Jodoh Terpaksa ,Karena....

Jodoh Terpaksa ,Karena....
pengenalan


__ADS_3

hallo reader.....


karena udah memasuki episode 30,maka mari kita mengenal tokoh karakter di novel ini versi penulis 😁


Kita mulai dari keluarga Irene.


Irene Ayuningtyas adalah gadis yang cantik,putih dengan postur tinggi langsing kalo artis mungkin mirip laudya Chintya Bella πŸ˜πŸ˜‹.


Kalau karakternya dia itu tipe penurut,baik,tapi jarang bergaul hingga tidak punya banyak teman,tapi bukan berarti tidak membuka hati untuk berteman ,Irene hanya mengikuti orang saja,jika ada orang yang ingin ngobrol atau dekat dia terima tapi tidak pernah memulai duluan hanya untuk sekedar pingin berteman.


Bu Ratna....


Ibunya Irene adalah sosok Ibu yang tegas,tapi karakternya sedikit kaku hingga terlihat kasar,judes atau galak bagi orang yang sepintas melihat,padahal itu casing luar saja,tapi kalo aslinya dia penyayang dan penyabar serta pengertian walau kadang tetep suka emosi,namanya juga emak-emak 🀣🀣


Pak Galang...


Adalah ayah yang penyayang,sabar dan lembut terhadap keluarganya,tapi tidak jika sedang berada di kantor,wibawa dan ketegasan nya jelas terlihat.


beliau hampir tidak pernah marah pada istri dan anaknya.


Keluarga Andra.


Andra Yudistira adalah sosok karakter laki-laki yang sangat bertanggung jawab,secara fisik orangnya tinggi


dengan wajah bersih dan rapi dalam berpenampilan.


soal ganteng tidaknya kan tergantung rasa orang yang melihat,iyaa kan yaa,πŸ˜‚


soal dia play boy atau gak di masa lalu nya itu kita harus tanya ke mamanya 🀣🀣🀣.


kalo artis dia mirip Rama Michael.


Indri Prameswari


adalah Adek perempuan Andra yang baru kuliah semester empat


dengan postur tubuh sedikit bongsor tapi tidak gemuk,kadang jiwa ababi nya suka muncul,tapi Indri juga orangnya supel dan ramah,dia tidak pernah membatasi pergaulan walaupun dia anak orang kaya.


kalo artis dia itu mirip Michele Judith.


mama Indira..


ibunya Andra yang berpenampilan sosialita tapi sangat sayang dengan anak-anak nya,walaupun dia sibuk dengan kegiatan nya tapi dia tidak pernah melupakan tanggungjawabnya sebagai seorang istri dan ibu,kalo di miripin artis bayangin sendiri aja yaaπŸ˜‚


papa nya Andra.


author sebut aja namanya Adrian.

__ADS_1


jadi nama Andra itu gabungan nama papa dan mamanya (maksa yaa)🀣


sosok lelaki yang penuh wibawa karena dia mempunyai banyak perusahaan,wajar jika dia sangat sibuk hingga kadang lupa dengan kewajiban nya sebagai ayah tapi dia tidak egois ketika sangat di butuhkan dia akan mementingkan urusan keluarganya.


keluarga Asti.


Asti Widiastuti.


adalah teman Irene dari kecil,selain tinggal satu komplek cuma beda gang doang juga memang mereka merasa cocok satu sama lain,Asti yang sangat peduli pada Irene membuat Irene pun nyaman berteman dengan Asti.


karakter Asti yang ceplas ceplos tapi sangat melindungi dan peduli pada teman baiknya,rada bawel tapi menyenangkan.


postur pisiknya agak pendek dari Irene,kulit kuning langsat sedikit,kalo artis mungkin mirip Sandy Aulia waktu remaja🀣


tapi itu kembali ke khayalan pembaca aja,karena penulis gak paham dengan nama-nama artis.


Ibunya Asti.


kita sebut saja namanya Dewi.


dengan postur tubuh montok sedikit gemuk,kulit putih dengan karakter hampir mirip Asti,tapi lebih cerewet dan bawel ,maklum lah namanya juga emak-emak apalagi punya anak macam Asti.


kakaknya Asti.


kakaknya Asti yang bernama Adi itu orangnya kalem,sangat jauh berbeda dengan Asti,Adi juga punya tubuh bagus dan wajah yang menarik hingga banyak di sukai cewek,tapi tetep sangat menjaga dan menghargai wanita karena dia juga sangat sayang dan peduli dengan ibu dan adiknya.


di sini saya belum membahas dan menampilkan sosok ayah Asti tapi ayahnya Asti masih ada kok,dia itu orangnya rada pendiam apalagi kalo berhadapan dengan anak perempuan dan istrinya hingga terkesan kalah,padahal dia cuma malas aja berdebat.


nanti kita tampilkan yaa...


