Jodoh Terpaksa ,Karena....

Jodoh Terpaksa ,Karena....
sakit


__ADS_3

"ayo naik...!"ucap Andra saat melihat Irene masih berdiri dengan wajah pucat nya dan terlihat bingung,sementara Andra sudah duduk di atas motor dengan posisi siap melaju.


"ayok...mumpung hujan nya dah reda,tuuh lampu juga dah pada nyala"ucap Andra lagi.


"i iyaa..."dan Irene pun dengan perlahan naik ke motor di belakang Andra sambil memasang helm nya.


"udah belum?"


"udah"


Dan motor pun melaju dengan kecepatan sedang karena jalanan licin sehabis hujan juga Andra khawatir dengan keadaan Irene .


Sepanjang perjalanan mereka terdiam,hanya hati mereka saja yang bicara,sedangkan mata mereka pokus memperhatikan jalan.


saat sampai di perempatan jalan perumahan motor Andra terus melaju lurus yang membuat Irene terkejut dan menepuk punggung Andra.


"kok lurus ...rumah ku kan belok ke kanan"teriak Irene.


Andra yang kaget dengan teriakan dan tepukan tangan Irene di punggung nya,langsung mengerem secara mendadak.


"huuh...maaf,aku fikir bisa kan lewat sana juga,biar sekalian"ucap andra yang sudah posisi stabil di atas motor yang berhenti.


"sekalian apa?'irene keheranan.


"sekalian ke arah gang rumah ku,itu lurus kesana ,nanti habis dari sana aku anterin kamu.ok!"Andra menjelaskan sambil menunjuk ke depan jalan yang akan di lalui nya.


"memangnya bisa gitu!


tapi beneran yaa!"


"iyaa...


percaya deh,ya udah kita jalan lagi"


dan Andra pun mulai melakukan motor nya lagi.


Hingga sekitar lima menit motor Andra berhenti di depan sebuah rumah yang lumayan besar juga .


"kok berhenti disini,ini rumah siapa"Irene terlihat bingung sambil memperhatikan rumah itu dan sekeliling nya.


"ini rumah saya"ucap Andra yang kembali merubah kata untuk nya,dari gue,aku sekarang saya,tapi Irene gak begitu mikirin perubahan kata tersebut.


"terus mau ngapain kamu ngajak saya ke rumah kamu"tanya Irene dengan heran.

__ADS_1


"biar kamu gak curiga sama saya lah..


"ucap Andra lagi sambil mulai mengarahkan motor nya menuju pintu gerbang.


"tunggu...tunggu"ucap Irene yang membuat Andra menghentikan arah motor nya.


"kenapa?"tanya Andra.


"hmm...aku gak usah mampir deh,aku langsung pulang saja!"ucap Irene sambil menundukkan wajah yang terlihat ragu.


"kenapa memang nya,?"


"aku...a ku..hmm pokoknya udah aku pulang aja,udah malem juga kan,gak enak sama ibu aku takut khawatir,kan hujan nya dah reda!"


"baiklah...itu kemauan kamu yaa"ucap Andra sambil memutar arah motor nya ke arah jalan dan langsung melaju,sementara Irene diam-diam masih memperhatikan rumah yang menurut Andra itu rumahnya.


Tidak lama kemudian Irene menepuk punggung Andra.


"stop ..stop di sini aja,itu rumahku"


dan Andra pun menghentikan laju motor nya,dan Irene pun segera turun diikuti Andra.


"ya udah yaa,aku masuk,makasih udah mau nganterin,ini helm nya"ucap Irene sambil menyerahkan helm ke Andra dan berusaha merapihkan baju dan rambut nya biar agar rapih.


"aku boleh mampir gak"tanya Andra sambil menerima helm dari Irene.


"Ren...kenapa gak boleh masuk,saya mau minta maaf ke orangtua mu,saya yang salah yang udah buat kamu pulang malem kaya gini"ucap Andra memelas sambil terus memegang tangan Irene.


