Jodoh Terpaksa ,Karena....

Jodoh Terpaksa ,Karena....
dia datang?


__ADS_3

Hari yang di janjikan pun tiba,kesibukan pun sudah mulai terlihat di kediaman kedua keluarga,terutama di rumah keluarga Irene,maklum karena mereka adalah keluarga yang akan di kunjungi jadi harus terlihat sempurna dalam menyambut tamu apalagi ini tamu istimewa,calon besan dari Pak Galang.


Sedangkan di keluarga Pak Adrian adalah yang akan mengunjungi jadi tidak terlihat begitu sibuk,cuma tetap terlihat ramai oleh suara orang juga yang lalu lalang dengan keperluan nya masing-masing.


Nampak disebuah kamar di kediaman Pak Galang Irene sedang di make over oleh penata rias yang sudah disewa keluarga,begitu pun tampak Asti yang sudah siap dengan penampilan paripurna dan setia mendampingi Irene yang terlihat pasrah pada penata rias nya.


"Ren...Lo senyum dikit Napa,masa udah di dandanin cantik gitu masih ada cemberut!"ujar Asti saat memperhatikan penampilan Irene tapi wajah Irene masih terlihat tanpa ekspresi malah terkesan murung.


"Biasa mbak...


kalo mau ketemu calon kan memang suka grogi,jadi deg degan gak karuan gitu!"yang jawab malah penata rias nya sementara Irene masih tetap tak bersuara.


"oohh gitu yaa mbak..


hhhmmm...


kenapa bisa gitu yaa?"Asti malah jadi bertanya seperti gadis polos yang terlihat lugu.


"ntar juga mbak ngerasain,mbak nya belum nikah juga kan?"


Dan di balas gelengan oleh Asti,hingga akhirnya terjadilah obrolan antara Asti dan penata rias sedangkan Irene hanya terdiam dan sibuk dengan pikiran nya sambil wajahnya terus di poles dan di percantik sesempurna mungkin.


"oke...akhirnya selesai,mbak Irene cantik banget deech,pasti si abangnya makin control!"Goda si mbak penata rias sambil tersenyum.puas dengan hasil make up nya yang diaplikasikan ke wajah Irene yang pada dasar nya sudah cantik.


"makasih mbak!"jawab Irene datar.


entah kenapa walau sudah di hibur di ajak ngobrol,di goda tapi tidak ada rasa yang membuat Irene nyaman.


Irene tetap belum tenang walaupun sudah di yakinkan oleh calon mertuanya tentang Andra yang sudah tiba di rumah nya,tapi karena belum melihat secara langsung Irene tetap belum bisa yakin.


Tok tok...tok...


Terdengar suara pintu kamar Irene di ketuk,dan terbuka perlahan serta munculah Bu Ratna dengan penampilan yang cantik elegan dengan gamis dan jilbab lebar warna peace yang dipakaikan Bros didada dekat lehernya .


"Gimana sudah selesai belum make up nya,tamunya sudah mau kesini lagi dijalan!"tanya Bu Ratna yang membuat Irene makin dag Dig dug gak karuan saat mendengar ucapan Ibunya.


"sudah Bu!...


ini tinggal merapihkan peralatan saja!"jawab si mbak penata rias sambil terus sibuk merapihkan peralatan make up ke dalam wadahnya.

__ADS_1


"bagus kalo gitu...


wah wah wah...anak Ibu cantik banget hari ini!"goda Bu Ratna sambil menghampiri Irene yang terdiam bagai patung,karena bingung dia harus gimana setelah ini.


"Senyum doong...


masa mau ketemu calon suami gak ada senyumnya!'goda Bu Ratna lagi sambil tersenyum untuk memancing anaknya ikut tersenyum..dan Irene pun terpaksa membalas senyuman ibunya walau terkesan dipaksakan.


"Tahu tuuh Tante,


dari tadi si Irene diem aja, boro-boro ada suara,senyum aja gak ada"Asti ikut menimpali ucapan Bu Ratna sambil memajukan mulut nya karena sebal melihat Irene yang diam saja dari tadi.


"Mungkin nanti setelah ketemu pawangnya baru senyum,saat ini Batre nya lagi low jadi gak ada tenaga"jawab Bu Ratna yang di balas ketawa oleh Asti juga senyuman tertahan dari mbak penata rias yang sudah selesai membereskan barang-barang nya.


