Jodoh Yang Di Takdirkan

Jodoh Yang Di Takdirkan
Bab 23 ( Tidak ada Pilihan)


__ADS_3

Tak terasa waktu cepat berlalu, malam telah tiba. Indah mendengkus, sembari memegang ponsel, tak ada alasan menghindar dari ajakan pria itu,


" Aku tunggu di jam 10 pagi, di alamat ini! " ucap Bagus , siang tadi di tempat parkir kampus, sembari mengirim pesan WA alamat yang di maksudkan.


Indah belum memberikan jawaban sama sekali, ingin menolaknya, tetapi kata - kata itu tidak bisa keluar dari mulut, karena dirinya merasa belum siap. Walaupun tak memungkiri, ada sebagian lain ruang di hatinya, menyorak _kan kegembiraan.


Sembari menelungkepkan badan di atas kasur tak ber_ ranjang itu, hatinya benar benar bimbang memikirkannya.


" Masa kencan sama pria gay?, tapi apa benar pria itu gay? "


***


Minggu pagi


Indah pergi ke warung untuk sarapan dengan penampilan lusuh dan kucel, rambut pendek nya berantakan, kaos oblong serta celana katun pendeknya melekat di tubuhnya asal. Entah kenapa hari ini dirinya sangat malas untuk mandi pagi di pukul 5, seperti biasa.


Matanya terkejut, mendapati Arman dan Nella sedang duduk di warung, sembari menikmati tahu goreng dengan segelas teh hangat.


" Tumben sekali " bathin nya bertanya penasaran.


Arman menoleh , menyadari kedatangannya di kala baru saja gadis itu menaruh pantatnya ke bangku di warung itu.


" Indah" sapa Arman , dengan nada ramah, diikuti wajah Nella yang seketika menoleh ke arahnya.


" Kak Arman, tumben sarapan di sini? " ucap Indah seketika.


Bulu kuduknya serasa berdiri, sekilas memandang wajah Nella yang masam, tampak jelas bahwa Nella tidak suka dengannya. Indah kembali mengalihkan pandangan menatap Arman yang sedang berbicara membalasnya.


" Iya, memang sengaja nyari sarapan, mumpung libur, biasanya sih malas kalo hari hari biasa. " balas Arman polos.


" Oh gitu? " sahut Indah santai, kemudian memesan menu sarapan.


" Bagus tumben gak sarapan? " celetuk pemilik sekaligus penjual di warung.


" Biasanya dia juga sarapan di sini" lanjut Ibu Indah pemilik warung tersebut.


Indah sengaja tidak respon dengan pembicaraan itu, dirinya sengaja seolah sibuk ,mulai menyatap makanan yang ada di piring di hadapan nya.


Arman sedikit tersedak, hingga sekilas terbatuk. Nella seketika mendorong minuman ke mulut pria itu.

__ADS_1


" mesra banget, bikin iri" bathin indah menggerutu kesal, melihat adegan itu dengan ekor matanya.


" Bagus pergi kemarin, katanya ada keperluan, dan dia gak pulang tadi malam " jelas Arman kepada ibu indah, kemudian wanita yang umurnya hampir setengah abad itu mengangguk paham.


Setengah jam berlalu, Arman berdiri begitupun Nella. Pemuda itu mengulurkan tangan membayar jajanan pagi nya.


Indah sengaja tidak memperdulikan mereka, takut akan mendapatkan tatapan sinis dari Nella. Tetapi Arman memanggil dan berpamitan padanya. gadis itu sedikit tersentak lalu terkekeh dengan bibir kaku.


" Indah, kami pulang dulu ya, sampai jumpa lagi"


" Eh iya kak, silahkan " ucapnya membalas ucapan Arman.


Dirinya seketika menarik nafas , lega, ketika dua anak muda itu keluar dari warung dan berjalan menjauh.


" judes banget tuh cewek, gak pantas sama kak Arman, hati sama muka beda " gumamnya , menggerutu kesal, sembari bibirnya mengerucut.


***


Indah kembali ke kost kost annya, dan mendapati tidak ada seorang pun di kost ini, baik Sherly ataupun yang lain.


Gadis itu masuk dan kemudian mandi membersihkan diri, membuat dirinya terlihat segar dan bersemangat setelah keluar dari kamar mandi kost kostan.


" Gila.. baju ganti tinggal satu, mana mendung lagi, males nyuci deh, percuma ,gak bakal kering dalam semalam kayaknya"


Gadis itu merasa kesepian, karena semua teman temannya pergi. Di lihatnya jam di handphone, masih menunjukkan pukul setengah 9, Indah kembali menggerutu, kebingungan sendiri mau berbuat apa.


" Mau ngapain ya,.. " gumamnya lagi, sembari membuka laptopnya.


Teringat perkataan Bagus yang mengajaknya kencan, tetapi kemudian ragu, mengingat perkataan Arman yang mengabarkan kalo Bagus pergi dari kemarin. Gadis itu masih kebingungan, seolah sedang bermain puzzle yang harus segera di selesai kan.


