Jodoh Terpaksa ,Karena....

Jodoh Terpaksa ,Karena....
harus kah ku percaya .


__ADS_3

Waktu sudah menunjukan hampir jam dua belas malam tapi Irene belum bisa memejamkan mata,fikirin masih menerawang memikirkan isi surat dari Andra,harus kah dia percaya atau itu hanya modus Andra saja untuk menghindar dari tanggung jawab.


berkali-kali Irene membolak-balik kan badan mengubah posisi agar bisa tertidur,tapi masih belum bisa juga,kadang bangun lagi hanya untuk membaca ulang surat dari Andra,dan juga mengotak atik ponsel nya,ada rasa keinginan menghubungi nomer yang Andra tulis di surat nya,apakah betul itu nomer Andra atau bukan,tapi rasa ragu juga kerap mengganggu pikiran nya.


Tut...Tut ..Tut...


Terdengar nada tidak aktif dari nomer yang Irene tuju saat Irene berusaha menghubungi nomer itu melalu mode panggilan telepon biasa,untuk menghilangkan rasa penasaran nya.


"Ternyata gak aktif,..


apa di matikan,atau memang ini nomer boongan.?"guman Irene dengan lirih karena rasa kecewa.


Irene pun menyimpan nomer tersebut dan ingin melihat dari mode WhatsApp.


Ternyata muncul mode Wa nya,dan Irene pun mengecek profil di Wa dan ternyata muncul gambar Andra di profil Wa tersebut.


"Tapi itu photo nya bener itu gambar Andra !"batin Irene.


Saat Irene mencoba melakukan panggilan ternyata hanya muncul 'memanggil' dilayar ponsel nya.


"Mungin di matikan kan ini udah malem.


yaa udah lah"dan Irene pun menyimpan ponsel nya di atas nakas dengan perasaan yang masih tidak karuan,dan Irene berusaha untuk tidur dengan memejamkan mata dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut,seraya mulut nya komat Kamit membaca doa tidur.


...*******...


Sementara di kamar lain pun penghuni nya juga masih belum tidur,sepasang suami istri yang sedang melepas hasrat yang tertunda karena sempat berjauhan selama seminggu,mereka asik dengan kegiatan panas nya untuk yang ke dua kali nya.


"Ahhh...hahhh...uuhh"terdengar suara napas dari mulut sang istri sambil menggoyang kan pinggulnya di atas tubuh si pria yang juga sedang menikmati goyangan pinggul si istri yang makin lama makin liar apalagi di saat si istri sepertinya akan mencapai puncaknya.


"ishhh...ahhh...


Mas,..gak tahan mas,

__ADS_1


ahhh"


Ketika hentakan terakhirnya saat merasakan cairan hangat merembes dan mengapit benda keras suaminya,hingga si istri terkulai lemas dan menempel di dada suami,dan dengan cepat si suami langsung ambil alih posisi hingga si istri jadi dibawahnya,maka kendali di pegang oleh suami dan langsung menggoyangkan pinggulnya dengan semangat karena sepertinya dia pun sudah merasakan jika cairan hangat di dalam sudah ingin keluar.


"Akhh...sayang..


uuhh....."


Suara lenguhan dari suami saat pelepasan sempurna menyatu,dan di rasakan hangat oleh mereka,dan suami pun tersenyum puas sambil mencium wajah sang istri.


"terima kasih yaa sayang..."guman sang suami pelan di telinga istri nya saat di berguling ke samping tubuh istrinya.


"Iyaa sayang...


sama-sama,gimana kamu puas gak?!"


"Tentu dong sayang...


kamu masih seperti yang dulu yang sangat paham untuk memuaskan suami"ujar si suami sambil mendekap tubuh istrinya yang masih terdiam dalam keadaan terlentang karena masih lemas.


kamu di sana aman kan gak larak lirik dan selalu ingat aku?"ucap si istri sambil memiringkan badan nya hingga mereka sekarang berhadapan.


