Jadilah Milikku

Jadilah Milikku
Cinta Dirga


__ADS_3

Pintu diketuk pelan.


Rafa menoleh kepada seorang pria berbadan tegap yang menunduk dan menyerahkan sebuah tas hitam kepadanya.


"Kerja bagus" ucap rafa tersenyum puas.


"Tuan Rafa, ampuni kami karna malam itu kami memukul tuan Rafa dengan keras.


Pria itu menunduk lagi sangat menyesal karna menyadari ada bekas darah disudur bibir Tuannya.


"Tdak apa apa ini adalah pengorbanan kecil dariku. kerja kalian sangat memuaskan aku, ucap Rafa.


"kau boleh pergi, tapi tetap awasi gadis itu untukku.


"Baik tuan Rafa.


Pria itu sekali lagi menunduk penuh hormat lalu meninggalkan ruang kerja Rafa


Sebuah tas selempang berwarna hitam yang sudah pucat,membuat Rafa sekilas merenung.


hidup Sabrina benar-benar sederhana. terlihat dari ruangan apartementnya yang kecil. tidak banyak perabot disana.


tatapan mata Rafa kembali menatap ke arah tas hitam yang dipegangnya.


sebuah lipstik tidak bermerk, bedak dan ada cermin kecil dilengkapi sisir.Rafa menggeleng merasa lucu,

__ADS_1


Dimana saja, seorang gadis pergi barang barang, ini selalu ada di tas mereka entah mengapa.


Tidak ada barang berharga di dalam tas milik Sabrina.


namun...


jemari Rafa menangkap sebuah dompet kecil didasar tas. dengan penuh rasa ingin tau,segera Rafa meraih dompet kecil berwarna putih itu dan membukanya.


jemari Rafa mengepal dengan sangat kuat matanya membulat dengan sempurna.


ketika menatap sebuah foto yang memperlihatkan Sabrina tengah tersenyum manis,tidak sendiri melainkan bersama seorang pria yang sanggup membuat dada Rafa terasa sesak.


"Siapakah dirimu"? "apa hubunganmu dengan Sabrinaku."?


Mata Rafa bersinar tajam,mengarahkan tatapan membunuh kepada pria yang juga tersenyum difoto.


"Apakah kekasihnya."? lagi dada Rafa terasa nyeri.


Pria itu bangkit dari duduknya, ia harus mengalihkan rasa marahnya, kalau tidak ia akan meledak.


🤍


Sabrina membuka pintu apartement, dan tertegun melihat Dirga sedang berbaring dan memejamkan matanya tampak begitu lelah. gadis itu tersenyum mendekati Dirga dan melepas sepatu dan kaoskaki prianya. dan mengecup bibir Dirga dengan penuh cinta.


Dirga masih tertidur belum menyadari kehadiran Sabrina.

__ADS_1


Sabrina beranjak ke dapur dan melihat isi kulkas untuk memasak sesuatu untuk Dirga. ia begitu terharu menyadari perjuangan Dirga untuk dirinya. semua uang gaji Dirga dipegang Sabrina, sebagian di tabung dan sebagian untuk persiapan pernikahan mereka.


Sabrina menatap sekeliling ruangan Apartement dengan mata berkaca-kaca.


Apartement ini adalah calon rumah buat mereka berdua ketika sudah menikah nanti. dan Dirga sudah membayar lunas setelah mencicil selama hampir 10 tahun.


Sabrina masih mengingat perjuangan Dirga ketika harus menghemat gajinya. sungguh perjalanan cinta mereka teramat sulit. namun berbuah manis.


Dirga terbangun setelah mencium aroma makanan kesukaannya.


ia tertegun melihat sepatunya sudah terlepas dan selimut yang membungkus tubuhnya.


"Sayang."?


Dirga melompat ke arah dapur, hatinya sungguh bahagia melihat Sabrina sedang memasak seraya mengaduk sup kesukaannya.


ia mendekati Sabrina perlahan dan meletakan kedua tangannya di pinggang Sabrina lalu mencium pipi gadisnya dengan gemas.


"Dirga cepat mandi dulu, kau pasti sudah lapar."


"Baiklah, calon istriku.


Cup....


Dirga mencuri ciuman di bibir Sabrina dan segera melompat ke kamar.

__ADS_1


Sabrina hanya menggeleng dengan senyuman dibibirnya,Dirga sangat mencintainya dan Sabrina tidak berhenti bersyukur untuk cinta itu.


__ADS_2