Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
Kesal


__ADS_3

Hari ini terasa melelahkan bagi pasangan pengantin baru itu.


Jam lima sore Mita membuka matanya,memindai dirinya yang masih dalam pelukan suaminya ,dia melihat wajah suaminya yang lelap tidur nya terlihat damai dan begitu tampan rupanya, bagaimana Mita menolak pesona suami nya itu.Mungkin tak akan sulit Mita menaruh hati pada sosok Jodi Mulya.


Mita dengan hati-hati melepaskan diri pelukan suaminya, dia ingin membersihkan dirinya karena haripun sudah sore dia belum sholat Ashar, namun pelukan Jodi makin erat pada tubuh rampingnya.


" Bang, abang, bangun, ini sudah sore,Mita belum sholat ashar juga." ucap Mita dengan memberanikan diri mengelus pipi Jodi.


" Hemmmm,sebentar lagi yang!!" racau Jodi masih memeluk Mita dengan erat


" Yang, sayang , please Mita tangan GR Lo.." gumam Mita dalam hati


" Rumah Tangga seperti apa yang akan aku jalani ya Allah, suamiku sendiri memberi batas satu tahun buat kita bersama, aku pernah meminta padamu, aku ingin menikah dengan orang yang baik dan juga mencintaiku menjalani Rumah tangga yang baik dan untuk selamanya, bukan seperti sekarang.Apa


begitu mudah dia anggap pernikahan seperti game,sampai dia memberikan jangka waktu, ini pernikahan bukan makanan yang ada tanggal exp date ,Astagfirullah " Mita menggumam masih dalam pelukan Jodi.


Lama-lama pelukan Jodi terlerai dan Mita terbebas, segera dia masuk ke kamar mandi.


Setelah pintu kamar mandi tertutup, mata Jodi terbuka, dan memandang kearah pintu kamar mandi dengan pandangan sulit diartikan.


" Maaf,maafin gue karena nggak bisa menjanjikan bahagia sama lo." gumam Jodi yang mendengar penuturan Mita tadi. sebenarnya Jodi sudah bangun dan mendengar gumaman Mita dia juga tidak tahu sekarang posisi perasaannya pada Mita.


Jodi membuka kopernya dan mengambil handuk juga pakaian ganti, dia ingin mandi di kamar mandi kamar lain, karena dia tahu kalau Mita akan membutuhkan waktu agak lama, terdengar sayup-sayup suara tangisnya tersamarkan dengan gemericik air yang menetes.Jodi mendengar isakan Mita sangat terkejut dan heran pada dirinya kenapa mendengar Mita menangis dia jadi sakit juga hatinya.


Setelah membersihkan diri, Mita keluar dari kamar mandi dan sudah rapih dengan baju gantinya. Dia melihat Jodi yang selesai menunaikan sholat Ashar walau sebentar lagi magrib.


" Cepet sholat sebentar lagi magrib" ucap Jodi dengan posisi memunggungi Mita dan merapihkan sarungnya dan duduk di ranjang memainkan ponselnya.


Sedang Mita sholat dengan khusuk dan setelah selesai dia memanjatkan doa untuk semua yang ada dalam hidupnya dan doa dia bertambah karena ada nama suaminya.

__ADS_1


Selesai sholat Mita segera merapihkan alat sholat dan juga penampilannya.


" Nyil." panggil Jodi pada Mita.


Mendengar Jodi memanggilnya dia menatap Jodi sekilas


"Mata lo sembab,jangan nangis diam-diam mendingan Lo keluarin unek-unek Lo dari pada di pendam ujung-ujungnya nangis."ucap Jodi dan langsung beranjak dari tempat tidurnya dan melangkah keluar kamar.


" Apa dia tau kalau gw abis nangis? batin Mita


Benar saja Mita menutupi penampilan kacaunya dengan make upnya.


Mita melangkah keluar kamar dan bergabung dengan keluarganya.


" Lho... Markonah kenapa baru bangun,kamu tuh udah punya suami,inget mumpung suami kamu masih di Indonesia kamu bisa manja-manjaan,karena sebentar lagi dia balik ke London " Mama Santi mengingatkan sang putri.


