Kebangkitan Sang Dokter Jenius

Kebangkitan Sang Dokter Jenius
Bab 33 di acara lelang


__ADS_3

Wu Shaoyang memandang Hua Fan seolah tak percaya sembari bergumam, "Apa itu undangan VIP?" Dia memang tak pernah melihat undangan VIP secara langsung. Ditambah fakta bahwa Hua Fan, seorang Menantu Numpang Mertua yang membawanya. Itu membuatnya heran.


Wu Shaoyang ragu, dia berpikir Hua Fan mencuri undangan itu dari orang lain. Namun, melihat petugas yang dengan tegas menegurnya tadi, dia tak jadi menanyakannya.


Hua Fan berjalan ke samping Xia Waner dan berkata, "Ayo kita masuk sekarang!"


Xia Waner merasa heran, bagaimana bisa Hua Fan punya kartu undangan VIP. Dia tampak murung sambil memikirkan soal kejadian Gu Fei yang tidur di ranjang semalam dan menjawab, "Bagaimana kau bisa dapat undangan VIP ini? Tapi ku harap kau jangan ikuti aku nanti saat sudah masuk ke ruangan!"


Dia berbicara sambil berbalik pergi meninggalkan Hua Fan. Melihat ini, Wu Shaoyang yang baru saja dicemooh petugas, dengan bangga berkata, "Ini adalah undangan VIP yang


memperbolehkanmu melewati batas ini saja. Fakta bahwa kau adalah Menantu Numpang Mertua di keluarga Xia itu tak akan berubah. Kalau kau tetap ingin masuk bersama Waner, itu hanya akan membuatnya malu!"


Melihat petugas keamanan yang ada di pintu tampak mengawasinya, Wu Shaoyang dengan cepat berjalan masuk ke dalam ruangan acara.


"Halo, Tuan Hua ... "


"Tuan Hua ... "


Tak ada satu pun orang mengira ini akan terjadi. Mereka penasaran, bagaimana bisa Hua Fan mempunyai undangan VIP seperti itu. Beberapa orang lalu datang dan menyambutnya.


Bagaimanapun, dia bisa saja mengeluarkan undangan yang dibawanya dan menunjukkan ke semua orang, bahwa dia bukan hanya Menantu Numpang Mertua di rumah Keluarga Xia.


Hua Fan menyapa para tamu yang menyambutnya sebelum masuk ke aula lelang.


Di undangan tertulis bahwa acara akan di mulai jam 8 malam. Tapi bukan berarti acara akan dimulai tepat pada jam 8!


Dengan demikian, para tamu undangan yang hadir bisa memiliki waktu untuk menyapa dan berbincang dengan tamu-tamu yang lain. Itu lah mengapa acara Lelang Dralord ini cukup menarik.


Lagipula, hanya beberapa orang terpandang yang ada di Yorkston yang bisa mengumpulkan begitu banyak orang penting di acara ini.


Ada banyak tamu undangan berkumpul di aula, yang membuat suasana sangat ramai dan mengubah acara pelelangan menjadi perjamuan. Mereka berbincang satu sama lain sambil bersulang. Entah mereka benar-benar tersenyum tulus atau hanya akting. Itu masih jadi misteri.


"Tuan Wu ..."


"Tuan Wu, siapa wanita cantik ini...

__ADS_1


Melihat Wu Shaoyang dan Xia Waner memasuki tempat acara, beberapa pria datang. Banyak dari mereka yang mengincar Xia Waner.


Wu Shaoyang lalu memperkenalkan Xia Waner kepada mereka, "Ini Nona Xia Waner dari Xia Group!"


"Ah... Aku tak menyangka bisa bertemu denganmu. Nona Xia!"


"Senang bertemu denganmu, Nona Xia!"


Xia Waner memang tak cukup terkenal di Keluarga Xia. Orang tak banyak mengenalnya lantaran pernikahannya dengan Hua Fan, itu lah mengapa banyak orang mengolok dan menertawakannya. Bahkan, tak satu pun dari pria-pria yang datang ke acara lelang hari ini mengenalnya.


Bahkan sekarang, mereka menatapnya dengan penuh ejekan.


"Ini Tuan Qin dari The Qwersen Group!"


"Ini Tuan Cen dari The Froyer Group ... "


Waner paham arti tatapan mereka. Saat Wu Shaoyang memperkenalkannya kepada mereka, Waner yang memang punya tujuan untuk datang ke acara ini, lalu menyapa penuh hangat.


"Ngomong-ngomong, aku ingin memperkenalkan seseorang!" Melihat Hua Fan yang berjalan menghampiri, Wu Shaoyang berkata sambil tersenyum, "Kenalkan, ini Tuan Hua yang terkenal di Yorkston!"


