
Celine segera melompat menjauh dari ranjang ketika Alan membeku mendengar bahwa Celine memang bukan Celena......pria itu sungguh terlihat kecewa...
''Cepat berikan buktinya jika kau bukanlah Celena....''
Celine lalu melompat meraih ponselnya dan mulai membuka-buka dokumentasi foto miliknya, disana tersimpan berbagai momen antara Celine dan Celena..
Mata Alan terbuka lebar...mengapa wajah mereka sama...Alan sama sekali tidak bisa menemukan perbedaan....??Alan menatap ke arah Celine sekali lagi,..ia tak habis pikir jika mereka kembar...Celena gadis yang tertutup...tak pernah ia menceritkan jika dia kembar kepada Alan...hingga pria itu tidak pernah tau....
Celine lalu menunjukan ktpnya pada Alan dan disitu tertulis...CELINE RAFAEL,
"Mengapa kau yang berada di mobil Celena...mengapz kau malah ada disana.."?
Celine menghela nafas.....
"Aku tidak tau...."
"Tidak tau..."?ulang Alan geram...
"Aku baru saja keluar dari Club...dan seseorang membekapku dan membiusku....lalu aku terbangun dan berada disini..."
"Sial...siapa yang melakukannya.."?ucap Alan kesal....
Alan menatap Celine sekali lagi...Celine terlihat lebih liar dari Celena...Celine berpakaian minim dan seksi sedangkan Celena gadis yang tertutup...
Meski ini hanya tujuan balas dendam namun tak bisa di pungkiri kalau hatinya ingin Celena...ia tak ingin Celine......
Alan bangkit dari ranjang memakai pakaiannya kembali dan menatap Celine...
"Aku akan pergi sebentar....jangan bertindak di luar kendali atau aku akan melemparmu ke laut....."
"Tenang saja...oya siapa namamu.."?ucap Celine menaikan alisnya....
"Alan....namaku Alan..."ucap pria itu lalu meninggalkan Celine seorang diri dan tak lupa menguncinya...
Celine menoleh putus asa dan menatap sekali lagi ke arah lautan lepas......
"Bagaimana jika kapal ini tenggelam...? sial..aku akan mati lebih dahulu.." ucap Celine kesal.....
💖💖💖💖💖
"Kau sudah gila Alan...tidak perduli siaapapun dia yang penting adalah dia anak dari Rafael....
"Aku mencintai Celena...papa...aku hanya ingin......."
"Diam.....kau ingin membuat papa marah yah...."ucap Dirga dengan murka...
"Papa...."
"Kau harus tidur dengan Celine lalu meninggalkannya, buat keluarga itu malu.....apa kau mengerti..."teriak Dirga keras....
"Papa...."
"Jika kau ragu maka lebih baik...putuskan hubungan kota..jangan anggap papa adalah orangtuamu...dengar itu baik-baik Alan..."
"Tapi....aku tak bisa menyentuh gadis lain selain Celena...aku tidak bisa...."
"Bodoh...kau perlu vitamin yang akan membuatmu lebih percaya diri dan berani...papa akan memberikannya padamu...."
Alan memejamkan matanya sembari meminum segelas anggur di tangannya..sementara....ia menunggu Celine yang sedang di bawa oleh beberapa anak buahnya dari kamarnya...
__ADS_1
Celine akhirnya tiba...ia menatap Alan yang sedang duduk sendiri dengan berbagai botol minuman keras....
"Apa kau mau bunuh diri.."?ucap Celine mendekat....dan duduk di hadapan Alan......
Alan tertawa....
"Minumlah bersamaku Celine...
Celine menoleh dan menjadi curiba..ia terbiasa dengan pergaulan malam dan paham benar dengan trik mencampur minuman dengan obat perangsang dan juga bius...pria ini pasti sedang merencanakan sesuatu dan Celine harus cerdik....
Celine menatap Alan.....
"Baiklah...aku juga sedang sedih sekarang...."
"Mengapa kau sedih...."?tanya Alan mengerutkan kening....
"Aku tak bisa menghadiri pernikahan adikku lusa..."
"Celena akan menikah..."?ucap Alan dengan wajah bekunya...."
"Yah....tentu saja..."
Celine memegang gelas dan hendak meneguknya.....
"Tunggu..jangan minum...."ucap Alan merebut gelas dari tangan Celine....
"Mengapa...."?
"Aku akan membawamu pulang saat ini juga...."
Mata Celine bersinar tajam...ia berhasil membangkitkan rasa cemburu di dalam hati Alan....
