Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
# Pengenalan dua Keluarga ( Revisi)


__ADS_3

Sementara dirumah Gilang Pradana rombongan dari keluarga Bakti Mulya sudah masuk ke pekarangan rumah yang cukup sederhana namun asri.


Pemuda yang tak lain adalah Jodi itu melihat sekeliling tempat mereka sekarang berada.


Menikmati kesejukan yang disajikan alam yang asri dan terawat.Terlihat di sekililing rumah sederhana itu banyak pohon-pohon membuat teduh kawasan itu.



" Ayo.. Jo..!! " ucap Kakek Bakti mengagetkan Jodi yang sedang tenggelam dalam lamunan yang mengagumi alam di sekeliling nya.


Kakek Bakti menyeret lengan Jodi dengan pelan saat melihat Jodi masih tak bergeming di dekat mobi yang mereka tumpangi.


" Kakek nggak salah, ini rumah mereka? " tanya Jodi menilik sekitaran rumah itu.


" Nggak salah lah, ini rumah calon mertua kamu" ucap bunda Wina menimpali omongan anaknya.


" Tapi, ini.. nggak mencerminkan orang punya loh bun" ucap Jodi dengan sedikit berbisik pada sang bunda.


Plak..


Bunda Wina dengan gemas memukul lengan sang putra, mendengar penuturan sang Putra dia takut kalau sang putra nanti akan mengacaukan rencana sang mertua.Apalagi bisa menyinggung perasaan si tuan rumah.


" Sudah ayo, ikuti arahan kakek mu.Jangan coba-coba mengacau kamu..!! " ancam papa Dani menatap tajam sang putra.


mereka melangkah menuju rumah sederhana itu.Saat di teras Jodi dengan santai mendudukkan bokongnya di kursi rotan yang ada di teras itu.


Tok tok tok


Dari dalam rumah mereka mendengar ketukan pintu depan ,mereka masih sibuk dengan menata hidangan yang Santi siapkan. Sementara Mita belum juga terlihat batang hidungnya.


Itulah yang membuat Santi kacau dan menyuruh papa mertuanya dan suaminya menghubungi Mita.Dia takut jika Mita kabur dan mengacaukan rencana mereka.membuat malu Keluarga Pradana.


" Santi.. coba kamu liat mungkin itu mereka sudah datang" ucap kakek Pradana saat mendengar ketukan pintu rumahnya.


" Iya.. yah.. biar Santi liat" ucap mama Santi

__ADS_1


Dengan cepat mama Santi menuju ruang tamu dan segera membuka pintu rumahnya.


Ceklek.


Saat membuka pintu rumah,nampak lah rombongan yang berjumlah sekitar sepuluh orang karena ada pengawal yang bertugas berjaga di sana.


" Assalamualaikum ,benar ini rumah Gilang Pradana? " tanya kakek Bakti saat Santi muncul dari balik pintu


"Wa'alaikumsalam, benar tuan..saya istrinya Santi..apa anda Tuan Bakti Mulya ?" tanya Mama Santi masih di depan pintu dengan menatap tamunya dan bertanya balik pada tamunya .


Namun,sebelum tamunya menjawab pertanyaan Santi tiba-tiba suara Gilang terdengar dari berkalang Santi.


" Mama ngapain, siapa yang datang? " tegur papa Gilang yang berjalan mendekati sang istri.


" Owh..ini pah tamu kita,silahkan masuk.. maaf malah tertahan disini."ucap mama Santi tak enak hati lantas mempersilahkan tamu nya untuk masuk ke dalam rumah mereka.


Akhirnya tamu mereka pun masuk kedalam rumah sederhana itu. Dan muncullah Kakek Pradana dari ruang tengah.


" Kalian sudah datang,ayo masuk di gubuk ku!!" ucap Kakek Pradana saat melihat sang sahabat datang dengan keluarganya.


Merekapun mengulas senyum satu sama lain bersikap ramah tamah.


'" Aku baik, dan ini aku kenalkan Anak ku Gilang dan menantuku Santi " ucap Kakek Pradana memperkenalkan anak dan menantunyam


" Owhh iya.. senang bertemu dengan kalian " ucap Kakek Bakti menyalami papa Gilang dan mama Santi.


Papa Gilang melihat arah Dani dia terkejut ternyata benar dia teman SMA nya dulu


" Dani..!! " sapa Papa Gilang saat melihat papa Dani yang berdiri tak jauh dari Kakek Bakti.


