Jodoh Terpaksa ,Karena....

Jodoh Terpaksa ,Karena....
resepsi


__ADS_3

Alunan musik pengiring yang romantis bergema di sebuah ruangan yang di hias mewah bak negeri dongeng,perpaduan warna gold berkilauan seantero ruangan yang sudah di penuhi para tamu undangan.


Perlahan,dari sebuah sudut ruangan,munculah sepasang pengantin bak ratu dan raja saling mengaitkan tangan,berjalan perlahan dengan senyum yang tidak pernah lepas dari bibir mereka,mereka berjalan pelan sesuai arahan mc agar seirama dengan musik pengiring yang sudah bergema,tampak di belakang pengantin orang tua dari kedua mempelai yang juga menebar senyum kepada setiap tamu yang menyambut nya di sisi kiri dan kanan yang yang juga tidak mau melewatkan momen dengan mengabadikan nya dengan ponsel mereka,Kilauan Blitz dari kamera ponsel juga kamera para crew photografer saling berkilauan di antara ruangan tersebut.


"Waah...


cantik dan ganteng yaa pengantin nya"


"Wuiih mewah banget pestanya yaa"


"Iyaa dong namanya juga pesta orang kaya.


anak pertama pula"


"Beruntung banget yaa Irene bisa jadi mantu bigbos"


"Andra juga beruntung bisa dapetin Irene yang cantik gitu"


Begitulah kurang lebih komentar para tamu saat pengantin melintasi mereka,ada yang memuji,ada yang iri,ada yang ikut bahagia,ada yang nyinyir dan berbagai macam komentar lagi.


Pengantin dan orang tua sudah tiba di kursi pelaminan yang mewah,sementara para pengiring pengantin sudah membubarkan diri ketika pengantin dan para orangtua sudah duduk di pelaminan,hingga tibalah acara para tamu boleh menikmati hidangan dan mengucapkan selamat pada kedua mempelai


Para tamu pun semakin ramai memenuhi undangan.karema Pak Adrian mengundang semua kolega serta rekan dan kenalan dari berbagai kalangan serta kota dan lokasi,begitupun juga Pak Galang,walaupun beliau bukan owner dari perusahan tapi Pak Galang cukup banyak mempunyai kenalan dan relasi bisnis dari berbagai supplier dan distributor yang bekerja sama.


Para tamu pun mulai menuju pelaminan untuk memberikan ucapan selamat setelah mereka selesai menikmati hidangan.


pengantin pun tidak pernah melepas senyum kepada setiap tamu yang memberikan ucapan selamat dan doa.


"Selamat yaa bro ...


gak nyangka gue,kok lu tiba-tiba nikah tapi gak ngenalin pacar lu sama gue.


takut gue embat yaa"sebuah rangkulan dan tepukan dukungan serta candaan yang serai tawa bahagia meluncur dari sahabat Andra dari semasa kuliah yang memang sangat dekat dengan Andra diatas pelaminan,kebetulan tamu sedang sepi yang mengucapkan selamat,dan memang itu dia sengaja agar dia bisa leluasa ngobrol dengan Andra.


"Gak dadakan seeh sebenernya,cuma memang gue gak ikut nyiapin,semua ortu yang sibuk,kan gue nya gak disini,lagi tugas.


ini kenalin bini gue.

__ADS_1


ren...ini sahabat saya,namanya Fardhan!".


Andra memperkenalkan sahabatnya ke Irene,begitupun sebaliknya.


Irene hanya mengangguk dan mengatupkan kedua telapak tangan nya,Irene menghindari bersentuhan dengan kawan jenis yang bukan mahram nya.


"Lu harus cerita ke kita-kita yaa,awal lu terpikat dengan gadis cantik ini hingga lu mutusin dan yakin untuk milih dia jadi bini lu.


sekalian cerita malam pertama,


hahaha"dan kalimat terakhir Fardhan bisikan di telinga Andra yang di balas dengan toyoran di kepala Fardhan oleh Andra.


Irene yang melihat itu hanya tersenyum.


"Eehh nanti kita kumpul di sana aja yaa bareng yang lain juga!"Andra menunjuk tempat di luar gedung yang juga di dekor megah tapi dengan nuansa alam yang indah.


