Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
#Bagas


__ADS_3

Sampai di rumah Mita langsung masuk ke kamarnya,dan langsung melihat meja belajarnya.


" Wahhh, dua kartu gold sama black card,kalau kata orang black card no limit .woww, sekaya apa sih dia, biarin dia kerja keras dan tugas gue sebagai istri buat ngabisin hartanya sebelum lo cerein gue, bakal gue abisin isi kartu ini .. hahaha. " kata Mita bermonolog


Mita pun akhirnya melihat uang cash yang di kasih Jodi padanya saat di bandara.


" Woww,banyak juga di ngasih. lumayan buat beli stock sembako anak panti, trus nanti gue bakal ajak anak-anak buat makan enak.Alhamdulillah liburan nanti bisa senengin anak-anak panti.


yeeeyyyyy... ternyata ada gunanya tuh laki.. " gumam Mita.Dia tak mau berfikir lagi bagaimana nanti nasib pernikahannya yang dia pikirkan bagaimana dia menghabiskan uang suaminya dan membahagiakan anak panti dulu.


Pagi pun menjelang Mita sudah siap dengan pakaian sekolahnya dan juga sedang sarapan bersama kedua orangtua nya juga kakek Pradana.


" Mita, suami kamu sudah hubungi kamu?" tanya Kakek Pradana menatap ke arah Mita.


" Mita belum liat ponsel Mita kek, nanti Mita liat. kakek nggak perlu khawatir karena sekarang aku juga sudah menikah dengan cucu sahabat kakek." kata Mita dengan sembari mengunyah makanannya.


" Sudahlah, kamu buruan nanti telat sekolah nya jangan cari masalah terus, sekarang kamu belajar dewasa,karena suami kamu sangat baik juga kamu harus pintar juga bersikap baiklah, kasihan suami kamu kalau selalu buat ulah mulu" ucap Papa Gilang yang berubah cerewet sekarang


" Hemmmm, kenapa papa berubah jadi cerewet sih ma?" bisik Mita pada sang mama


" Jangan durhaka lo Markonah,tapi..emang bener sih,mama aja didongengin papa semalem" bisik Mama Santi membenarkan perkataan sang putri.


Selesai dengan sarapannya Mita langsung bergegas berangkat ke sekolah.Dengan menggunakan Ojek Online seperti biasanya Mita menuju sekolah nya.

__ADS_1


Tiga puluh menit Mita sampai di sekolah,saat itu pas banget sama pintu gerbang akan di tutup oleh penjaga sekolah.


" Mang..Aseeepppp... Stop!!" teriak Mita pada penjaga sekolah yang sedang menutup pintu gerbang sekolah.


" Astaga,ngapa gue telat lagi sih... " batin Mita


" Telat lagi...!!" tegur seorang siswa dengan kedua tangan nya di masukkan dalam kantong celana seragamnya


"Hadeuh.. dia lagi" batin Mita


" Lo buta, kalau lo masih ngeliat gue di luar pagar sekolah artinya gue telat.. " ucap Mita sinis menatap wajah pemuda itu.


Siswa itu bernama Bagas, Ketua osis di sekolahan Mita sekaligus mantan gebetan Mita dan ternyata dia Ghosting in Mita dengan memilih sahabat masa SMP nya yaitu Airi.


Mita malas menjawab perkataan Bagas dan lebih baik diam dan mengikuti langkah Bagas ke ruang BK.


Tok tok tok


" Pagi buuu.. " Ucap Bagas dan juga Mita yang mengekori Bagas


" Alasan apa lagi dia Gas?" tanya Bu Diah guru BK menatap tajam ke arah Mita.


" Saya belum dengar alasan membuat Mita sampai telat buu.." jawab Bagas sambil menyerahkan buku pada Mita.

__ADS_1


" Kamu sudah kesekian kalinya buat masalah disekolah Mita" ucap Bu Diah pada Mita dengan suara yang terdengar tegas.


" Saya nggak pernah buat masalah sama siapa pun bu.masalah saya cuma telat masuk sekolah itu aja kan?" ucap Mita dengan santai tanpa dosa.


" Baiklah kamu saya hukum buat bersihin taman dekat kantin sekolah,saya lihat banyak rumput sudah tinggi,kamu bersihin " perintah bu Diah memberi tahukan hukuman Mita.


Mita mendengar omongan Bu Diah hanya bisa pasrah dan memang sudah biasa dia berbuat kesalahan padahal dia cuma jadi Miss telat " Baik bu, terima kasih atas hukumannya." ucap Mita melangkah pergi dari ruang BK dan di ikuti Bagas dari belakang


" Lo ngapain,gikutin gw ?" tanya Mita tanpa melihat Bagas yang mengekor di belakang nya.Mita menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya dan menatap Bagas dengan wajah sinis.Karena dia muak dengan tingkah Bagas selama ini.


" Kenapa sih,lo selalu bikin onar. perasaan gw kenal Mita nggak kayak gini" ucap Bagas dengan baik menyampaikan pendapat nya.


"Ngapain lo ngomong gitu. perlu lo tau, Mita yang Lo kenal masa SMP sudah nggak ada, ini gue Mita yang baru dan Mita yang dulu udah mati..!! " Teriak Mita dan segera meninggalkan Bagas


Namun dengan cepat Bagas mencegah Mita pergi. " Lo masih benci ke gw?" tanya Bagas dengan menatap Mita dengan sendu.


perkataan Bagas membuat Mita menatap tajam ke arah Bagas.


" Gue nggak pernah benci sama lo, yang ada cuma rasa kecewa.Gue kecewa sama sikap lo.Gue tau lo orang kaya dan gue cuma anak petani bunga dan sayur, siapa sih gue nggak ada artinya kan buat lo,Dengan kehidupan Lo yang kaya dan gue yang hanya anak yang dapet beasiswa , nggak pantes kalau lo jadi temen lo apalagi gue bermimpi jadi pacar lo.Mustahil kan Lo bilang ?" ucap Mita dengan mata yang masih menatap benci pada laki-laki itu.Mita melangkah dan akhirnya berlari meninggalkan Bagas yang terpaku di tempat.


" Maafin gw Mit,lo pasti benci banget sama gw." Gumam Bagas lirih menatap kepergian Mita yang membuat Bagas merasa menyesal itu karena Mita benar-benar membencinya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2