Jodoh Terpaksa ,Karena....

Jodoh Terpaksa ,Karena....
jatuh cinta


__ADS_3

Irene keluar dari kamar nya menuju meja makan untuk sarapan sebelum berangkat kerja ikut Ayah nya.


Wajah Irene terlihat ceria sekali dan seperti bersemangat menyambut hari .


"Duuhh....seperti nya seneng banget kamu hari ini?"tanya Ibunya yang sedang menyiapkan menu sarapan pagi .


"Akhh Ibu bisa aja ...perasaan Irene biasa aja kok!"jawab Irene dengan tersenyum,entah kenapa menang Irene bawaan nya ingin selalu tersenyum ,mungkin efek dari hati nya yang sedang bahagia.


"Kamu lagi jatuh cinta yaa?"tanya Bu Ratna lagi.


"Iikhh apaan seeh Bu..."jawab Irene berusaha menghindar.


"udah lama lhoo kamu gak cerita sama Ibu!"


""Cerita apa seeh Bu...


kan memang gak ada yang perlu Irene ceritain!"


"Gak ada atau gak mau ceritaa....!"tanya Ibunya lagi sambil menatap Irene dengan penuh harapan.


"Apaan seeh Bu,ngeliatin nya gitu banget...


Irene gak ada apa-apa Bu...!"


"Lagi pada bahas apa seeh?"tiba-tiba Pak Galang datang dengan pertanyaan yang seperti nya dia pingin tahu obrolan antara istri dan anaknya.


"Tahu tuuh ibuk....!"jawab Irene dengan cemberut,sedangkan Bu Ratna cuma menghela napas.


"Yaa udah yuuk...mending kita sarapan dulu,biar gak telat nanti absen ke kantor,apalagi tuk Irene yang masih baru,kalo telat ntar di potong gaji lhoo!"


"Haahh....


masa seeh Yaah?"Irene melongo kaget begitupun dengan ibunya yang melihat suaminya dengan tatapan heran.


"Yaa emang gitu aturan nya kalo tuk marketing,"jawab Pak Galang santai.


"ikhhh kok jahat seeh!"ucap Irene sambil memajukan bibir nya sambil mengisi piringnya dengan nasi goreng buatan Ibunya.


"Bukan nya jahat tapi aturan begitu tujuan nya supaya karyawan disiplin ,gak sesuka nya aja."ucap Pak Galang yang juga ikut menuang nasi ke piring nya,dan mulailah mereka sarapan bersama dalam keheningan.


Setiba di kantor Irene kembali bergabung dengan tim yang kemarin yang rencana nya akan terjun ke lapangan untuk survey selera pasar juga menyebar brosur untuk mengenalkan product baru dari perusahaan tempat mereka bekerja.


Irene yang belum terbiasa hanya bisa diam dan menuruti semua apa yang atasan nya serta memperhatikan cara kerja para senior nya,untungnya hari ini harinya sedang senang sehingga panas dan capek yang terasa tidak begitu di hiraukan nya.,


Saat jam menunjukan hampir jam 12 siang yang artinya sudah hampir jam istirahat,makan kepala regu tim Irene memutuskan untuk makan siang di sebuah kafe yang pengunjungnya lumayan ramai karena memang sudah watu nya makan siang.

__ADS_1


Irene duduk di bangku pojok yang kebetulan lagi kosong,sementara dua teman nya yaitu Ely dan Fitri sedang ke toilet,sambil menunggu pesanan datang Irene memainkan ponsel,memeriksa pesan yang masuk dan membalasnya,ada dari Asty yang memberi kabar jika dia sudah kerja juga dari Ibunya untuk menanyakan kabar juga mengingatkan waktu sholat dan makan.


Tapi bibir Irene selalu tersenyum saat membalas pesan dari Andra,rasa lapar seolah hilang ketika saling berbalas pesan dengan Andra hingga pelayan datang mengantarkan makanan pesanan nya pun tidak di sadari nya.


"Mbak ...ini makanan nya!"untuk kesekian kali pelayan itu memberi tahu barulah Irene sadar dan buru-buru memasukan ponsel nya ke dalam tas nya.


"oohhh iyaa mbak makasih"


Dan pelayan pun mengangguk sambil pamit meninggalkan Irene yang bersiap mau makan,tapi tidak lama kedua teman satu tim nya datang.


