
Jodi mengajak Mita ke salah satu resort milik keluarganya yang tak jauh dari Caffe tempat mereka ngobrol tadi.
Butuh lima belas menit mobil mewah Jodi sampai di depan resort yang mengusung konsep Alam terbuka.
Mita terlihat bingung dengan perlakuan para karyawan resort yang sangat hormat dengan Jodi.
" Selamat malam tuan muda.., kamar pesanan tuan muda sudah kami siapkan sesuai perintah.. " ucap Salah satu karyawan resort yang menyambut Jodi dan juga Mita.
" Oke.. biar kita kesana sendiri, kalian bisa lanjutkan pekerjaan kalian, jika nanti saya sesuatu saya hubungi kalian " ucap Jodi dengan nada dingin dan langsung menggandeng tangan wanita yang kini namanya sudah terpatri dalam hati Jodi.
Saat akan berjalan ke arah kamar mereka Mita sepeti melihat bayangan orang yang dia kenal.
" Mak lampir..? ngapain dia di sini? batin Mita melihat bayangan Mira di resort itu
"Bang.. sebentar deh, kayaknya tadi aku liat ada tante Mira sama laki-laki ke arah sana " tunjuk Mita pada arah dimana dia melihat sosok mirip dengan Mira.
" Tante Mira ? kamu yakin? tanya Jodi memastikan
Mita mengangguk yakin dengan apa yang dia lihat.
" Sebentar, kita ke resepsionis.. " ucap Jodi langsung diangguki Mita.
"Tuan ada yang bisa kami bantu? tanya seorang resepsionis melihat sang boss mendekat kearahnya.
" Tolong kamu cek kamar atas Nama Mira apa ada di daftar tamu? kata Jodi dan diangguki sang resepsionis
Setelah menunggu beberapa saat kemudian mereka mengatakan jika tak ada pengunjung yang bernama Mira
" Kalau Burhan? tanya Mita penasaran
Pencarian pun di mulai dan beberapa saat kemudian mereka selesai dengan pencarian
" Ada, lantai 9 nomer 407 baru saja cek In " ucap sang resepsionis.
Perkataan resepsionis membuat Jodi juga Mita saling pandang.
" Mbak apa kamar samping mereka ada yang kosong? tanya Mita dengan ramah.
" Ada nona muda... kamar 408 kebetulan sudah cek out " jelas sang resepsionis
" Kamu berikan kartu 408 sama saya.. " ucap Jodi membuat resepsionis sigap memberikan kartu yang dimaksud Jodi.
" Ok, kamar saya tetap.. tapi,tolong kamu panggil Toni " ucap Jodi dengan nada datar
Tak butuh waktu lama orang yang dia maksud sudah ada di sampingnya
" Toni tolong kamu pantau lantai 9 sekitar nomer 407 dan kamu cek data pengunjung atas nama Burhan apa dia pernah kesini sebelum nya atau tidak? suruh Jodi memberikan instruksi pada salah satu Manager orang kepercayaan nya di hotel tersebut.
__ADS_1
" Burhan bOss? dia adalah tamu yang suka kesini boss ,kalau nggak salah sejak tiga tahun lalu. " ucapan Toni membuat Mita mengerutkan dahinya.
" Kamu kumpulkan data selama Burhan datang kesini juga tolong pantau CCTV. " ucap Jodi dan Toni langsung memberikan instruksi pada para bawahannya untuk melaksanakan tugas sang big boss
Setelah selesai urusan di. lobby akhirnya Jodi dan Mita, menuju kamar 408 yang sebelahan dengan kamar Burhan.
" Mereka ngapain coba, kesini bang..? aneh? tanya yg a tiba-tiba
" Entahlah, munkin menyalurkan hasrat? kata Jodi membuat Mita berhenti seketika
" Maksud abang,mereka ..
" Udah nggak usah di perjelas, kita liat aja..." ucap Jodi menggandeng tangan Mita
Dikamar 407 ada sepasang lelaki dan perempuan yang baru masuk ke kamar tersebut .
Sang lelaki itu menyerang wanitanya dengan ciuman memabukkan..
