
"Saya terima nikah dan kawinnya Irene Ayuningtyas binti Galang Prayoga dengan mas kawin emas seratus gram dan uang tunai satu milyar rupiah!'
"Bagaimana para saksi ...
sah..!
"Sah!!!'
"Alhamdulillah "
Semua yang hadir tampak bahagia dan ceria sambil mengusap wajah dengan kedua telapak tangan saat petugas pernikahan membacakan doa-doa untuk kedua mempelai.
"Silahkan di hadirkan mempelai wanitanya!"ucap Pak penghulu serah selesai membacakan do'a.
Semua pun menunggu kedatangan mempelai wanita yang sedang di jemput oleh kedua orangtuanya.
Tampak Andra yang seperti gelisah hingga pandangan nya terus saja menuju arah datangnya wanita yang sudah sah jadi istrinya tapi belum muncul juga.
Andra masih duduk di depan penghulu yang di dampingi kedua orang tuanya.
Hatinya bergetar saat menunggu wanitanya tersebut.
Hingga akhirnya yang di tunggu pun mulai kelihatan,semua mata pun tertuju pada arah kedatangan pengantin wanita yang berjalan perlahan diapit oleh kedua orangtuanya serta di iringi oleh Asti dan Mira ,dua sahabat Irene yang sengaja memberi dukungan di hari bahagia Irene hari ini.
Mempelai wanita sudah duduk disamping Andra yang diam terpaku dengan penampilan Irene yang dalam pandangan nya sungguh cantik dan anggun.
"Sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri!
tapi sebelum saya menyerahkan buku nikah ini,mari nak Andra mengikuti ucapan saya untuk membaca taklik pernikahan!"titah Pak penghku yang di balas anggukan oleh Andra.
Dimulailah acara pembacaan taklik pernikahan oleh Pak penghulu dan di ulang oleh Andra,semua yang hadir menyimak termasuk Irene yang terdiam sambil mendengarkan.
"sekarang kalian tandatangani buku nikah ini!"
Andra yang terlebih dahulu membubuhkan tanda tangan,setelah itu baru Irene .
"Ini buku nikah kalian,silahkan di buka dan di unjukin ke hadirin juga juru kamera,untuk memberitahukan jika kalian sudah sah jadi suami istri secara agama dan negara,dan buku nikah ini adalah buktinya.
Andra dan Irene pun bangkit dan membuka buku nikah dan di taruhnya di bagian perut dan menghadap ke arah hadirin dan mereka memutar ke sekeliling agar yang mau mengambil photo lebih gampang.
"silahkan dipakai cincin nikahnya,dan jangan lupa nak Andra serahin mas kawin nya dan setelah itu neng Irene mencium tangan suaminya dan di balas oleh nak Andra dengan mencium keningnya."titah Pak penghulu pada kedua mempelai.
__ADS_1
Walau dengan sedikit gugup dan grogi Andra dan Irene pun bangkit kembali dari duduknya dan berhadapan,disaksikan seluruh hadirin Andra menyematkan cincin emas yang diambil dari kotak maskawin ke jari Irene sambil tersenyum malu,dan Irene pun melakukan hal yang sama ke jari Andra,cuma bedanya cincin yang dipasang di jari Andra bukan terbuat dari emas,tapi dari perak kualitas tinggi karena dalam Islam bahwa laki-laki di larang memakai perhiasan yang terbuat dari bahan emas.
Irene pun mencium tangan Andra yang sudah resmi jadi suaminya setelah selesai menyematkan cincin yang tentunya di sertai kilatan Blitz kamera dari para tamu undangan juga para crew photografer.
Andra pun membalas dengan mencium kening Irene yang tertutup hiasan kerudung nya tapi masih tetap terasa oleh Irene hingga menimbulkan getaran di hatinya yang membuat bulu-bulu halus di tubuhnya meremang.
Dalam posisi masih berdiri Andra kembali menyerahkan kotak bingkisan berisi perhiasan maskawin dan kertas simbolis yang bertuliskan jumlah rupiah maskawin.
Irene menerima dengan senyum yang malu-malu tapi nampak bahagia..
Setelah rangkaian prosesi akad nikah selesai,maka sang pemandu acara memberi arahan agar kedua mempelai menuju pelaminan untuk melakukan acara sungkem pada orang tua .