Mita menatap sekilas wajah Jodi dan pandangan mata mereka bertemu,Mita mengalihkan pandangan nya segera.


" Mita,kamu nggak boleh gitu nak,yang sopan kamu!!" tegur Papa Gilang berteriak membentak sang putri.


" Sudahlah Lang, mungkin lagi bad mood sebentar lagi juga baikan.kamu memangnya baru ngasih tau kalau bakal kembali ke LN?" tanya Papa Dani pada sang putra dan mencoba memahami sang menantu yang masih labil.


" Maaf ,Jodi baru tadi bilang dan Mita kesel kalau aku cepet-cepet pergi.Biar Jodi susul Mita,jangan khawatir." ucap Jodi tak menyangka akan sikap Mita yang bisa membuat spot jantung.


Jodi keluar dan mencari keberadaan istri nya. Ternyata Mita ada di halaman samping rumah duduk di bangku taman sedang mengupat habis-habisan suaminya.


" Pergi-pergi aja kenapa kalian repot, dia aja nggak mau kasih tau dia mau ngapain, dia mau kemana, gue ini emang siapa,cuma bini sementara. Apa ada pentingnya buat dia !!" Mita terus saja menggerutu menghilangkan rasa kesal.


Tak jauh dari nya Jodi mendengar umpatan Mita sedari tadi, ada rasa bersalah dan juga merasa lucu mendengar umpatan istri kecilnya.Jodi juga bingung apa yang harus dia katakan,padahal memang Jodi belum bicara sama sekali tentang dirinya yang akan kembali ke London.

__ADS_1


Drrrttt Drrrttt


📞Yash Calling..


" Hemmmm... apa?" ucap Mita saat mengangkat panggilan yang masuk dari Yashita.


" Heiii... come on, lo kenapa berapa hari ini nggak masuk,lo sakit, gw sama Ratih kesana yaa?" ucap Yash Terdengar khawatir dengan keadaan sahabatnya.


" Nggak perlu, gue baik-baik saja dan harus baik-baik aja, ada berita apa?" tanya Mita mencoba mengalihkan pembicaraan.


" Bastian nanyain lo lagi , gue heran kenapa Tian tiba-tiba nyariin lo mulu,Lo ada masalah apa lagi sama Tian?" tanya Yashita sedikit kepo ada urusan apa Bastian mencari Mita.


" Heemmm,mungkin dia masih penasaran sama gue, nggak cukup dia ngasih lawan yang nggak ada apa-apanya kemaren." ungkap Mita ingat penyerangan yang dilakukan orang suruhan Bastian.


" Maksudnya?" tanya Yashita bingung dengan pernyataan Mita.


" Gini aja, lo sama Ratih kalau bisa kalian harus sama-sama terus. kalaupun kalian balik sekolah usahakan lo anter Ratih" ujar Mita mencoba mengarahkan.


" Apa Bastian masih ngincer Ratih?" tanya Yashita mulai paham arah pembicaraan Mita.


" Entahlah,gue nggak tau dia masih ngincer Ratih atau bahkan ngincer gue. karena sepertinya dia kesel nggak bisa dapetin Ratih gara-gara Video itu" ungkap Mita tau Yashita bisa menjaga dirinya.


" Tapi,lo tau dari mana?" tanya Yashita mulai curiga.


" Ada dua orang ngikutin gue dua hari lalu,untung gue bisa lolos.coba kalau nggak gue nggak bakal ketemu sama Oppa Lee Min ho gue..hahaha" canda Mita mengiringi obrolan Mita dengan Yash.


" Ngayal lo !!" Sergah Yash tak pernah percaya bualan Mita.


" Terserah lo, kalau ketemu oppa gue jangan pingsan lo.udah dulu yaa..magrib nih, nanti Mita cantik di culik wewe gombel trus Oppa Lee gue jadi duda,nggak rela gue yang ada gue jadi simanis jembatan genit..hahaha" Mita terus saja membual pikir Yash.

__ADS_1


Akhirnya pecakapan itu berakhir saat Mita berbalik dan betapa kagetnya didepannya sudah ada sosok yang tak ingin dia lihat.


Bersambung


__ADS_2