskan kekacauan yang baru terjadi.
Drrrttt Drrrttt
📞Bandit Calling
" Ya.. kita ketemu di markas..!!
" Baik boss.. "
Mita menutup panggilan dan langsung melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.
"Kita mau kemana Ta? tanya Yashinta yang melihat arah mobil ke tempat yang belum pernah dia lewati
" Gw ada urusan sebentar, kalian ikut gw.. nggak usah ikut gw.. nanti kalian tunggu di dalam mobil aja kayak tadi." ujar Mita
Kurang lebi empat puluh lima menit mereka sampai di sebuah rumah yang terlihat banyak orang dengan perawakan yang terlihat menyeramkan.
" Ta.. ini tempat apa, kok banyak banget orang-orang serem sih? tanya Yashinta melihat beberapa orang bertubuh kekar di sekitar mobilnya.
" Nggak papa nggak usah takut mereka baik kok" ucap Mita dengan santai
" Ta.. kita sebaiknya ikut lo deh, gw nggak mau liat lo dalam bahaya lagi. " ucap Ratih dengan memegang lengan Mita menahan Mita untuk keluar mobil
" Oke.. kalian ikut gw, tapi.. kalian janji apa yang kalian liat, ini rahasia kita.. " Mita mengajukan syarat untuk mereka berdua supaya diam.
" Oke.. " ucap Ratih juga Yash
Akhirnya mereka turun dari mobil dan melangkah menuju sebuah rumah besar dengan gaya eropa klasik.
" Boss.., boss Jay sudah menunggu di dalam " ucap salah satu orang yang berdiri di dekat pintu masuk seperti menyambut tamu penting
Mita hanya mengangguk dan melangkah lagi diikuti Yash dan juga Ratih.
__ADS_1
Sampai di halaman luas di belakang bangunan tersebut ada seorang yang pria kekar yang bertelanjang dada sedang tidurabmn diatas bangku taman dengan santai.
" Haii.. bang, apa kabar?? Mita menghampiri orang tersebut dan mereka berpelukan
Kedua sahabat Mita mereka di buat terperangah dengan tampilan pria yang terlihat akrab dengan Mita itu.
" Kabar abang baik, kamu gimana? tadi, orang-orang itu sudah abang suruh mereka tempatkan di kamar yang baik" ucap Orang itu
" Makasih ya bang... " ucap Mita memeluk sang pria
" Ehemmm... terasa di lupakan kita.. " sindir Ratih
" Ehh.. iya kalian ini kenalkan abajg angkatku bang Jay atau Jaydeen Kareem dan mereka sahabat Mita ini Yashinta dan itu Ratih " Mita perkenalkan mereka bertiga
" Senang berkenalan dengan kalian, Mit abang mandi dulu.. kamu ngapain kek ambil sendiri atau suruh Jazz layani kalian. " ucap Jay dan berlalu pergi
Setelah Jay pergi Mita menoleh pada dua sahabatnya yang masih bengong dengan mulut mereka yang terlihat terbuka menganga melihat arah Jay yang pergi menjauh dari mereka..
" Woiiii... tutup tuh mulut, kemasuka lalat aja baru tau rasa..!! "pekik Mita dengan mendorong wajah kedua sahabatnya pelan menyadarkan kewarasan mereka.
" Haiisssttt... Mitaaa!! pekik Yash
" Ta.. gw rasa hari ini lo ngasih kita spot jantung deh...??!! ungkap Ratih dengan mendudukkan pantatnya di bangku taman
"Sorry gw rasa ini waktu yang tepat, buat kalian tahu sisi lain dari siapa gw sebenarnya.. waktu SMP gw pernah mengalami kejadian buruk, malam itu pulang kerja kelompok dari rumah Ratih ada kawanan penjahat, niatnya menculik gw dan minta tebusan, tapi.. dulu gw masih bisa lawan... tapi,bagaimana pun tubuh anak kecil nggak akan sanggup melawan dua orang pria bertubuh kekar yang menarik anak SMP macam gw,saat itu Bang Jay dan kawanannya menyelamatkan gw, mengahajar habis-habisan pejahat itu, saat itu aku bilang ke bang Jay aku pengen bisa melindungi diri gw sendiri...
