Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)

Istri Tuan Muda Danial ( Revisi)
#14


__ADS_3

" Mita sayang ..bunda minta tolong , ini bawain kopi buat Jodi, pasti dia diluar biasanya dia habis makan.. ngebul tuh.. " ucap bunda Wina


" Ok bun... "Ucap Mita dan membawa gelas itu ke teras depan ,walaupun memang dia merasa sedikit enggan mendekati calon suaminya.


Mita adalah tipe anak yang cepat akrab dengan orang baru, dia cepat beradaptasi dengan lingkungannya.


" Bang......


PRANGGG...


Gelas yang berisi kopi panas itu pun jatuh ketanah dan pecah karena tepisan tangan Jodi.


" Awwhhhssssttt... pekik Mita kaget dengan meringis dan mengibaskan tangannya yang terkena tumpahan air panas dari kopi yang dia bawa.


" Hehhh.. bocah,bisa kan nggak ngagetin.. kena air panas nggak?" tanya Jodi dengan menilik kearah Mita.


" Nggak papa bang,sorry.." ucap Mita dengan wajah menahan perih.


" Bisa lebih ati-ati kan? " tanya Jodi dengan mata menatap wajah Mita dengan tajam.


" Iya.. " jawab Mita dengan masih mengibaskan tangannya yang merasa panas.


" Oh iya.. gw mau ngomong sama lo sesuatu" ucap Jodi tanpa melihat keadaan Mita lebih jauh.


" Apa? " tanya Mita memicingkan matanya.


" Lo tolong tolak perjodohan ini"ucap Jodi dengan tanpa dosa.


" Hahh... kenapa bukan abang aja." jawab Mita santai.


" Nggak bisa.. karena kakek akan mencoret gw dari KK seorang Bakti Mulya" ucap Jodi jujur.


" Gw juga nggak bisa, Kakek gw ..ingin Perusahaan yang hampir lepas di tangan keluarga Pradana tetap jadi hak milik seorang Pradana" ucap Mita balik.


" Matre lo..!!" pekik Jodi


" Kalau nggak matre nggak makan, nggak bisa kesalon dan nggak bisa nongkrong di Caffe, udah lah.. gw nggak mau tolak rejeki dari Allah.. bye..!! " ucap Mita dengan melangkahkan kakinya pergi dari hadapan Jodi.


" Hehhh, Unyilll.. dengerin gw Unyill, pokoknya lo harus tolak.gw nggak mah tau..!!" teriak Jodi.

__ADS_1


" Kan gw udah bilang, Ogah dan ogah dasar Kudanil budeg..!! " ejek Mita langsung masuk ke dalam rumah.


" Tapi Nyilll... "Jodi mengekori Mita ke dalam rumah


mereka berhenti saat tatapan semua anggota keluarga mereka mengarah pada mereka.


" Nah, ini dia mereka.sekarang kalian duduk yaa,kita mau menyempaikan sesuatu " ucap Kakek Bakti pada kedua anak yang masih berdiri mematung di dekat pintu .


" Jodi ,Mita,ayo duduk." ucap kakek Bakti.


Akhirnya mereka mengikuti omongan kakek Bakti dan duduk dengan perasaan harap-harap cemas.


" Begini, kami tadi sudah diskusi tentang pernikahan kalian, sudah memutuskan untuk tanggal pernikahan kalian "ucap Kakek Bakti


" Hahh,bukannya tunangan Kek?" tanya Mita dengan ekspresi kaget.


" Tunangan di tiadakan, di ganti dengan acara pernikahan.kalian akan menikah di sini dan itu hari minggu besok" ucap papa Gilang.


" Besok Minggu?!" teriak Mita dan Jodi bersamaan.


" Kok mendadak pah?" tanya Jodi tak terima.


" Untuk kamu mulai besok ijin karena dua hari lagi kalian akan menikah. " ucap mama Santi pada putrinya dengan senyum miring


" Tapi mah..


" Nggak ada tapi-tapian " potong papa Gilang.


" Papa, Mita kan masih sekolah " protes Mita tak mau putus sekolah.


" Kakek sudah ada solusi buat kalian" jawab kakek Bakti.