Oke reader....


itu sekilas bayangan tentang tokoh karakter di novel ini,tapi semua kembali ke khayalan pembaca yaa. ..


happy reading..


...#####...


"Kamu udah yakin ren...?"tanya Pak Galang saat mereka sudah selesai makan malam tapi masih berada di meja makan.


"in syaa Allah Yaah....!"jawab Asti sambil mengangguk dengan yakin.


"memangnya kamu udah lama kenal sama cowok itu,?"Bu Ratna ikut bertanya.


"Belum seeh Bu,tapi gak tahu Irene merasa yakin aja sama dia"jawab Irene sambil sedikit menunduk dan mengerjapkan matanya seolah menutupi sesuatu.


"apa karena kamu sedang jatuh cinta hingga tidak bisa berfikir tentang baik buruknya memutuskan pilihan tanpa mempertimbangkan efek selanjutnya?"Bu Ratna menatap Irene mencari kepastian.

__ADS_1


"Yaa...


memang Irene jatuh cinta Bu sama dia,maka itu Irene gak mau mengumbar rasa ini lebih lama tanpa kejelasan arah kedepannya .


Irene takut malah berbuat hal yang bikin malu ibu dan Ayah!"Irene makin menunduk,antara malu dan merasa bersalah.


"Irene benar Bu,


Ayah hargai pendapat dan keputusan kamu,Ayah restui pilihan kamu,walaupun ...


Ayah jadi sedih karena sebentar lagi akan kehilangan kamu"ucap Pak Galang sambil mengusap kepala Irene dengan mata yang sedikit berembun,dan sontak membuat Irene mendongak melihat ke arah Ayahnya.


"Ayah...


Irene kan gak kemana-mana"sambil meraih tangan Ayah nya yang masih berada di kepalanya dan menciumnya penuh rasa haru.


"Bukan begitu...


sebagai Ayah yang memiliki anak perempuan pasti akan menyadari jika suatu saat nanti ada yang meminta dan kamu menyukai nya maka Ayah harus merelakan nya jika nanti kamu di bawa oleh suami mu,


seperti dulu Ibu kamu Ayah bawa kesini meninggalkan orangtua nya.


jadi sekarang Ayah merasakan apa yang orangtua Ibu kamu rasakan."Pak Galang tidak bisa menahan rasa di dalam hatinya hingga suara sedikit tercekat dan parau saat berbicara.


Irene pun bangkit dari kursi dan mendekati Ayah nya serta memeluknya dari belakang,dan melingkarkan kedua tangan nya di leher Ayahnya.


"Maafin Irene Ayah,jika ini terlalu cepat sementara Irene belum bisa berbakti pada kalian"ucap Irene sambil meletakan kepalanya di bahu Ayahnya.


sementara Bu Ratna sudah tidak bisa berkata apa-apa saat melihat adegan antara anak dan suami nya karena dia pun merasakan rasa yang sama dengan suaminya bahkan lebih karena dia sebagai Ibu yang lebih sering bersama Irene,hanya terdengar suara Isak pelan dari mulut Bu Ratna


"Ibu...!"


Irene melepas pelukan ke Ayah nya dan menghampiri ibunya ketika mendengar suara isakan dari arah Ibunya.


"maafin Irene yaa Bu...!"sambil meraih tangan Ibunya yang baru saja mengusap sudut matanya,dan Irene mencium tangan Ibunya serta memeluk dan mencium pipi Ibunya kiri kanan dan menyenderkan kepalanya di dada Ibunya.


Bu Ratna pun membalas pelukan anaknya dan merangkul pundak Irene sambil mengusap-usap nya.


"yaahh....


Ibu juga minta maaf jika selama ini belum bisa jadi Ibu yang baik buat kamu tapi kamu sudah mau diambil orang, Ibu bisa kesepian nanti kalo kamu gak ada di rumah ini lagi"


"Yaa Ibu bikin anak lagi aja!!"


mendengar jawaban anaknya sontak Bu Ratna mendorong tubuh Irene dari pelukan nya,dan menyadari reaksi Ibunya Irene cepat-cepat bangkit dari kursi dan kabur meniggalkan orangtuanya sambil terkekeh menuju kamarnya.


"Ireeeennn.....!!!"

__ADS_1


__ADS_2