
"Bisa nggak usah di bahas dan guebaik-baik aja kok,gue ngerti posisi lo juga posisi gw yang memang kita berbeda.Gue seorang anak bau kencur yang selalu membuat semaunya.Pemikiran gue pun childish dan hanya bisa ngrepotin lo.Sedang kan lo, pria yang penuh pesona dan banyak prestasi juga karier yang bagus."Ucapan Mita membuat Jodi diam.
" Kenapa,lo bener. Semua yang kita lakuin itu hanya ke khilafan.Gue juga ngerti kalau lo jijik kan sama anak bau kencur kayak gue, dan gue nggak akan lagi berharap kita bisa jalani rumah tangga ini. " Ungkap Mita lagi dengan nafas terasa sesak dalam dadanya menahan tangis.
" Bukan maksud gue begitu Ta, kita butuh waktu untuk saling mengenal dan maaf jika kata-kata gue semalam buat lo sakit hati.Niat gue hanya nggak ingin ngerusak lo." ucap Jodi dengan timbul rasa bersalah.
" Ngerusak,lo bilang takut ngerusak, trus.. sekarang lo pikir dengan pergaulan bebas lo di luar sana nggak ngerusak nama baik keluarga lo.Terus buat apa guna nya gue nikah sama lo, suami gue sendiri nggak mau nyentuh istrinya sendiri yang halal buat dia.
Dia lebih memilih tidur sama wanita lain yang bukan mahromnya.Itu di bilang lo nggak ngerusak gue, lo itu udah ngerusak harga diri gue.Lo udah sakitin hati seorang istri, dan lo udah sakitin keluarga besar kita.Maka berfikirlah dengan benar Mr Danial yang terhormat, lo harus sadar anak bau kencur macam gue ini, itu statusnya istri sah lo.!!" ucap Mita dengan nada tinggi
" Oke begini saja,terakhir gue minta dari lo,gue minta kita selama satu tahun fokus sama karier kita masing-masing maksud gue, lo bisa berpikir ulang buat nerusin pernikahan kita atau tidak, jika lo sudah dapat jawabannya lo bisa temuin gue.Semua keputusan ada di tangan lo,buat rencana ini gue udah bilang sama kedua orangtua kita" ucap Mita lagi membuat Jodi diam tanpa kata.
Mita tak lagi berfikir untuk lebih lama di depan suaminya, hatinya sudah telanjur sakit.
Jodi melangkah ke dalam kamar dan langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian kantornya.
selama Kurang lebih dua puluh menit dia keluar dari kamar dan melihat Mita yang duduk di meja makan.
" Gue harap lo batalin kepulangan lo malam ini " ucap Jodi dengan pandangan yang tak lepas kearah Mita.
" Sorry harapan lo nggak sesuai dengan kenyataan , dan asal lo tau gue nggak bisa nurutin kemauan lo.Terserah apa kata lo, gue emang keras kepala.Dan mulai sekarang gue bebasin lo buat milih, pernikahan kita tetap berjalan atau cepat lepasin gue,saran gue Lo lepasin gue daripada lo buat hati gue makin sakit.. " jawab Mita dengan pandangan tajam ke arah Jodi.
" Terserah lo, yang jelas gue nggak akan pernah ceraikan lo.Gue ke kantor dulu, setelah meeting gue balik dan anter lo ke bandara " ucap Jodi dan membalikkan badannya ingin lekas pergi
" Tunggu,bawa ini bekal buat lo.Sebentar lagi waktu makan siang kan,kalau nggak suka tolong jangan di buang mendingan lo kasih anjing atau pengemis itu lebih manfaat" Mita menyerahkan paper bag yang berisi bekal untuk Jodi.
Jodi menerimanya dengan sedikit ragu.
" Terima kasih. " ucap Jodi akhirnya
__ADS_1
" Nggak usah terima kasih, itu udah kewajiban gue buat siapin keperluan lo,karena lo juga udah lakuin kewajiban lo sebagai suami seperti ngasih nafkah lahir buat gue." kata Mita dan berlalu dari hadapan Jodi yang masih mematung melihat kepergian Mita.
