Jodoh Terpaksa ,Karena....

Jodoh Terpaksa ,Karena....
bingung


__ADS_3

Di kediaman Andra.


"Pa...Andra kapan pulang seeh?"tanya mama Indira disaat mereka sedang sarapan bertiga di meja makan.


Papa Andra sudah rapi dengan pakaian kerjanya,m


"kalo menurut perjanjian awal kan setelah tiga bulan baru Andra bisa pulang...


memang nya kenapa ma?"papa Andra balik bertanya sambil mengunyah makanan.


"Kenapa harus nunggu tiga bulan Andra baru bisa pulang,itu kan masih perusahaan kita juga,ga pa pa dong kalo Andra pulang kapan saja?"


"Yaa... bisa aja seeh kalo urgent,tapi kan gak ada yang hal penting yang harus Andra pulang dulu kesini,dan papa denger Andra enjoy disana,dia dah mulai bergaul dengan lingkungan disana,gak diem terus di rumah dinas seperti awal datang dulu!"


"Iyaa...itu yang papa tahu dari info orang yang disana,tapi papa gak tahu apa yang Andra bilang ke mama"


"memang Andra suka cerita apa ke mama,yang papa gak tahu?"ujar sang papa sambil menghentikan kunyahan makanan nya sambil melihat ke arah istrinya dengan penasaran.


Sementara Indri hanya memperhatikan dan menyimak obrolan kedua orangtuanya.


"Itu lhoo pa....


Andra itu sedang jatuh cinta sama gadis yang ada disini,dan dia berniat serta berjanji melamar gadis itu,tapi karena kondisi Andra sedang di luar kota,jadi membuat mereka bingung pa,


Andra bingung gimana cara meyakinkan gadis itu jika Andra serius,tapi si gadis nya juga bingung apakah harus percaya sementara Andra gak ada nemuin dia dan orangtuanya."papar mama Indira menjelaskan permasalah Andra selama ini yang dia ketahui.


"Oohhh gitu...


terus mama udah tahu siapa gadis itu?"tanya papa Andra sambil mengangguk-angguk kepalanya yang mulai paham maksud dari penjelasan mama Indira.


"Yaa udah tahu dong pa...


malah kita udah sering ketemu dan ngobrol yaa kan dri?"sambil melirik Indri yang mengangguk sambil menelan makanan nya.


"Iyaa pa...


kemarin juga mama ajak kak Irene kesini malah sampe ketiduran di kamar kak Andra!"sahut Indri .


"Ooh yaa...


kok papa gak tahu seeh,terus mama udah tahu dengan jelas siapa gadis itu,dan mama setuju dengan pilihan Andra itu?"


"Pasti dong pa...


mama udah tahu,dia tinggal dimana,Indri juga tahu,kan Andra udah cerita semua tentang pacar nya itu,malah kemarin mama ciduk dia waktu dia lagi kerja di jalanan,"


"Haahh kerja di jalanan...?


kerja apa dia?"papa terbelalak.


"Kerja jadi marketing di salah satu cabang perusahaan kita pah....


padahal dia lulusan management akutansi"


"Papa berangkat dulu...

__ADS_1


soal gadis itu mama urus aja gimana baiknya,nanti juga papa bakal hubungi Andra,yang penting anak-anak bahagia yaa"ucap papa sambil bangkit setelah selesai sarapan nya dan merapihkan kembali pakaian nya.


Semua pun beranjak dari meja makan.


"Bik...tolong beresin yaa!"panggil mama Indira pada bibik yang langsung muncul menuju meja makan yang di tinggal kan majikan nya.


Papa pun sudah berjalan lebih dulu ke arah luar menuju mobilnya diikuti mama Indira,sementara Indri masuk lagi ke dalam kamar.


"Indri ...kamu ada kelas jam berapa hari ini?"tanya mama Indira yang masuk ke kamar Indri,setelah suaminya berangkat kerja.


"Ada kelas pagi jam sepuluh ma"


"Ooh...


ya udah sekarang kamu telpon Irene pastiin dia ada dirumah atau malah kerja kayak kemarin lagi!"