"Udah datang makanan nya yaa!"ujar Elly sambil duduk di kursi begitupun juga dengan Fitri.


"Ayo makan semuanya"ajak Elly ,dan mereka pun makan .


Selesai makan gantian Irene yang pamit ke toilet sekalian mau ke mushola untuk menunaikan kewajiban selaku umat muslim.


Setelah selesai makan,sholat mereka pun melanjutkan aktifitas kerja lagi dengan tetap berada di lapangan,kali ini posisi sedang di lampu merah untuk menyebar brosur.


"Irene ...!"


terdengar suara orang memanggil,Irene yang merasa dan mendengar seperti ada orang yang memanggilnya celingukan ke kiri ke kanan mencari sumber suara.


"Irene...!"


Irene pun menoleh ke arah yang di perkirakan sumber suara tersebut,dan terlihat seseorang keluar dari mobil yang kaca pintu mobil nya sudah terbuka.


"Tante....!"Irene kaget dan segera menghampiri orang yang juga sedang menghampiri nya dan Irene pun meraih tangan wanita tersebut dan mencium punggung tangan nya serta mereka berpelukan dengan cipika cipiki.


"Kamu sedang apa disini nak?"tanya Tante tersebut setelah Irene mengajak nya ke pinggir jalan dan mobil nya pun menepi yang memang ada sopir nya.


"Irene lagi kerja Tante!"


"Kerja....?


jadi kerja kamu seperti ini...?


yaa ampun Irene,kalo Andra tahu bisa marah dia!"ucap Tante yang ternyata Ibunya Andra.


"Andra tahu kalo Irene sekarang udah kerja,Irene udah bilang"


"iyaa tapi Andra gak tahu kan kalo kamu kerja nya seperti ini!


sekarang ikut Tante pulang ayook..."


Belum sempat Irene menjawab Tante Indira langsung meraih tangan Irene dan menariknya menuju mobil nya yang sedang menepi di pinggir jalan tidak jauh dari posisi mereka mengobrol.

__ADS_1


"Tapi Tante...


Irene gak enak sama temen yang juga senior Irene!"


"Udah biarin Tante yang bilang...


mama senior kamu?"tanya Tante Indira sambil menoleh ke sembarang arah mencari senior yang Irene sebutkan.


"itu mereka Tante"Irene menunjuk ke arah seorang wanita yang sedang berbicara dengan seseorang yang di duga customer .


"Heei.... sini kamu!"panggil Tante Indira melambaikan tangan ke arah orang yang di tunjuk Irene,dan yang di teriakin pun menoleh sambil menunjuk dada nya sendiri seolah ingin meyakinkan jika dia yang sedang dipanggil.


"iyaa kamu sini!"


Dan orang yang dipanggil pun menghampiri Tante Indira.


"Iyaa Ibu...


maaf ada yang bisa saya bantu?"tanya wanita tersebut sambil mengatupkan kedua telapak tangan di dada dengan sedikit membungkuk sopan.


"Siapa nama kamu,dan apa nama perusahaan kamu yang menerima Irene bekerja seperti ini?"tanya Tante Indira dengan nada tegas tanpa senyuman pada wanita tersebut,sementara Irene yang melihat adegan tersebut gelisah karena merasa tidak enak terhadap senior nya.


"Nama saya Elly Tante. .


nama perusahaan kami adalah PT Anugrah Sentosa.


Irene memang baru bergabung di perusahaan ini dan beginilah cara kerja bagian kami!"ujar wanita yang ternyata bernama Elly menjelaskan dan terlihat seorang wanita lain juga menghampiri.


"Ada apa ini?"tanya wanita yang baru datang tersebut bertanya heran.


"Kamu temen nya dia juga?"tanya Tante Indira masih dengan mimik muka tegas nya.


"iyaa Ibu...


nama saya Fitri!'jawab Fitri dengan sedikit mengangguk sopan.


"Denger yaa kalian....


saya akan ajak Irene pulang sekarang,saya gak suka calon menantu saya kerja seperti!


Ayo Irene kita pulang!"


Tanpa menunggu jawaban kedua senior Irene,Tante Indira langsung menarik tangan Irene dengan sedikit memaksa untuk menuju mobilnya.


Sedangkan Fitri dan Elly hanya berdiri mematung tanpa bisa menjawab.

__ADS_1


__ADS_2