Kedua calon pengantin itu pun memandang kakek Bakti dengan penasaran.


" Semua biar kakek yang mengurus tentang sekolah Mita." ucap Kakek Bakti.


Mita dengan perasaan sedikit lega karena memang dia tak mau mengorbankan sekolah dan cita-cita nya.


" Kek,Jodi nggak bisa stay di sini Kek,Mita juga nggak mungkin ikut Jodi dia masih sekolah.." ucap Jodi beralasan,setidaknya kalaupun diundur itu lebih baik dan bahkan dia bisa mengambil celah untuk membatalkan Perjodohan yang dia anggap konyol itu.

__ADS_1


" Itu hal gampang, setelah kelulusan Mita akan menyusul kamu ke London " jawab Kakek Bakti dengan santai


" Hahhh,aku kuliah di London kok kebetulan" ucap Mita dengan spontan


" Maksud lo Nyil? " tanya Jodi dengan tanpa sadar memanggil nama Mita di gantinya dengan panggilan nyenehnya "Unyil"


" Jodi,kamu panggil Mita yang bener!!" tegur Papa Dani pada putranya.


" Nggak papa Mertua, Mita juga punya panggilan kesayangan buat calon suami Mita.Dan Mita mau panggil dia Kudanil, hahaha " ucap Mita dengan tawa renyah nya


membuat semua orang mengulum senyum mendengar ucapan gadis bar-bar itu


Bagi Jodi sungguh benar-benar apes nasibnya punya calon bini lucknat seperti si Mita.


" Markonah!! " pekik Mama Santi menatap anak gadisnya dengan mata tajamnya.


" Aduh kanjeng ratu diem aja, tolong prabu Angling Darma,tolong jaga mulut kanjeng ratu biar keep sebentar " ucap Mita tanpa dosa.


Mungkin orang yang mendengar perbualan Mereka yang ubsurd, bikin orang terbengong Mendengarnya.Namun jika tau seorang Mita hanya bisa menggelengkan kepalanya dan paling tepok jidat mendengar mulut lucknat Mita yang tak punya filter.


Sekarang tahu dari mana Mita belajar bar-bar kalau bukan dari biang nya yaitu mama Santi.


Bagi keluarga Bakti ini adalah suatu hiburan tersendiri, buat mereka dalam keluarga momment yang membuat suasana hangat itu sangat jarang mereka rasakan ,mereka adalah tipe orang serius dan jarang bercanda jadi menemukan keluarga unik itu, jadi terbawa ubsurd mereka,karena keluarga Gilang Pradana adalah contoh keluarga yang punya kelakuan dengan apa adanya.


" Mita,jaga sikap kamu." ucap Papa Gilang dengan tegas.


" Maaf ya mba,anak kami kurang sopan.Nggak tahu dia bergaul sama Preman mana.." ucap Mama Santi dengan melirik sang putri dengan lirikan mautnya.


" Padahal buah akan jatuh tak akan jauh dari pohonnya,itu artinya sifat aku sudah turunan.Tapi,Mak Tiri Cinderella nggak ngerasa itu sifat dia yang diturunkan nya,padahal kalau aku suruh milih mendingan milih di kasih itu duit bukan sifat bar-bar." gumam Mita dengan mencibir omongan mamanya.


Jodi melihat tingkah calon istrinya membuat dirinya heran,masih ada gadis yang nggak ada jaimnya.


" Jadi anak cewek sikapnya nggak ada manis-manis nya,nasib gue jelek banget sih..harus nikah sama gadis bar-bar macam dia." batin Jodi melihat sikap calon istrinya yang nggak ada jaimnya sama sekali.


Bagi papa Dani dan Bunda Wina,juga Kakek Bakti tentunya sifat Mita salah satu hiburan buat mereka dan sebagai pengajaran buat Jodi,selama ini jika berdebat dengan Jodi nggak ada yang menang,namun..tanpa disadari Mita selalu buat Jodi diam tak berkutik.Omongannya selalu bisa menyentil hatinya.


Apa Mita bisa berbuat manis nantinya karena sangat mungkin jika dia akan mengikuti kegiatan Jodi setelah menikah yang membuat Jodi tak yakin.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2