Andra dan Irene memang akhirnya memutuskan mengambil venue yang dua ruangan,yaitu indoor dan outdoor.Senhaja mereka memilih tempat ini karena untuk mewaspadai hal yang tidak di inginkan,misal lagi acara tiba-tiba ada angin dan hujan,para tamu bisa masuk ke ruangan dalam,kali mereka memilih yang outdoor Takut repot jika ada danger.


Di gedung ini juga ada hotel yang bisa sewa untuk para tamu keluarga yang jauh tempat tinggalnya,juga untuk pengantin tentunya.


Fardhan mengangguk sambil mengacungkan jempolnya tanda setuju sambil berlalu dari hadapan pengantin yang sudah di tunggu tamu lain yang ingin bersalaman juga photo-photo.


Setelah selesai berkeliling di ruangan dalam,pengantin pun berjalan ke arah pelaminan untuk acara sesi photo-photo.


Dari mulai photo bareng orang tua,dengan kerabat dengan saudara,dengan reman SD,SMP,SMA,kuliah bahkan teman kerja,serta photo dengan siapa saja yang ingin berphoto dengan pengantin.


Setelah selesai dan semua kembali ke aktifitasnya,ada yang pulang ada yang masih ngobrol,pengantin pun turun dari pelaminan dan berjalan ke arah ruangan luar yang sudah di tunggu para tamu yang kebanyakan anak muda sebaya Andra dan Irene yang memang sengaja kumpul di outdoor,selain di dalam cukup pengap juga bisa menikmati suasana kota di malam hari yang terlihat damai dari lokasi ini yang berada di lantai lima.


"Kita jadi kayak reunian gini yaa...


seneng banget rasanya bisa ketemu dan ngumpul lagi,padahal kalian sedang pada sibuk.


makasih yaa bro udah pada hadir di acara gue!"


.Andra mengepalkan tangan nya dan memberi jotosan pada teman-teman nya yang di hampiri satu-satu dan mereka pun membalas jotosan persahabatan dari Andra dengan jotosan pula di kepalan tangan.


"Santai bro..

__ADS_1


kita semua ikut bahagia kok dengan pernikahan dadakan kalian."jawab Arif salah satu sahabat Andra yang mendapat jotosan terakhir dan merangkul Andra .


"Yuukk yang lain gabung aja sini.


ayook...ayook!


pinta Andra ke arah teman-teman nya Irene yang sedang ngobrol dengan Irene sambil ketawa-ketawa.


Irene yang mendengar ajakan Andra tiba-tiba berhenti ngobrol dengan teman nya dan langsung menoleh kearah Andra yang disertai anggukan,hingga akhirnya teman Irene yang cewek semua menghampiri sekelompok para cowok temannya Andra


Mereka pun akhirnya bergabung dengan mendekatkan dua meja yang berisi aneka makanan dan minuman yang di kelilingi pengantin dan teman-teman nya.


"Ayook Doong cerita,gimana niih awal kalian ketemu dan memutuskan menikah kilat gini."Arumi yang sudah lama penasaran bertanya mendahului yang lain,karena dari dulu irenr gak pernah menjawab dengan detail.


"Iyaa dong...


ayook cerita,


malah lirik-lirik an..


ntar aja lirik-lirik mesra nya kalo dah di kamar,kalo disini belum boleh,Ingan masih banyak jomblo disini!"


Fardhan ikut menimpali ketika melihat Andra dan Irene malah saling lirik sambil melempar senyum.


"Gue harus cerita gimana yaa...


hhhmmm!"


Andra malah terlihat bingung sambil menggaruk belakang lehernya yang sebenernya tidak gatal tapi sedikit pegel.


Sebenarnya Andra ingin segera masuk kamar untuk merebahkan tubuhnya yang dari tadi lebih banyak berdiri dari pada duduk.


"Alasan lu akhh...


bilang aja pingin cepet masuk kamar!"semprot Sahrul salah satu temen Andra tertawa dan di balas tawa oleh yang lain juga ,sementara pengantin cuma tersipu malu.


"Baiklah...

__ADS_1


baiklah...


gue ketemu Irene itu di acara renuian yang waktu itu diadakan di kampus kita"


__ADS_2