"lain kali aja ya..please kamu pulang,biar aku yang jelasin ke ibu juga ayah"ucap Irene sambil menarik paksa tangan nya.


"ya udah...tapi kamu harus yakin kalo saya pasti kesini untuk menjelaskan ke ortu kamu,biar kamu gak di cap jelek oleh keluargamu gara-gara kejadian ini,oke!"


"yaa..."ucap Irene singkat.


"saya pulang yaa.. sekali lagi maafin saya,dan tunggu saya yaa"


Andra pun menghampiri motor nya dan memakai helm nya lagi,serta mulai menghidupkan dan sebelum melaju kembali menoleh ke arah Irene yang masih berdiri diam.


Andra pun melambaikan tangan nya sembari melajukan motor nya.


Dan setelah motor Andra tidak terlihat Irene pun melangkah masuk ke arah pintu gerbang rumahnya dan membukanya.


"assalamualaykum..."Irene mengucapkan salam begitu tiba di depan pintu rumah nya.

__ADS_1


dan terdengar sahutan perempuandari dalam rumah.


"waalaykumsalam warahmatullah...."


dan pintu pun terbuka,nampak seorang wanita paruh baya.


"Alhamdulillah kamu akhirnya pulang...


mana teman nya,tadi kata kamu pulang bareng teman?"ucap ibu nya Irene sambil celingukan ke arah luar.


"udah Irene suruh pulang bu,..tadi seeh dia mau mampir,tapi Irene tolak,dah malem,Irene ngantuk soalnya"ucap Irene sambil masuk ke dalam rumah nya.


"oohh...iyaa juga seeh,ya udah kamu lamgsung bersih-bersih dulu sana,terus istirahat,kalo mau makan itu masih ada makanan di meja makan"


"gak akhh.. Irene langsung tidur az yaa,ngantuk!'ucap Irene sambil masuk ke kamar nya.


"iyaa udah sana,tapi jangan lupa sholat dulu yaa nak"


"iyaa Bu..."


tiba dalam kamar Irene langsung melempar tas nya ke kasur,setelah itu langsung menuju kamar mandi dan melepaskan pakaian dengan memperhatikan pakaian nya yang terlihat ada kotoran di balik gaun nya.


"ini noda apa yaa,kok hitam gini"Irene berusaha mengucek noda itu dengan air dan terlihat memudar.


"akhh biarin lah,besok aja di cuci nya"Irene melemparkan pakaian ke tempat pakaian kotor,dan dia pun menuju bathup tuk merendam badan nya dengan air hangat.


"akhh...kenapa badanku pada sakit gini yaa,aww perih lagi"guman Irene setelah nadanya terendam air hangat,sambil menggosok gosok badan nya dengan pelan sambil meringis.


setelah sekitar tiga puluh menit,ritual.mandi dengan berendam selesai.


Irene pun bersiap tidur setelah memakai piyama,tidak lupa mengambil ponsel nya tuk di isi batrenya nya,setelah itu mengambil mukena untuk sholat isya.


setelah merapihkan mukena Irene menuju tempat tidur.


"hooaamm....ngantuk banget ,tapi badan masih gak enak gini yaa,tidur dulu akhh,semoga besok badanku pulih lagi"dan


Irene pun merebahkan tubuhnya ke kasur yang sedari tadi seperti memanggilnya,dan menyelimutinya.


"yaa Allah....ampuni hamba mu ini" dan mata Irene pun terpejam .


sementara di luar kamar tepatnya di ruang makan,ibu nya Irene yang sedang duduk di kursi makan segera beranjak.


"sepertinya Irene gak keluar lagi,mungkin dia kecapean dan langsung tidur...

__ADS_1


ya udah aku juga tidur deeh kalo gitu"guman ibunya Irene yang bernama Ratna.


Bu Ratna pun menuju kamarnya yang sudah ditunggu suaminya.


__ADS_2