"Iyaa mah.."


Mama pun keluar kamar sedangkan Indri meraih ponsel nya untuk menelpon Irene.


"Ma...


kata kak Irene dia di rumah,gak ada acara kemana mana!"Indri memberi tahu mama nya yang sedang berada di kamar nya yang tengah bersiap-siap sepertinya mau pergi.


"Oke...


nanti kita mampir ke rumah Irene sambil anter kamu kuliah,sebentar mama siap-siap dulu.


kamu udah beres semuanya?"


"Ayok kita berangkat!"


Mereka pun keluar kamar bersama dan melangkah menuju pintu keluar rumah dan tampak mobil dan sopir nya sudah siap menunggu.


...+++++...


"Eehh hari ini si Irene gak masuk yaa?"tanya Elly saat baru datang ke ruangan nya dan hanya menjumpai Fitri yang sedang duduk di kursi meja kerjanya.


"Sepertinya gak...


dan kayaknya gak bakal masuk lagi, dengar-dengar seeh di pecat katanya."jawab Fitri sambil memoles wajahnya dengan bedak ditangan nya .


"Oohhh yaa...???


apa gara-gara kemarin dia pergi tanpa pamit yaa?"tanya Elly lagi


"Mungkin...


lagian dia kan anak baru yaa,kok berani ninggalin kerjaan tanpa ijin ke atasan,memangnya siapa ya tante-tante yang kemarin itu,sampe maksa si Irene masuk ke mobilnya?"


"Entahlah...


tapi kemarin itu si Tante bilang nya 'calon mantu',berarti itu calon mertuanya si Irene Doong"


'Eehemm....."

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara dari arah pintu masuk yang membuat mereka terdiam dan menoleh ke arah pintu.


"Eehh Pak maaf...


selamat pagi,


ada yang perlu saya bantu?"ucap Elly sambil bangkit dari kursinya dan menyapa dengan sopan ketika tahu siapa yang datang.


"Saya mau cari Farhan ...


dia dimana yaa?"tanya Bapak tersebut.


"Pak Farhan sepertinya belum datang Pak"jawab Elly lagi,sementara Fitri hanya menyimak saja tapi dengan ikut berdiri juga dengan sopan.


"Ooh...


nanti kalo dia sudah datang tolong suruh menghadap saya"


"Baik Pak!"jawab Elly dan Fitri serempak sambil mengangguk sopan.


"Kalo gitu saya permisi.


selamat pagi!"


"Pagi Pak!"


Dan Bapak yang di duga atasan mereka pun berbalik badan dan berjalan ke arah pintu keluar,Fitri pun melangkah ke arah pintu untuk menutup nya dengan rapat.


"Hhuuhh....!"


Fitri menghela napas dan membuang nya sambil mengelus dada nya dan kembali ke kursi nya lagi.


"Ada apa yaa Pak Galang cari kak Farhan,apa gara-gara soal si Irene kemarin yaa?"tanya Elly ketika mereka sudah kembali duduk di posisi nya masing-masing.


"Bisa jadi...


gue tadi sebebernya deg-degan tahu...


secara kita tadi lagi ngomongin si Irene,takutnya kita juga kena kan kejadian si Irene kemarin lagi sama kita!"jawab Fitri sambil celingukan ke arah pintu takut kepergok .


"Iyaa yaa..tapi kalo kita juga di tanyain soal kemarin itu,kita jawab aja seadanya,soal efek selanjutnya itu kita fikirkan nanti.


Ok...cus kita kerja aja!"ujar Elly berusaha santai .


Dan mereka pun akhirnya mulai melakukan pekerjaan yang harus nya mereka kerjakan.


...------...


Tok....tok...tok


"Irene....


Ada yang nyariin tuuh!"terdengar suara pintu dan suara Bu Ratna dari balik pintu kamar Irene,sementara Irene baru keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang di lilitkan di tubuhnya.


"iyaa Bu,sebentar...

__ADS_1


Irene ganti baju dulu!"


__ADS_2