
Waktu bergulir dengan cepat.Jam satu siang bel tanda pulang sekolah berbunyi.
Mita dan dua sahabatnya langsung keluar kelas dan kebetulan juga mereka merencanakan untuk pergi ke tempat Ratih untuk belajar bersama.
Namun saat sampai dekat di gerbang sekolah banyak siswa siswi berkerumun melihat ke arah luar pagar sekolah.
" Ada apa sih?" tanya Yashita menanyakan pada salah satu siswa yang ikut bergerombol.
" Itu ada mobil mewah trus banyak bodyguard, pasti itu orang penting "jawab salah satu siswa
Mita yang memang sudah terkenal si pembuat onar, melihat kehadiran Mita Cs mereka memberikan sedikit ruang untuk Mereka bertiga berjalan keluar dari gerombolan itu.
Mita belum melihat apa yang terjadi sebenarnya.Mita berusaha membubarkan kerumunan yang membuat para siswa yang akan keluar dari sekolah terhambat dan macet.
" Hadeuhhh, kalian kurang kerjaan,mobil gitu aja jadi tontonan, udah bubar, bubar,bubar !!" teriak Mita melihat deretan mobil yang terparkir di depan sekolahnya.Miya membubarkan para siswa yang memadati pintu gerbang sekolah nya itu.
Para siswa yang tidak bisa terima dengan sikap Mita cs tentu meneriakinya dengan kata-kata menyakitkan tentunya,namun bukan Mita namanya jika dia harus terpancing.Apalagi suara sorakan Sorai terdengar memprotes tindakannya.
" Unyil !!" teriak seseorang Suara bariton itu membuat Mita terpaku dan ingin lari dari tempat itu karena dia tahu persis siapa pemilik suara itu.
" Wahhhh... oppa..?!!
" Ganteng banget..!!
" Unyil siapa??
" Kasep pisan... "
Banyak lagi teriakan para Siswa di sana saat melihat sosok pria tampan yang keluar dari dalam mobil mewah dan melangkah menuju pintu gerbang sekolahan mereka.
__ADS_1
Melihat sosok yang mereka lihat begitu perfect dan juga tampang dambaan cewek-cewek ABG .Pria jangkung itu melangkah menuju gerbang sekolah membuat kehebohan . semua histeris melihat sosok tampan itu namun, tidak dengan Mita.
Ingin rasanya dia menghilang dari sana.
" Oh my God,oppa . Mita lo liat tuh dia mendekat ." ucap Ratih heboh melihat sosok itu mendekat ke mereka.
" Daebak!!" seru Yash yang tak kalah heboh sampai melongo melihat sosok nya.
" Nyil,Ayo pulang !!" seru pria tampan itu dan sejurus kemudian membuat suasana yang tak kalah heboh saat tangannya menarik tangan Mita.
Mita yang terkenal dengan ke bar-barannya,semua orang lebih heboh banget melihat kelakuan si pria itu pada Mita yang mungkin ada di otak mereka itu siapanya Mita sih,mungkin itu yang terlintas di otak para siswi-siswi sekolah Mita.
" Kidanil,stop !!" seru Mita dan langsung balik menarik tangan Jodi dan membawa nya pergi dari sana.
" Mitaaa !!" seru kedua sahabatnya itu saat sadar dengan apa yang terjadi saat ini pada sahabatnya.
" Gue bakal jelasin nanti !!" Teriak Mita dan masuk ke dalam mobil mewah itu.
Dalam perjalanan Mita dan Jodi duduk diam tanpa kata di jok penumpang.Jodi tahu Mita sedang dalam mood yang tidak bauk,makanya dia pun ikut diam.
" Mita !!" seru Jodi yang masuk dalam kamar
" Hemmm " jawab Mita singkat
" Mit, abang bisa ngomong sebentar,Abang minta maaf atas semua omongan Abang yang membuat Mita sakit hati ataupun marah.Please Mita..kalau kamu begini Abang nggak tenang buat tinggalkan kamu,nanti malam ini abang harus balik ke London" ucapan Jodi membuat Mita kaget dan reflek duduk di atas ranjangnya menatap tajam suaminya.