Setelah lama berpikir, akhirnya Indah memutuskan untuk keluar, ke tempat di mana Bagus mengajaknya ketemu. Tanpa berganti pakaian, indah menyetater sepeda motor nya, kemudian melaju meninggalkan kost kost an.


Indah sudah tahu di mana jalan yang Bagus tulisan dalam pesan WA,tetapi belum tau dimana letak lokasi itu. Indah ingin menelphon Bagus, tetapi merasa malu dan gengsi, akhirnya dengan berbekal pengetahuan yang minim tentang jalan jalan di kota ini, gadis itu setengah percaya diri melintasi jalanan beraspal yang panjang. Hingga memakan waktu yang lama mencari lokasi tersebut.


Tiba - tiba langit mendung dan sangat gelap, petir mulai menyambar tanpa tujuan yang jelas, dan seketika hujan turun langsung lebat. Indah segera mencari tempat berlindung, mencari aman dari serangan petir yang tak jelas, bisa saja dirinya akan tersambar kalo tidak segera mencari tempat sembunyi.


Bajunya basah kuyup begitupun celana jeans nya, Memandang dirinya sendiri, gadis itu merasa miris, ini pakaian satu satunya yang dia punya, gimana besok kalo mau kuliah.


Beruntung hujan hanya turun kurang lebih setengah jam saja, Indah kembali menaiki motornya, dan sadar kalo dirinya sudah sampai di jalan yang Bagus tuliskan dalam pesan.

__ADS_1


Dengan berat hati, akhirnya Indah menelpon Bagus memberi tahu posisinya sekarang. Dengan hitungan detik, panggilan nya pun di angkat,


" Halo.. kak Bagus, aku sudah ada di jalan zzz no xxx , kakak ada di mana? " tanya nya dalam telepon.


***


Bagus segera mengangkat telepon begitu mendapat i nama Indah tertulis di layar. Pria berumur 22 tahun itu keluar dari dalam gedung pertemuan , pemuda itu sedang melakukan meeting bersama beberapa orang penting termasuk ayah kandung nya.


Kemarin malam, ayahnya menyuruh datang ke tempat ini, karena ingin di perkenalkan dengan klien, untuk sebuah pembangunan tempat rekreasi beserta penginapan di sekitar kota yang tak jauh dari lokasi dirinya tinggal di kota ini. Ayahnya ingin Bagus terlibat pembangunan tempat itu, membantu ayahnya mengawasi proses pembangunan tempat wisata tersebut. Walaupun dengan berat hati, Bagus bersedia menjalankannya.


"Kamu ada di mana, .. oh iya, aku akan segera menjemput mu, tunggu di situ, jangan kemana- mana, sebentar lagi aku sampai! "


Ternyata benar, tak berlangsung lama mungkin sekitar sepuluh menit an, Bagus datang menjemputnya, dengan pakaian yang masih rapi, berjas ,bahkan rambut yang biasanya berantakan , sengaja di ikat rapi ke belakang. Bagus nampak gagah dan tampan dengan setelan jas tersebut.


Indah sekilas terpukau dengan penampilan pria itu, tetapi kemudian tersadar dan mengalihkan pandangan.


" penampilan nya rapi bahkan sampai memakai jas, apakah dia akan mengenalkanku dengan orang tuanya? " bathinnya menjadi ragu dan juga takut,


" Mungkin lebih baik aku tadi tidak memutuskan datang" gumamnya menyesali.


Wajahnya memerah malu melihat penampilannya saat ini.


Gadis itu terlihat kedinginan dengan baju yang basah kuyup. Tanpa berkomentar apa apa, Bagus segera memerintah untuk mengikuti nya, hingga sampai di tempat tujuan mereka.


***


Indah segera terpukau ketika Bagus mengajaknya masuk dan melihat pemandangan taman yang asri, bunga bunga yang beraneka macan warna membentang di lahan sekitar 1 hektar. Ditengah tengah taman nampak danau kecil dengan pepohonan yang rindang, ada beberapa arena bermain yang sengaja di bangun di pinggiran taman itu. Ada juga tempat untuk berselfie bagi pengunjung.


Tak jauh dari taman itu, ada proyek bangunan yang sedang di kerjakan, mungkin akan di bangun sebuah penginapan di sana, pikirnya.


" Indah"


Sebuah panggilan menghentikan ketakjuban atas tempat ini, Gadis itu menoleh ke belakang, Bagus berdiri di belakang, sembari mengangkat sebelah alisnya.


Gadis itu terkekeh dan nampak malu, apakah dirinya terlihat Kampungan? .


Bagus membuka pintu dan menyuruh Indah masuk ke sebuah kamar. Gadis itu seketika membelalak. Apa maksud Bagus membawanya ke kamar?.


( bersambung)

__ADS_1


***


note author :hayo.. indah mau di apain sama bagus 🤭🤭


__ADS_2