" Kewajiban gue, lakuin itu ikhlas buat lo Ta.. " batin Jodi
Perasaan dua anak manusia yang sedang berkecamuk dalam kebimbangan, pernikahan mendadak mereka, itu membuat kehidupan mereka pun mulai berubah.
Mita masuk ke kamar milik suaminya dan membuka lemari kostum untuk Jodi bekerja.
Mita menata rapih pakaian itu. dan di letakkan di tempat yang gampang di jangkau oleh Jodi.
Sementara Jodi sampai di kantor agensi miliknya, langkahnya terhenti saat seseorang meneriaki namanya.
" Nial!!" seru seorang wanita cantik mendekati Jodi dengan senyuman manisnya.
" Ae-ri, ada apa?" tanya Jodi dengan sikap dinginnya
" Please,Kita udah nggak ada hubungan apapun dan perlu kamu ingat,aku sudah punya istri dan untuk luch thank's aku nggak bisa. Mita sudah siapin makan siang buat aku.Security..get him out of here, don't let him into this office again.. !!" ucap Jodi dengan tegas melarang semuanya memberikan ijin pada Ae-ri untuk menginjakkan kaki ke kantornya lagi.
Ae-ri diam tanpa kata melihat perlakuan Jodi yang tak pernah dia dapatkan.Ingin dia memprotes perlakuan Jodi padanya namun,dengan sigap security yang di tugaskan untuk membawanya keluar dari kantor Jodi sudah siap untuk menariknya secara paksa.
Jodi masuk ke dalam ruangan nya dengan sangat kesal.Semua yang melihat pun jadi takut untuk menghadap nya atau bahkan menyapanya.
" Siall !!" umpatnya
Brakkk...
Jodi membanting pintu ruangannya.Dua orang yang ada di dalam ruangan itu terperanjat mendengar suara pantingan pintu.
"Woiii, anjirr, sial*n lo ngagetin kita aja, kenapa lo, kesurupan setan mana Lo ?!" pekik Alvin.
__ADS_1
Alvin dan Bagas dengan tanpa sadar mereka yang sedang berpelukan.
" Setan gay macam kalian !!" sentak Jodi menunjuk arah kedua sahabatnya.
" Aistttt,Sue !!" umpat Bagas.
" Jijay gue..!!" ucap Alvin dengan mengibas ngibas kan tangan nya di tubuhnya seperti jijik pada sesuatu.
" Lagian ngapain kalian disini, sesenaknya masuk ruangan orang." ucap Jodi duduk di sofa samping dua sahabatnya.
" Kita nungguin lo, jam segini baru dateng.. abis tempur lo sama si Mita? ledek Alvin menaik turunkan alisnya
" Boro yang ada gw di ceramahin, dari ujung kulon sampe timor Papua... " jawab Jodi sewot
" Wahh.. kayaknya roman-romannya dia gagal belah duren nih Vin" goda Bagas.
" Aissstttt... bodo* banget lo, emang pesona Cassanova lo udah luntur bro?? ejek Alvin pada Jodi
" Dia itu lain, dia bini gw.. bukan pec*n yang rela tidur sama gue.. " ucap Jodi dengan pandangan nya tertuju pada paper bag yang dia bawa
" Iya.. kan lo juga punya pe*un tapi, lo anggep dia itu pacar lo, sampe kita-kita bilangin pun lo nggak percaya banget sampai lo itu lupa sama kita.. " ucap Alvin menyindir Jodi
" Iya gw tau, gw salah.. kalian sama keluarga gw yang benar.., masalahnya sekarang Mita malam ini balim ke Indonesia dan sementara kita sama-sama fokus sama karier kita " ungkap Jodi dengan wajah sedihnya
" Yah.. sekarang mendingan lo beresin semua ke kisruhan yang ada disini, jangan sampai imbasnya ke pernikahan lo, dan gw harap lo jangan pernah tinggalin Mita, gw lihat dia cewek baik dan benar kata dia.. lo butuh waktu buat berpikir dan memantapkan hati. " ucap Bagas menepuk bahu sahabatnya tanda dukungan.
Bersambung ..
Maaf yaa.. untuk para readers tersayang karena ada kesalahan, jadi Author telat up...
__ADS_1