💖💖
"Cepat makanlah setelah itu..aku akan mengantarmu sebelum kerumah sakit..."
"Aku mau pulang sendiri saja..."ucap Celena mengusulkan..
"Tidak Celena....aku akan mengantarmu..."ucap Zack dengan tegas....
Beberapa saat kemudian.....terdengar bunyi klakson mobil yang memasuki garasi...Celena menoleh dengan penasaran...siapa yang bertamu sepagi ini dirumah dokter psikopat ini...desis Celena samhil melanjutkan makannya...
Seorang pria yang sangat tampan dan punya senyum yang manis masuk dengan santainya...ia menatap ke arah Zack dan juga membuang pandangan pada sosok Celena yang juga menatapnya....
"Selamat pagi paman...."sapa pria itu melangkah dan tersenyum pada Celena.....
Zack menatapnya dengan kerutan di dahi....
"Dimitri...."? ucap pria itu menatap Dimitri dengan pandangan aneh...
Dimitri melangkah dan langsung duduk di samping Celena dan menatapnya dengan rasa kagum yang kentara...hal itu membuat Zack berdehem...
"Dia Celena...dia akan menjadi bibimu.."ucapan Zack sekaligus meruntuhkan semua harapan yang baru saja timbul di wajah Dimitri....
"Paman..."
"Namaku Celena..." ucap Gadis itu mengulurkan tangan...
Dimitri membeku melihat senyuman yang terlalu manis di wajah Celena....
__ADS_1
Sial...mengapa paman yang lebih dahulu menemukan Celena....?
Dimitri lalu membalas uluran tangannya dengan cara yang manis, ia mencium punggung tangan Celena di depan Zack..tentu saja Zack tidak menyukai itu....
"Dimitri....."?
"Aku hanya bersikap sopan kok....paman..." Dimitri tersenyum tak perduli...
Zack menghela nafas...sekali lagi ia harus lebih sabar menghadapi Dimitri yang cuek...Dimitri adalah anak dari kakaknya Ziko dan Aurora...dan berita buruknya adalah ia dan Dimitri memiliki jarak usia beberap bulan, sifat mereka saling bertolak belakang...Dimitri sangat supel dan periang...ia punya banyak teman dan populer di kalangan para gadis....
Sedangkan Zack....dia adalah sosok dokter yang introvert dan sering menghabiskan waktu dengan penyendiri..ia tidak suka keramaian dan perkumpulan banyak orang, meski..ia tentu punya sisi gelap tentang banyak wanita tapi dia memang penyendiri.....
"Kau sangat cantik bibiku, kau sangat muda...bagaimana mungkin kau dan paman....."
"Sesuatu terjadi di luar kendali Dimitri..." ucap Celena menatap Zack yang tanpa di juga juga menatapnya tajam....
Celena lalu meminum segelas air.....
Zack bangkig dari tempat duduknya dan menatap keduanya....
"Aku harus mengantar bibi Celena pulang, kau...pergilah ke kantor lebih dahulu Dimitri..."
Dimitri menggeleng enggan...
"Bagaimana kalau aku ikut saja...? aku ingin mengantar bibiku...."ucap Dimitri menatap wajah Celena yang tampak senang....
"Ayo...aku butuh teman cerita Dimitri..."ucap Celena antusias...
"Tidak....."ucap Zack tegas....
Dimitri menghella nafas.....
"Astaga paman.....jangan bilang jika kau...cemburu padaku.."?ucap Dimitri menaikan alis...
Zack terdiam..dan itu cukup menggambarkan suasana hatinya....
Dimitri menggeleng...dan mendekati sang paman....
"Aku adalah keponakan paman...jadi jangan menjadikan ini sebagai permusuhan saudara...."
"Diam kau Dimitri....pergi ke kantor atau aku akan memberimu pelajaran..dengan menelfon kake Darren..."-?
Wajah Dimitri berubah pucat..jika kakek Darren tau dia membuat masalah maka dia akan habis.....
Dimitri langsung tersenyum,...
"Bibi Celena....aku harus pergi..tapi lain kali aku akan sering-sering mengunjungi bibi..."
"Jadi kau akan pergi...."?ucap Celena kecewa...
"Dengan terpaksa..."ucap Dimitri membuat gadis itu hanya mampu menghela nafas.....
Dimitri lalu pergi dengan cepat dan sesaat kemudian Zack meraih tubuh Celena...dan mendekatkan wajahnya...
"Kau akan mendapat hukuman karna mencoba menggoda pria lain.."
Wajah Celena menjadi pucat......
__ADS_1