Jadilah Milikku

Jadilah Milikku
Manis


__ADS_3

"Sabrina...kau sangat ceroboh." bisik Rafa memandang penuh arti pada Sabrina...


"Astaga...hampir saja aku jatuh, terimakasih Rafa." ucap Sabrina merasa tak nyaman karna Rafa masih menggendongnya...


Pria itu menurunkan tubuh Sabrina dan memberikan seikat bunga mawar merah hingba membuat Sabrina terkejut...


"Untukku"?


"Untuk pelayan.." ucap Rafa kesal, dikmar ini hanya mereka berdua, mengapa Sabrina bersikap seolah tak ingin pemberiannya..


"Hah..pelayan."? ulang Sabrina tajam...


"Yah..kau kan pelayanku sekaligus istriku..apa aku salah." Rafa meraih tangan Sabrina dan meletakan seikat bunga itu dengan kasar di dalam genggamannya...lalu duduk di kursi santai dan memejamkan matanya, ia sangat lelah.


Sabrina menatap bunga itu dengan perasaan senang dan menghirup aroma bunga yang begitu wangi.


"Indah sekali..." ia pun mendekati Rafa dan duduk di sampingnya..


"Rafa."?


"Hmm..."


"Terimakasih bunganya, kau bisa romantis padaku yah.."


"Ehm...tadi aku tidak sengaja lewat di depan toko bunga dan di tawari bunga, lalu aku membelinya." Rafa sengaja beri alasan...


Sabrina tersenyum...


"Bunga yang indah, aku suka."balas Sabrina pelan.


"Baguslah kalau kau suka." Rafa menyembunyikan senyumnya....


"Apa kau mau mandi sekarang, biar aku menyiapkan air hangat untukmu." ucap Sabrina sambil terus menciumi bunga itu....


"Bisakah kau memijitku." bisik Rafa menghela nafasnya..


"Baiklah...kau tau jika dulu ketika di panti aku adalah pemijat yang laris..semua ibu di adalah pasienku." pamer Sabrina bangga..


Rafa menyipitkan matanya...


"Benarkah."?


"Yah..."


"Kalau begitu bagaimana kalau di kamar mandi saja."? bisik Rafa menggoda,.


Sabrina melebarkan matanya dan mencubit lengan suaminya..


"Jangan macam-macam..aku masih merasa sakit karna ulahmu."


"Memangnya kau berpikir apa yang akan kita lakukan disana."?


Wajah Sabrina memerah malu...ia tak mampu menyembunyikan wajahnya yang sudah merona...kemudian ia merasa tubuhnya terangkat ke udara,...

__ADS_1


"Ayo...kita mandi bersama...setelah itu kau memijitku bagaimana."?


"Dasar mesum." jeit Sabrina kesal....


Namun Rafa tak perduli..ia sudah menggendong tubuh Sabrina ke kamar mandi walau dengan penolakan....


💝💝


Sabrina memijit tubuh bagian belakang Rafa hingga mengantuk, matanya sudah mulai meredup...mereka tadi mandi bersama dan bisa di tebak apa yang di lakukan Rafa padanya.....


Tanpa sadar, Sabrina menggelengkan kepala mengusir semua pikiran nakal di kepalanya..


Sabrina hampir saja jatuh karna mengantuk, ketika Rafa menariknya dengan hentakan pelan ketika pria itu berbalik dan membuat Sabrina terjatuh di atas tubuhnya...mereka bertatapan....


"Terimakasih istriku sayang, tubuhku sudah lebih baik."


"Baa..baguslah, bisakah...kau melepaskan aku...aku ingin..."


"Aku belum selesai," bisik Rafa terdengar mesra di telinga Sabrina...


Wanita itu menaikan alisnya protes.....


"Katanya tadi..."


Rafa segera melum** bibir Sabrina dengan gairah yang membara. bibir mereka saling bertautan berbagi hasrat yang menyebar menggoda setiap aliran darahnya.. Sabrina tanpa sadar memejamkan matanya seolah menikmati kenikmatan yang baru dan membuatnya suka..


Yah...Sabrina suka di sentuh, Sabrina suka dengan permainan ciuman yang Rafa lakukan meskj sedikit kasar dan menuntut...


Wanita cantik ini adalah istrinya....


Sabrina mengerang ketika Rafa melepaskan pakaiannya satu persatu dengan lembut dan menyentuh bagian penting di tubuhnya,


Pria itu tersenyum melihat wajah Sabrina yang tersiksa karna gairah dan mendekatkan wajahnya...


