ISTRI YANG TAK DICINTAI

ISTRI YANG TAK DICINTAI
eps 28


__ADS_3

"Ken..... terimakasih ya sudah mau membantuku....." ucap Nesi saat mereka sampai di sebuah hotel yang cukup berkelas di kota itu.


"Gak papa Nes..... Kamu kan temanku sejak kecil. Sudah sewajarnya aku membantumu" Kenzi nampak senang. Namun tidak dengan hatinya.


"Nes..... apa aku boleh berkunjung kesini sesekali.....??" Tanya Kenzi berharap.


"Tentu saja...." Jawab Nesi dengan senang.


Kemudian keduanya berpisah di lobi hotel.


Kenzi nampak terdiam cukup lama di dalam mobil, mencoba menata hatinya yang sedikit terombang ambing karna perasaannya kepada Nesi. Sampai akhirnya mobilnya meninggalkan hotel.


Nesi yang memperhatikan mobil Kenzi dari dalam lobi nampak bingung dengan Kenzi. Tapi ia tak mau ambil pusing tentang hal itu.


......................


Pagi itu Ferdi mengerjapkan mata beberapa kali, tak sadar jika Nesi sudah tidak berada di sampingnya.


Ferdi berfikir jika Nesi sedang menyiapkan sarapan untuknya, jadi ia santai saja dengan hal itu.


"Sayang......" panggilnya. Ferdi masih sesekali mengucek matanya.


Tak ada sahutan.


"Sayang......" Ferdi mengeraskan suaranya sambil melangkah keluar dari kamar. Tak ada siapapun di sana.


"SAYANG......" Ferdi mulai panik, dan kaget saat melihat Lina, ARTnya menyembul keluar dari dapur.


"Ada apa pak???? Saya tidak melihat ibu Nesi sejak saya kemari" Jelasnya.


"APAAA......" Ferdi syok mendengar ucapan Lina.


Dengan secepat kilat Ferdi berlari kekamar dan keluar dengan pakaian yang sudah cukup rapih.


Lalu dengan terburu-buru ia pergi dengan mobil milik Nesi.


"KUR*NG *J*R KAMU NESI...... KEMANA KAMU PERGI....." Ferdi menyetir ugal-ugalan dan dengan kasar memukul setir beberapa kali.


Ferdi masih nampak penuh dengan amarah ketika sampai di kantor Nesi. Dengan tergesa Ferdi langsung masuk dan menemui resepsionis.


"Saya mau bertemu dengan ibu Nesi....." ucap Ferdi.


"Maaf pak..... ibu Nesi sudah mengundurkan diri pagi tadi" Jawaban resepsionis itu membuat Ferdi kian marah.

__ADS_1


"Dengan siapa dia kesini???" Ferdi nampak menatap tajam.


"Maaf pak..... itu privasi kami"


"CEPAT BERI TAU AKU.... AKU SUAMINYA. KALAU ADA APA-APA DENGAN ISTRIKU KAMU AKAN IKUT MENERIMA AKIBATNYA" Ancam Ferdi.


"Iii iiya pak..... ibu Nesi kesini dengan seorang lelaki yang memakai mobil biru light" Resepsionis itu nampak ketakutan karna ancaman Ferdi.


Lalu tanpa permisi Ferdi meninggalkan kantor Nesi dengan tergesa-gesa.


Sedangkan di dalam mobil Ferdi terus mengumpat tiada henti.


Setelah satu jam perjalanan, sampailah Ferdi di kantornya dulu.


Matanya menatap tajam mobil biru milik Kenzi yang terparkir di depan kantor.


Dengan leluasa Ferdi dapat memasuki kantor itu, dan segera menuju ruang kerja Kenzi. Ferdi nampak melangkahkan kakinya cepat, tanpa menggubris satpam dan resepsionis yang berkali-kali memanggilnya.


BBRRAAAKKKK


Pintu ruangan Kenzi terbuka dengan kasar. Kenzi nampak kaget dan langsung berdiri.


Ferdi dengan muka yang sudah memerah segera melangkah dengan cepat mendekati Kenzi dan mendaratkan tinjunya di muka Kenzi.