"Aaaahhh.... hentikan Burhan " wanitanya pun berusaha melapaskan diri dari Burhan
" Kamu selalu saja jual mahal dengan ku Mira... padahal kamu juga menginginkannya" ucap Burhan dengan sinis
"Aku mandi dulu. " ucap Mira dengan melangkah ke dalam kamar mandi.
" Sialll...!! " umpat Burhan kesal.
" Ini kamar mereka Bang? kata Mita diangguki Jodi
Mereka masih di luar kamar 407 tak lama seorang room boy sampai di depan ruangan tersebut.
" Untuk mereka? tanya Jodi pada Room boy dan ia pun mengangguk
Mita berbisik pada Room boy tersebut dan mengagguk mengerti dan meninggalkan troley makanan tersebut.
Tak butuh lama Toni datang dan menyerahkan sesuatu pada mereka.Dan langsung pergi.
Mita masuk ke ruang 408 dan dengan cepat berganti kostum seperti Room Girl
Lantas dia menekan bel kamar 407 ,tak lama pintu itu terbuka .
Mita masuk ke dalam kamar tersebut telihat Burhan yang sudah bertelanjang dada dan menyesap rokoknya.
" Mas kamu mandi dulu kalau....
Mira yang keluar dari kamar mandi dengan memakai kimono mandinya dia menghentikan omongannya setelah menyadari ada orang lain di kamar tersebut.
" Aku akan mandi sayang.." jawab Burhan dan langsung masuk ke dalam kamar mandi
__ADS_1
Namun sebelum itu Burhan dan Mira melakukan hal yang tak terduga oleh Mita.
" Sialll... mata gw ternoda...!!! tante.. lo kaya lon te aja, astagaa...!!! Mita hanya mengumpat dalam hati dengan apa yang mereka lakukan di depan matanya .
Mita meletakkan semua pesanan Burhan pada meja, dan meletakkan sesuatu pada balik meja itu.
Segera dia berlalu dari kamar tersebut yang membuat dia sesak nafas.
Setelah keluar dan langsung menuju ruang 408. Mengirimkan pesan pada seseorang yang sedang mengawasi kamar 407.
" Gimana sayang...?? " ucap Jodi dengan melingkarkan tangannya di pinggang Mita.
" Sudah ada temanku menyadap obrolan mereka. " ucap Mita menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.
" Kalau begitu kita bisa langsung ke tempat yang akan jadi tempat penuh desa han mu sayang... " bisik Jodi di kuping Mita dan mengecup lembut kuping Mita
Dengan cepat Mita melepaskan dirinya dan berganti pakaian nya yang pertama dia pakai.
Jodi dan Mita menyusuri jalan setapak yang di buat sepanjang jalan dengan bebatuan yang di tata rapi.
Mita memandang sekelilingnya hanya ada pepohonan yang ada disekitarnya dengan cahaya remang remang.
" Abang mau ngajak aku uji nyali? tanya Mita menoleh kanan kiri
" Kenapa, takut..? aku akan menguji nyali kamu diatas ranjang sayanggg..!! " jawab Jodi yang membuat Mita berlonjak kaget, dan mungkin jika ada yang memandang wajahnya sudah merah semerah tomat.
Tak terasa mereka sampai di sebuah resort unik di tengah hutan,Mita melihat penampakan bangunan di depannya berdecak kagum
" Ayo kita masuk kedalam" ucap Jodi dan menggandeng Mita masuk ke dalam dan naik ke atas.
Terlihat sebuah kamar yang unik dan cantik,membuat Mita tersenyum bahagia.
" Abang... ini cantik, wahhh... kalau gini aku betah,seminggu disini pun tak apa? ujap Mita dengan melangkah mengitari kamar tersebut dan menuju jendela besar yang sen aja di buka lebar (tak tertutup) .
Resort yang mereka datangi adalah tempat pribadi Jodi,yang biasa di jadikan Jodi tempat istirahatnya jika terasa bosan akhir pekan.
" Abang, lihat.. indah sekali !!! seru Mita menunjuk langit yang terlihat indah kala malam.
" Kamu suka? tanya Jodi memeluk tubuh Mita dan membawanya dalam pangkuannya.
" Abangggg...!! jangan begini? "Mita berusaha memberontak namun, dia tak berdaya
Jodi sudah tak mau melepaskan dirinya lagi sekarang.
__ADS_1
Bersambung