Tapi sebelum acara sungkeman,kedua mempelai dan kedua orang tua dari kedua mempelai duduk di kursi pelaminan,orangtua perempuan duduknya di sebelah mempelai laki-laki dan otangtua laki-lak duduki di sebelah pengantin perempuan.
Setelah acara sesi photo,mereka kembali duduk di kursi masing-masing,hingga terdengar arahan dari MC jika acara sungkeman akan segera di mulai.
Dimulai dengan iringan musik yang mengalun syahdu,maka sang MC mulai mengarahkan kedua pengantin untuk sungkem meminta doa serta ampunan pada kedua orangtuanya.
Di mulai Irene yang berjalan dan bersimpuh di pangkuan Ibunya,juga Andra yang menuju tempat ibunya dan juga bertekuk lutut menghadap mamanya.
Terdengar untaian kata yang di bacakan MC perempuan mewakili ungkapan kata kedua mempelai yang di tujukan kepada kedua Ibu mereka,yang dengan khidmat Irene dan Andra mendengarkan sambil bersimpuh dipangkuan Ibu mereka yang tidak kuasa menahan air mata,hingga sesekali Ibu mereka menyeka air mata yang tidak bisa di tahan,terlebih Ibu nya Irene yang sampai terisak ketika ucapan MC yang mewakilkan Irene meminta doa atas akan dimulainya hidup baru bersama suaminya,tidak hentinya Bu Ratna mencium wajah Irene,begitupun Irene tidak bisa membendung airmata yang tumpah,karena apa yang di bacakan pemandu acara adalah curahan hatinya yang dia tulis secara pribadi untuk Ibunya.
Terlihat bahu Irene terguncang akibat tidak kuasa menahan rasa haru juga sedih karena harus berpisah dari Ibu nya, Pak Galang yang berada di sebelahnya pun ikut menyeka air mata nya.
maafkan Irene yang pernah membuat Ibu sedih, Ibu menangis,kecewa bahkan marah akibat ulah dan perbuatan Irene.
Irene sadar apa yang Ibu lakukan adalah semua untuk kebaikan Irene.
maafkan Irene yang belum bahkan mungkin tidak bisa membalas semua yang telah ibu lakukan pada Irene.
Ibu...
terima kasih sudah merawat Irene dengan sangat baik,dengan penuh kasih sayang yang luar biasa.
mengandung...
melahirkan,menyusui serta merawat dan mendidik Irene hingga Irene bisa seperti saat ini.
Ibu...
hari ini Irene menikah dengan laki-laki pilihan hidup irene yang in syaa Allah dia adalah pria terbaik yang Allah pilih menjadi pendamping Irene hingga akhir hayat.
__ADS_1
Ibu...
tolong restui dan doakan Irene agar Irene bisa jadi istri yang baik dan benar serta selalu menyenangkan suami dalam bimbingan agama dan tidak melanggar perintah agama.
doakan Irene agar rumah tangga Irene selalu berada dalam koridor yang benar.
terima kasih Ibu..
Irene sangat menyayangi mu.!"
Berbeda dengan Andra yang bisa mengendalikan diri,tapi tidak dengan mamanya yang berurai airmata saat mendengar kata perkata yang di bacakan pemandu acara sebagai perwakilan suara hati Andra untuk mamanya.
"Mama...
kau adalah wanita pertama yang hadir dihidupku,yang pertama mengenalkan ku pada dunia,setiap hari hanya engkaulah wanita yang selalu menemaniku salam suka dan duka.
mama..
kau adalah wanita tersabar dan terhebat yang ku kenal hingga kau lah cinta pertamaku.
mama...
hari ini aku bersimpuh di hadapanmu,meminta maaf dari segala kesalahanku yang pernah membuat mu kecewa,menangis dan marah..
mama..
terima kasih sudah menjadi mamaku dan sampai kapanpun kau tetap mamaku yang kucintai,dan baktimu tidak akan berhenti sampai kapanpun.
mama...
hari ini aku menikah dengan wanita pilihanku,tapi bukan berarti mengantikan mu.
aku hanya minta kepadamu mama,untuk memberikan doa dan restu atas niatku yang ingin menyempurnakan agamaku.
bimbing terus aku agar bisa menjadi suami dan imam yang baik untuk istri dan keluargaku kelak.
mama...
terima kasih atas segalanya.
aku mencintaimu mama!"
__ADS_1
Para tamu undangan bahkan pada crew dan panitia pun ikut terharu serta tidak sedikit yang menitikan airmata melihat pemandangan tersebut.