Kenzi terhuyung, bibirnya pecah dan mengeluarkan darah.


"KENAPA KAMU MENCULIKNYA DARIKU...... DASAR LELAKI BIAD*B....." Dan lagi-lagi Ferdi menghajar Kenzi sampai tiada ampun. Sampai nafasnya tersenggal.


"Kamu bodoh Ferdi......" ucap Kenzi nampak santai, sambil berusaha bangkit dari duduknya.


Kenzi berjalan ke arah kursi dengan bungkuk karna menahan rasa sakit di perutnya.


Ferdi yang sudah sedikit puas menghajar Kenzi sedikit menenangkan diri dan mengatur nafasnya.


BRRAAKKK


Nampak beberapa satpam masuk ke ruangan Kenzi. Namun Kenzi yang sudah terduduk di kursinya mencegah mereka untuk mengambil tindakan kepada Ferdi.


"Pergilah....!!!! Aku bisa menangani ini" ucap Kenzi, satpam itu nampak tidak yakin, karna melihat Kenzi yang nampak sudah babak belur dan penuh luka. Namun Kenzi meyakinkan mereka. Akhirnya mereka pasrah dan memilih menuruti perkataan CEOnya.


"Nesi sudah membencimu..... Kenapa kamu masih mempertahankan dia..... Dia bukan wanita bodoh yang akan menurut denganmu Fer....." Jelas Kenzi santai.


"Dia yang memintaku untuk datang menjemputnya......" Kenzi mencoba mengingat malam itu bersama Nesi.

__ADS_1


"APA..... DAN KAMU MENURUT SAJA???" Tanya Ferdi curiga.


Kenzi hanya terkekeh kecil.


"Kamu tau kan Fer..... kalau aku menyukai Nesi..... Aku akan berusaha mendapatkannya. Jadi kita berdua adalah saingan untuk mendapatkan cinta Nesi Fer..... Kamu harus ingat itu....." ucap Ferdi serius.


"K*par*t kamu Ken...... Dia itu istriku Fer,,,,, Lelaki macam apa kamu..... Wanita di luaran sana sangat banyak" ucap Ferdi geram dan mulai mengepalkan tinjunya lagi.


"Iya..... memang banyak..... Tapi tak ada yang sehebat Nesi. Kamu bodoh karna telah menyia-nyiakannya Fer...." ucapan Kenzi terasa begitu menohok hati Ferdi.


"Kenapa kamu begitu menyukainya? padahal ia sudah menjadi milikku....." kecam Ferdi.


"Tidak Fer..... kamu tidak pernah memilikinya......." Bantah Kenzi sembari menahan ngilu di perutnya.


"BODOH...... KENAPA......?????" Ferdi meninju meja kerja Kenzi dengan penuh emosi.


"Jika dia mencintaimu, dia pasti tidak akan pergi darimu. Akupun berharap bisa memilikinya Fer....."


Ferdi langsung melirik Kenzi dan hendak meninjunya lagi, namun dengan mudah Kenzi menangkis dan balas memukul Ferdi dengan keras sampai Ferdi tersungkur ke lantai.


"KAMU FIKIR AKU LELAKI LEMAH NAN BODOH SEPERTIMU FER......" Kenzi nampak meremas kerah baju Ferdi dan tersenyum kecut.


"Cih..... Aku akan memperjuangkan cintaku untuk Nesi.... Aku tidak akan membiarkan dia hidup bersama lelaki BRENGS*K sepertimu Fer...."


Kemudian Kenzi mendorong tubuh Ferdi dan beranjak pergi meninggalkan Ferdi yang masih terduduk di lantai.


......................


Adiz.Ck


😉


Thankyou para readers yang sudah bantu vote and like.....


jangan bosan bwt vote like n komen yah.....


Maaf kan outhormu ini karna membuat alur cerita berbeda dari yang kalian harapkan......


maaf jika kalian kecewa.


tapi author sudah menyiapkan ending yang lebih bagus.


semoga kalian suka dg krya saya, walaupun masih banyak kesalahan dalam menulis.

__ADS_1


Jangan bosan untuk komen.... author sangat senang dng komentar kalian semua.


love you readers.....😘😘😘


__ADS_2