ISTRI YANG TAK DICINTAI

ISTRI YANG TAK DICINTAI
eps 49


__ADS_3

Nesi melangkahkan kaki keluar dari gedung tersebut. Ada perasaan lega setelah ia bertemu dengan mantan suaminya itu. Setidaknya Nesi merasa urusannya dengan Ferdi dan juga keluarganya sudah selesai.


Ia tersenyum sembari mengecup kepala Chio dengan lembut. Air matanya masih meleleh dari sudut mata Nesi yang sudah memerah.


"Apakah nyonya Nesi hendak pulang?'' tanya Ryu yang tiba-tiba sudah mencul di samping Nesi. Nesipun merasa kaget dengan kemunculan Ryu yang tiba-tiba itu.


"Apa kamu mengikutiku??'' tebak Nesi sedikit curiga. Tapi Ryu hanya terkekeh menanggapi pertanyaan Nesi.


"Mari saya antarkan pulang nyonya" ucap Ryu sembari membukakan pintu mobil yang sudah terparkir di depan pintu keluar.


Nesi hanya tersenyum menanggapi pelayanan yang Ryu berikan.


Nesi mendudukkan Chio tepat di sampingnya. Ia masih teringat ucapan mama Anna dan juga Ferdi yang menginginkan Chio. Tentu saja ia akan menolaknya, walau bagaimanapun juga Chio adalah kesayangannya. Dari sanalah Nesi tau jika Takeshi memang benar-benar tulus mencintai dia. Tak peduli bagaimanapun keadaannya.


Setidaknya inilah waktu yang tepat untuk membalas kebaikan Takeshi.


"Jangan katakan jika aku akan pulang, aku harus memberinya kejutan" ucap Nesi pada Ryu sembari tersenyum menatap jalanan.


Ryupun paham dan mengangguk dengan senyum yang juga mengembang, sembari melihat Nesi dari sepion tengah.


Sesampainnya di rumah, Nesi langsung saja menyelonong masuk kedalm rumah, sedangkan Chio di bopong oleh Ryu yang mengekor Nesi.


"Mister Takeshi....... Lihatlah siapa yang pulang untukmu" Teriak Ryu dari pintu utama.


Takeshi yang mendengar itu langsung berlari dan menyongsong Nesi dan juga Chio.


Senyumnya nampak sempurna berkembang. Mata hitamnya berbinar penuh bahagia.


"Benarkah...... Apa kamu benar-benar pulang untukku Nesi-chan....???" Takeshi masih sedikit tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi.


Nesi mengangguk menanggapi pertanyaan Takeshi.

__ADS_1


Dengan spontan Takeshi memeluk Nesi dengan bahagia dan begitu juga dengan Chio yang berpelukan dengan Ryu sembari berputar-putar bahagia.


Nesi merasa sangat senang dengan ekspresi Takeshi ketika bahagia, wajahnya yang manis menambah indah rona bahagia yang ia pancarkan.


Mereka saling berangkulan sembari memperhatikan Chio yang tertawa bahagia saat berpelukan dengan Ryu, kemudian Ryu membawa Chio sedikit menjauh dari Takeshi dan juga Nesi.


Rupanya Ryupun faham dengan kebahagiaan bosnya itu, dan tidak ingin mengganggu mereka.


Selepas Ryu pergi dari pandangan keduanya, Takeshipun memegang pundak Nesi dan memutar tubuhnya untuk menatapnya lebih intens.


Nesi tersenyum cukup bahagia, Begitu juga Takeshi.


"Apakah sekarang kamu sudah mau menerimaku menjadi pendamping hidupmu Nesi-chan????" Takeshi berkata dengan sungguh-sungguh.


"Apa Mister belum lelah untuk menanyakan hal itu kepadaku????" tanya Nesi sedikit sayu.


Takeshi terkekeh.


"Lalu apakah ini waktu yang tepat??" Nesi sedikit menggoda.


"Entahlah....... Hanya kamu yang tau bagaimana baiknya" Takeshi menjawab dengan sedikit lesu.


"Maafkan aku Mr. karna aku harus membuatmu menunggu selama ini, Seharusnya aku tidak pantas untukmu, aku hanya wanita lemah yang tak pantas untuk kau perjuangkan'' ucap Nesi sedikit tidak PD dengan dirinya.


"Aku tak butuh wanita yang sempurna untuk mendampingiku, aku hanya butuh wanita yang siap menerimaku dan tentunya aku cintai. Aku telah memberikan kehormatan itu padamu, sebagai wanita yang ku cintai. Aku tak butuh seperti apa kamu memandang dirimu sendiri. Aku hanya butuh kamu menjawabku kali ini. Nesi-chan,,,,,,, Apa kamu mau menikah secara resmi denganku?''


Takeshi menatap mata Nesi kian dalam, mencoba mencari jawaban yang tersembunyi dari pancaran mata Nesi yang terlihat sembab meski mereka telah tertawa bersama sejak beberapa menit yang lalu.


"Aku........" Nesi seperti akan mengucapkan sesuatu, tapi dengan cepat jari telunjuk Takeshi menghentikan gerak bibir Nesi. Nesipun memandang Takeshi dengan lekat. Lalu senyumnya mengembang, dan ia mengangguk.


"Benarkah.......?????" Lagi-lagi Takeshi mencoba memastikan apa yang baru saja ia tau, ia sangat takut jika itu hanya mimpi.

__ADS_1


"Ya..... Aku akan menikah denganmu Mr...... Aku akan berusaha menjadi istri yang baik untukmu Mr" jelas Nesi sembari tersenyum manis.


Takeshi pun yakin jika itu memanglah kenyataan dan bukanlah mimpi manis belaka.


"Terimakasih Nesi-chan...... Aku sangat bahagia bisa mendengar itu darimu" ucap Takeshi sembari memeluk tubuh mungil Nesi.


"Aku yang harusnya berterimakasih Mr. Kamu mau menungguku selama ini. Aku melihat ketulusanmu padaku, Sungguh aku sangat beruntung bisa hidup denganmu Mr" jelas Nesi sembari membalas pelukan Takeshi.


"Aku tak sabar untuk memanggilmu istriku......" ucap Takeshi.


Nesi tersenyum mendengar itu dan ia semakin menenggelamkan kepalanya pada pelukan Takeshi.


"Aku harus mempersiapkan semuanya...... Untuk pesta pernikahan kita. Aku akan menjadi raja dan kau menjadi ratuku" Takeshi mulai berangan-angan. Nesi hanya terkekeh mendengar harapan Takeshi.


"Nesi-chan...... Terimakasih. Karna kamu sudah memberiku kebahagiaan hari ini...... " ucap Takeshi begitu dalam sembari menatap langit-langit rumahnya.


Nesi hanya terdiam sembari mencoba menata hatinya yang berdegup kencang karna pelukan Takeshi.


"Mr...... Aku pun sudah mencintaimu sejak waktu itu, tapi aku tak mampu untuk mengatakannya......." Batin Nesi dalam hati.


**THE END**......


Adiz.Ck.




Ceritanya sudah habis.... tapi nanti saya lanjut untuk bagian endingnya yah......


__ADS_1


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2