Bang Jay adalah kelompok Mafia dari Mexico yang saat itu dalam keadaan bersembunyi dari musuh mereka ,karena dia di khianati oleh anak buahnya sendiri.
Dan saat itu sampai kelas 1SMA gw belajar bela diri bersama Bang Jay... dan sampai sekarang dia adalah abang angkat gw.. " jelas Mita dengan panjang lebar bagaimana dia kenal bang Jay.
" Bang Jay Mafia, lo nggak takut sama dia.. soalnya setahu gw mafia itu kan....
" Apa, gw nggak takut... gw sayang sama bang Jay, seperti abang gw sendiri,mafia memang kejam...kalau diusik,tapi ..kalau kita nggak gitu kok... " ucap Mita memotong omongan Ratih.
" Jadi lo.. mafia juga...? tanya Yashinta dengan wajah memucat.
"Hahaha...santai saja, aku bukan pembunuh.. " jawab Mita santai dan ikut duduk bersama kedua sahabatnya
.
.
__ADS_1
.
Setelah menjelaskan semuanya pada kedua sahabatnya Mita menyuruh anak buah bang Jay mengurus penjahat yang berani Mengusiknya, setelah itu dia kembali ke Apartemenya.
Saat masuk ke dalam apartemennya,dia di kejutkan kehadiran seseorang yang selama ini dia rindukan
" Abanggggg....!!! pekik Mita kaget dengan langsung menghampiri sang suami yang sedang bermain gitar.
Mita langsung memeluk tubuh sang suami dengan erat...
" Abang kok disini, aku nggak mimpi kan? katanya enam bulan, makanya aku tadi main dulu sama Yash juga Ratih.. " ucap Mita yang masih memeluk sang suami
" Dari mana? tanya Jodi dengan nada dingin
" Main " jawab singkat Mita
" Jawab jujur atau abang akan marah sama kamu" ucap Jodi dengan nada sedikit meninggi
" Nggak aku nggak bohong kok, emang aku main.. kalau nggak percaya tanya aja sama Ratih juga Yash " jawab Mita dengan santai
" Sampai berantem sama orang-orang itu, dan itu bisa membahayakan diri kamu..kenapa nggak laporin aja kepolisi? Siapa kamu sebenarnya??? tanya Jodi dengan pandangan mata yang menyalang tajam dan terlihat rahangnya yang mengeras.
" Aku Mita istri abang.. mak...
" Paramita Ananda, asal kamu tau saya nggak suka dan saya benci pembohong dan pengkhianat..!!! potong Jodi dengan suara yang sudah meninggi
" Tuan Danial... stopp..!!! anda belum mengenal saya dan ingattt...!! kita masih tahap belajar saling menerima ,saling mengenal.. jadi, anda juga jangan sembarangan menuduh, saya istri anda yang harus anda percaya.. bukan maling atau musuh anda...!! lebih baik, kita pikirkan lagi untuk kita bersama..!! ucap Mita dengan cepat dia menuju kamar nya
Sampai kamar dia langsung memasukkan bajunya nya ke dalam koper dan dirasa cukup, dia menyeretnya keluar kamar.
Sampai di ruang tamu Jodi yang melihat sosok Mita menyeret kopernya dengan langkah cepat menyusul sang istri.
Saat tangan Mita memegang tuas pintu Jodi segera menghentikan Mita dengan menyeret tubuh istrinya dalam pelukannya,didekapnya tubuh ramping itu yang masih berusaha memberontak.Mita Memukul mukul dada bidang milik Jodi yang masih dengan posisi memeluk tubuh Mita dengan erat tanpa celah.
Bersambung...
Wahhhhh... kenapa sama Jodi yaaa???
Jangan-jangan Jodi lagi cemburu,wah cemburu???
Mita mau pergi, kok bawa koper?
__ADS_1
Ikuti kisah mereka selanjutnya..
Maaf othor ada keperluan yang tak bisa ditinggalkan jadi malam-malam baru bisa nulis..