"Jadilah milikku, Sabrina." desis Rafa sebelum menghentakan tubuhnya demi menyatukan dirinya, memenuhi Sabrina dengan kenikmatan...


Malam semakin larut dan dingin namun tidak dengan kamar mereka yang hangat dan di penuhi dengan suara desahan percintaan yang panas....


💖💖


Rafa menatap meja makan dan tertegun.....melihat menu sehat ala Sabrina sudah menghiasi meja makan yang lebar itu...Sabrina sudah menyingkirkan smua makanan kesukaannya yang bagi Keyla itu tak sehat,.


"Makanan sehat yah." Rafa tersenyum penuh penderitaan....


Sabrina menatap Rafa mendekatinya dan duduk di hadapanya..


"Sudah saatnya kau mengucapkan selamat tinggal pada makanan pembawa penyakit itu."


"Aku sering tak bisa menghidar jika beberapa rekan bisnis mengajak makan dan aku terpaksa." ucap Rafa sambil meminum jus sayur yang di buat Sabrina...pria itu hampir munt** saja...astaga...Sabrina akan membunuhnya...


"Rafa..kau tau kan jika dokter juga menekankan pola hidup sehat untukmu." ucap Sabrina dengan wajah yang cemas...


Rafa menatap mata istrinya....

__ADS_1


"Percuma saja kau mengatur makanku sekarang, kalau kau akan meninggalkanku kurang dari 3 bulan." ucap Rafa memijit dahinya..


Sabrina terdiam sesaat, sebenarnya..dia sudah memikirkan ini sebelumnya...dia berpikir untuk merwka bersatu selamanya menjadi suami istri, jika Rafa juga menginginkan ini semua. Sabrina sudah lelah untuk hidup sendirian dan sebatang kara. ia ingin keluarga utuh dan punya anak dan hidup tenang..


Sabrina menatap Rafa...


"Hmmm...aku ingin bicara tentang itu Rafa."


"Katakan.. " ucap Rafa mendengarnya dengan serius.


"Aku....hm...bisakah kita membatalkan perjanjian kita, aku ingin...kita menikah selamanya...aku ingin...."


Kata-kata Sabrina terputus ketika Rafa meraih wajahnya dengan tangannya dan kemudian melum** bibirnya dengan penuh cinta, menyesap dan mengul** dengan penuh perasaan..hingga keduanya tenggelam dalam luapan cinta yang begitu menggetarkan....


Rafa baru melepaskan ciuman mereka setelah Sabrina kelelahan dalam mengimbangi hasrat Rafa yang besar......


Rafa tersenyum.......menikmati bibir Sabrina yang sedikit bengkak dan kemerahan...mata mereka bertemu dan saling bertatapan......


"Kau tidak berbohong bukan...kau bersedia menjadi istriku selamanya.."?


"Yah....Rafa.."


"Termasuk menjadi ibu dari anak-anak kita nanti."?


"Yah....aku tidak sabar lagi."!! desah Sabrina dengan mata berkaca-kaca...


"Mengapa kau berubah pikiran."? tatap Rafa dengan penasaran....


"Aku menyukaimu Rafa..aku ingin selalu ada di dekatmu dan...menjadi seseorang yang kau andalkan dan kau cintai Rafa..karna aku,..telah jatuh cinta padamu." bisik Sabrina jujur......


"Benarkah...kau juga sama mencintaiku seperti aku mencintaimu."?


"Ya,....Rafa...."


"Bagus...kita berdua akan memusnahkan surat perjanjian kita sayang, mari...kita hidup bahagia." bisik Rafa mengecup bibir sabrina dengan hangat...


"Aku mencintaimu Sabrina...." bisik Rafa dengan penuh cinta.


💘💘


Di sebuah kamar dengan cahaya yang redup...dua pasangan baru selesai melepaskan hasrat, masih bersandar di kepala ranjang, wanita di samping pria itu menatap...


"Aku hamil....." ucapnya santai...


"Bagus...selanjutnya...kau harus meakukan apa yang sudah kita rencanakan, hancuroan mereka dan rebut hartanya." ucap sang pria sambil mengisap rokoknya....


Wanita itu mengangguk dengan patuh....ia tersenyum dengan licik.....


"Dirga sayang....apakah kau yakin, kali ini kita akan berhasil."?


"Tentu saja sayang, bukan hanya kau yang bekerja namun aku juga.." bisik sang pria sambil menyentuh keindahan di balik selimut wanita cantik itu..


"Kita akan berhasil dan mendapatkan semuanya." desis Dirga penuh dendam......

__ADS_1


__ADS_2