" Kenapa baru bilang, abang sengaja mau ninggalin Mita,karena kita terpaksa nikah jadi Abang dengan seenaknya buat Mita begini, abang jahat tau nggak??!!" teriak Mita emosi tingkat tinggi karena perkataan sang suami yang akan meninggalkannya.
" Heiii..denger, kamu bisa ke sana nyusul abang kok. maaf, bukan maksud abang buat kamu tersinggung atau Abang berniat egois. Kita memang sama-sama harus belajar menerima pernikahan ini, entah sampe kapan tapi, Abang tak bisa menjanjikan cinta buat kamu. " ucap Jodi
Perkataan Jodi membuat sesak di hati Mita.
__ADS_1
" Apa abang punya pacar?" tanya Mita akhirnya karena dia penasaran dengan sikap suaminya yang menolak akan kehadiran dirinya.
" Bukan pacar,cuma kita dekat,dia orang korea dan seorang dokter" ungkap Jodi jujur
" Apa yang buat Abang jatuh cinta sama dia?" tanya Mita dengan memandang wajah suaminya dengan intens
Pertanyaan yang Mita anggap konyol memang tapi, dia perlu tahu alasannya suaminya kekeh untuk mengakhiri hubungan pernikahan mereka setelah setahun mereka menikah.
" Dia baik, ceria, nggak manja juga dan selalu perhatian sama abang." jawab Jodi menjelaskan mengapa dia bisa jatuh cinta dengan sosok wanita itu.
" Ada alasan lain nya?" tanya Mita dengan tetap menunjukkan dirinya yang bersikap baik baik saja.
" Dia orang Korea, dan dia berasal dari asal mama kandungku yang sudah lama tiada" ungkap Jodi dengan wajah sedih.
Sungguh sangat tidak masuk akal alasan dari suaminya tapi,mungkin itu cinta atau sekedar obsesi untuk membuat kenangan akan sosok mama kandunganya yang sudah tiada namun,sebisa mungkin dia tetap hadirkan.
" Abang percaya jodoh pasti bersatu?" tanya Mita dengan memandang segala arah
" Percaya, kenapa?" ucap Jodi dan balik bertanya.
" Kalau abang percaya, kenapa abang nggak percaya kalau kita sudah nikah dan kita sudah jadi Jodoh yang di pertemukan Allah untuk menjadi satu." ucap Mita dengan tersenyum getir dengan apa yang dia ucapkan barusan.
" Aku....
" Sudah lah bang, Sekarang aku ngerti perasaan abang, dan semoga abang nggak menyesal sama apa yang abang katakan, bagaimana pun perasaan abang sama aku ,itu nggak masalah dan masalah nya sekarang abang terang-terangan sudah menghianati pernikahan kita. "ucap Mita membuat hati Jodi terasa tersayat dan merasakan ada luka atas apa yang diucapkan istri kecilnya.
Setelah mengatakan itu Mita beranjak dari tempat tidur dan masuk kedalam kamar mandi dengan membanting pintu kamar mandi begitu keras membuat Jodi terperanjat melihat tingkah istrinya yang susah mengendalikan emosi nya.
Mita merasa sakit hati dengan apa yang sudah suaminya ucapkan bagaimana pun dia masih punya perasaan,walaupun dia belum cinta namun, sakit hati yang kini dirasakannya adalah wajar,bagaimana pun dia sudah menjadi istri Jodi.
Sementara Jodi pun akhirnya sedikit banyaknya menyesal dengan ucapannya yang sudah keterlaluan.Pastinya Mita merasa sakit hati dengan segala pengakuan jujurnya.Namun,dia berpikir lebih baik mengungkapkan apa yang terjadi pada dirinya dan berusaha memberikan Mita peringatan untuk tidak terlalu berharap banyak tentang hubungan mereka.
__ADS_1
Saat ini hanya ada dia dihati Jodi tak ada nama Mita dihatinya.
Bersambung