"Bu...saya pamit yaa,tugas saya sudah selesai!"ucap penata rias menghampiri Bu Ratna sambil menenteng barang bawaan nya.


"Oohh iyaa..


makasih yaa,padahal mah kenapa gak ikut aja nyaksiin acara nya?"


"Iyaa Bu,maunya seeh gitu,tapi masih ada urusan,jadi maaf gak bisa!"


"iyaa deech..


tapi nanti kalo Tante butuh lagi,kamu ready yaa!?"


"siap Tante...


nanti Tante kabarin aja waktunya biar saya kosongin khusus untuk keluarga Tante.


oke Tante saya pamit,semoga acara nya sukses dan lancar.


dadahh Tante,


Irene cantik,senyum doong,hehehe!"sambil menoel dagu Irene dan buru-buru pergi dengan cekikikan.


...*****...


tok tok tok.

__ADS_1


"Permisi Bu...tamunya udah datang!"ucap seseorang yang muncul dari arah pintu yang terbuka tapi tetap mengetuk pintunya,memberitahu Bu Ratna yang masih berada di kamar irene.


"Oohh iyaa...


tolong di persilahkan masuk,semua nya sudah di sediakan kan!"?tanya Bu Ratna sambil beranjak dari samping Irene,sementara Irene semakin tidak karuan perasaan nya saat mendengar jika keluarga Andra sudah datang.


"Cieee.... cieee...


akhirnya yang di tunggu datang juga"terdengar suara Asti menggoda Irene saat Bu Ratna sudah keluar dari kamar.


"Apaan seeh lu ti..."Irene hanya mendelik aja ke arah Asti.


Padahal Irene sedang berusaha tenang,menentramkan hatinya yang makin tidak karuan,dan hatinya terus saja berdzikir memuja sang pencipta selain mohon kelancaran juga minta ketenangan serta keikhlasan andai rencana tidak sesuai keinginan.


Irene terus saja menunduk,walaupun Asti terus menggoda serta menghibur nya,walau sesekali terlihat senyuman kecil kala Asti bicara lucu.


Sementara di luar tampak ramai setelah kedatangan tamu dengan beberapa mobil mewah tiba di depan rumah pak Galang,petugas parkir yang di minta bantuan pun sibuk mengatur mobil yang datang agar terparkir dengan baik,walaupun tentu tidak cukup dengan halaman rumah Pak Galang,maka terpaksa beberapa mobil parkir di depan rumah tetangga yang tentu sebelumnya sudah di pintain izin oleh Pak Galang.


"Assalamualaikum!"


Ucapan salam terdengar dari tamu saat memasuki gerbang rumah yang sudah di sambut oleh beberapa orang yang memang di tugaskan untuk menyambut tamu.


"waalaykumsalam


Mari silahkan masuk,sudah di tunggu didalam!"


Dan rombongan pun melangkah kedalam rumah menuju ruangan yang sudah di sediakan dan di dekor khusus untuk acara hari ini.dengan di bantu oleh seseorang yang di tugaskan memandu tamu menuju tempat yang sudah disediakan.


Saat tiba di dalam ternyata sudah di tunggu oleh yang punya rumah yang sedang duduk tapi akhirnya berdiri saat melihat para tamu sudah muncul.


"Silahkan Pak Adrian dan rombongan duduk di sebelah sana sedangkan tuan rumah duduk di sebelah sini"terdengar suara pemandu acara memberi arahan yang langsung di ikuti oleh yang bersangkutan,hingga posisi kedua pihak keluarga berhadap-hadapan,tapi ada jarak sekitar dua meter dihadapan mereka.


"Baik semua nya silahkan duduk dengan santai dulu sebelum acara inti kita mulai,istirahat dulu,boleh juga sambil menyantap hidangan"ujar sang pemandu lagi sambil melihat jam tangan nya dan berbisik dengan sesama teman nya seolah sedang bersiap dengan kesepakatan .


Sementara kedua belah pihak keluarga sudah duduk dengan berusaha santai.


"Baik semuanya ..


apakah semuanya sudah siap dan apakah acaranya bisa kita mulai?!"tanya sipemandu acara menghampiri kedua keluarga dan berada di antara ruang pembatas antara kedua keluarga.

__ADS_1


"Tunggu mas,calon pengantin nya belum datang!!!"ujar seseorang yang berada diantara rombongan tamu yang membuat keluarga Tuan rumah kaget.


????


__ADS_2