Di lingkungan konglomerat, masing-masing orang pasti saling kenal, walaupun mereka tidak pernah bertemu. Melihat Wu Shaoyang memperkenalkan Hua Fan secara formal, mereka penasaran dengan latar belakangnya.


"Tuan Wu, jangan buat kami terus menebak-nebak. Cepat kenalkan kami padanya," ucap seseorang.


Melihat semua orang penasaran, Wu Shaoyang tertawa terbahak-bahak, "Apa kalian tak pernah mendengar tentang Tuan Hua sebelumnya? Kalian seharusnya kenal Hua Fan kan?"


"Ah ... Dia Menantu Numpang Mertua di Keluarga Xia?"


"Tuan Wu, kau memang terlalu baik, bukan begitu? Kami di Tempat Lelang Dralord. Kami paham kenapa kau membawa Nona Xia ke sini. Kenapa kau bawa sesuatu tak berguna ke sini? Apa dia datang untuk jadi satpam?


Semua orang yang hadir paham maksud Wu Shaoyang. Mereka mulai menertawakan Hua Fan.


Xia Waner semakin gugup. Tapi dia tak bisa berkutik. "Hua Fan, bisakah kau menyingkir atau pergi ke tempat lain?" ucapnya tegas.


Mendengar ucapan Xia Waner, Hua Fan membalas, "Kau pikir aku mempermalukanmu?" balasnya tegas.

__ADS_1


"Bukannya memang begitu?" Wu Shaoyang mendengus, "Apapun yang kau lakukan, meski kau sudah melewati batas, kau tetap tidak bisa masuk ke lingkungan ini!"


"Apa kau tidak lihat? Mereka yang ada di sini harus berdiri di tempat yang berbeda. Mereka harus berdiri di tempat mereka masing-masing. Kalau tidak, mereka akan jadi bahan olokan orang lain!"


"Sama sepertimu, kau cocok dengan petugas di pintu masuk tadi. Sana pergi!"


Saat Wu Shaoyang berbicara, dia dengan bangga menunjuk-nunjuk sekitar.


Mengikuti arah Wu Shaoyang menunjuk, Tuan Qin lalu berkata, "Tuan Wu ... Tuan Hong sepertinya akan datang!"


Tuan Cen dari The Froyer Group langsung memuji Wu Shaoyang, "Sepertinya ada kemajuan dalam kerja sama antara The Midger Group dengan Bank Attrix. Kalau tidak, bagaimana mungkin Tuan Hong mau datang ke sini?"


"Maaf semuanya, aku harus pergi dulu. Itu bisa jadi salahku kalau Tuan Hong yang langsung datang menghampiriku," Wu Shaoyang masih terlihat sombong, meski nada bicaranya sopan. Dengan segelas anggur yang ada di tangannya, dia berjalan menghampiri Hong Yafeng.


Mengetahui Hua Fan telah mengambil undangan milik Lei Yunlong, Hong Yafeng lalu datang ke pelelangan lebih awal. Saat sibuk dengan tamu-tamu yang ada, dia sebenarnya sudah mengamati apa yang terjadi.


Melihat Hua Fan datang, dia bergegas menghampirinya.


"Tuan Hong, sebagai junior, seharusnya aku yang bersulang untukmu. Kau tak perlu melakukan ini," Wu Shaoyang membungkuk menyambutnya.


"Santai saja, Shaoyang!" Hong Yafeng menghentikan langkahnya dan bersulang, menikmati anggur merah dengan Wu Shaoyang.


Menenggak langsung setengah gelas anggur merah dalam satu tegukan, Wu Shaoyang menengok dan menatap dengan bangga ke arah Hua Fan. Dia tak sadar kalau Hong Yafeng menghampirinya karena melihat Hua Fan ada di sampingnya.


Xia Waner berbisik, "Hua Fan, bisakah kau agak ke sana? Aku mohon! Meski Tuan Hong sempat menyukaimu karena Lan Yuxin, tapi kali ini jangan harap dia akan membantumu!"


"Bisa jadi dia bahkan tak mengenalimu!"


"Begitu, ya? Oke, aku akan pergi kalau begitu!" Dia lalu mengangkat bahunya dan beranjak ke samping.


"Tuan Hong..."


"Halo, Tuan Hong..."


Para tamu langsung menuju ke arah Hong Yafeng dan menyambutnya, tokoh besar yang memang harus mereka hormati. Melihat Hong Yafeng berjalan ke arah mereka, mereka merasa sangat tersanjung.

__ADS_1


__ADS_2