"Kamu kok masih nanya gitu,


apa sekarang udah gak percaya sama suami mu ini?"ucap si suami sambil mencubit hidung si istri.


"Yaa...kan sekarang aku udah tua mas,wajahku juga udah gak cantik lagi,gak seperti dulu,takutnya kamu bosen dan mencoba lirik yang muda dan cantik"ucap sang istri dengan sedikit cemberut.


"Gak sayang...bagiku kamu masih sama seperti dulu,selalu bikin aku gak bisa melupakan kamu di manapun aku berada.


begitupun saat ada gadis muda yang berniat menggoda,aku suka langsung ingat kamu juga Irene anak kita.


aku gak mau nanti Irene menanggung dari perbuatan ku,aku punya anak perempuan yang harus kita jaga dan beri kehidupan terbaik,maka aku pun menjaga perilaku aku sebisa mungkin"ucap si suami yang tak lain ayah Irene yaitu Pak Galang sambil mendekap tubuh istrinya serta mencium nya dengan penuh rasa sayang.

__ADS_1


"Makasih mas...


dan semoga kita akan terus begini,walau pun mati kita sudah punya cucu.


aamiin!"


"harus dong...


kita harus jadi contoh juga buat anak kita ketika kelak Irene berumah tangga dan melihat keharmonisan kita maka itu pun pasti membuat Irene bahagia."


"aamiin"ujar mereka bersamaan .


"Yaa udah yuuk tidur,dah malem ini,ntar kita kesiangan bangun nya.


malu lagi ntar di godain Irene kayak tadi,hihii"ucap Bu Ratna malu sambil menutup mulut ,jadi malu saat inget Irene menggoda nya tadi.


"gak apa -apa...


ntar dia juga ngalamin saat nanti dia menikah...


kamu jangan tidur dulu,itu masih ada yang minta di tiduri"ujar Pak Galang sambil menunjuk ke bagian bawah nya yang ternyata sudah mulai berdiri tegak lagi akibat gesekan badan mereka yang tidak di lapisi kain.


"Yaa ampun mas,kan tadi udah dua kali,masa belum kenyang seeh..


nakal yaa."kekeh sang istri sambil menyentil benda milik sang suami dan membuat sang suami sedikit meringis sambil nyengir.


"kan habis puasa seminggu sayang...


jadi wajar Doong,bawaan nya lapeer terus heheee"dan Pak Galang pun langsung menyosor bibir sang istri,sedangkan sang istri hanya pasrah saja walaupun tangannya yang masih posisi di bawah dekat benda suami secara reflek memegang dan mengelus nya yang tentu membuat sang suami mendesah dan membalas nya dengan terus menyusuri tubuh sang istri dari bibir,leher hingga bermain di benda kenyal milik sang istri yang membuat sang istri akhirnya merasakan kembali hasrat nya,apalagi saat mulut sang suami mulai menyusuri tubuhnya hingga ke bawah,sementara tangan nya tetap bermain di atas ke dua benda kenyalnya yang kadang meremas atau memilin ****** nya hingga membuat tubuh sang istri menggelinjang geli bercampur rasa nikmat hingga mendesah lirih saat bibir sang suami menyentuh area sensitif bagian bawah dan memainkan lidah nya disana.


"akhh mas...gak tahan mas!"


"keluarin sayang...ayo!"

__ADS_1


Dan tubuh sang istri pun menegang saat cairan hangat itu akhirnya keluar dan sang suami menghisapnya dengan rakus dan penuh kepuasan.


Tanpa menunggu lama sang suami pun menyatukan tubuhnya di atas tubuh sang istri karena benda miliknya pun sudah gak sabar ingin menuju sarang nya yang sudah menantang nya,hingga pelepasan itu akhirnya terjadi dengan kepuasan keduanya dan akhirnya mereka pun tertidur tanpa sempat membersihkan tubuhnya .


__ADS_2