" Wahhhh..Gilang,haiii sobat..Alhamdulillah ternyata benar Gilang kamu yang di maksud papa ku" ucap papa Dani


Mereka pun berpelukan dengan gaya seorang lelaki dimasanya.


" Nggak nyangka ternyata kita bisa ketemu Dan, soalnya terakhir lo nikah sama orang korea ,lo ngilang gitu aja.. " ucap Gilang dengan bersikap layaknya teman lama yang sudah lama tak bertemu.

__ADS_1


" Iya.. lo juga pada masa itu sedang berjuang mempertahankan cinta lo kan, yang sungguh membuat ku haru... hahaha" ucap papa Dani meledek Papa Gilang.


" Kayak Lo juga yaaa ..hahaha" timpal papa Gilang meledek balik teman lamanya itu.


" Soo_Min sudah meninggal saat melahirkan putra semata wayang kami, Jodi.. dan ini ibu sambung anak ku Winasih.. "ucap Papa Dani menjelaskan dan memperkenalkan istrinya bunda Wina.


" Owhhh.. sorry bro aku nggak tau soal itu, maaf mba yaa.. karena memang sehabis menikah aku tutup akses buat tahu teman-teman kita di Jakarta aku fokus hidup di kampung macam ini,sekali lagi maaf mbak Wina saya lancang tadi" ucap Papa Gilang tak enak hati dengan istri Dani itu.


" Nggak papa Mas, saya maklum kok.. saya Wina istri kedua mas Dani, senang berkenalan dengan kalian " ucap bunda Wina


Muncul mama Santi membawa nampan berisi makanan ringan juga minuman buat tamunya.


" Kayaknya saya belum di kenalin sama cowok ganteng samping mas Dani yaa? " ledek mama Santi saat melihat Jodi yang sedari tadi diam dan cuek dengan keriuhan orang tuanya yang bertemu teman lamanya dan kakeknya yang bertemu sahabatnya.


"Hahaha... hampir kelupaan, dia cucu om San, anak dari Dani dan Soo Min yaitu Danial Jodi Mulya" ucap Kakek Bakti membuat mereka tersenyum menanggapi ucapan kakek Bakti


"Jadi ini calon mantu saya om,waah..doa markonah terkabul pah... !! " pekik mama Santi dengan hebohnya tanpa sadar memukul bahu suaminya dengan sedikit kencang karena gemas melihat wajah calon menantunya sesuai khayalan putrinya.


" Doa apa sih?" tanya papa Gilang bingung dengan tingkah istrinya yang spontan.


" Markonah anak mama tuh.., pernah bilang ke mama kalau calon dia pasti orang korea, kaya Lee.. Lee Lee.. siapa yah, pokoknya orang korea deh pah!!" ucap mama Santi membuat mereka tersenyum melihat tingkah mama Santi yang apa adanya dan tanpa harus di buat-buat.


" Markonah... namanya jelek amat ,gimana tampangnya ..namanya aja kampungan gitu " batin Jodi


" Ngomong-ngomong dimana calon menantu kita Lang?" tanya Papa Dani pada papa Gilang tiba-tiba membuat semua orang saling pandang,baru sadar Mita si gadis yang akan di kenalkan dengan Jodi belum muncul juga.


" Biasanya dia udah pulang jam segini, kok tumben dia belom sampe rumah ya?" ucap Papa Gilang melirik sang istri mulai merasa khawatir.


" Tadi mama telpon Markonah tapi nggak diangkat pah" ucap Santi memandang tamunya tak enak hati.


Tiba-tiba munculah seorang gadis dengan seragam SMA dengan kondisi baju seragam yang sudah kotor dan tampang awut awutan.


" Mamaaaa.....!!" teriak Mita saat masuk kedalam rumah nya karena sempat melihat beberapa bodyguard yang ada di halaman rumahnya.


" Markonah...!! " pekik mama Santi dan segera menarik sang putri apalagi melihat kondisi putrinya yang terlihat berantakan.

__ADS_1


Saat Jodi melihat sekilas Mita terlihat kucel dan juga kotor, sepertinya nasib nya begitu buruk karena dijodohkan dengan gadis ingusan karena dia melihat gadis itu memakai seragam SMA dan penampilan yang nggak banget menurut Jodi.


Bersambung


__ADS_2