
Saat ini, Hua Fan tidak punya banyak waktu untuk berpikir karena teknik "Lima Elemen Detoksifikasi" dan "Teknik Burung Mengacaukan Surga" sudah memenuhi pikirannya.
Otaknya sudah menyerap pengetahuan tentang kedua hal itu begitu Perintah Karma muncul. Tetapi karena dia sudah mengumpulkan terlalu banyak informasi jadi saat ini dia masih butuh waktu untuk mencerna semuanya. Akan tetapi, informasi itu secara otomatis sudah muncul di dalam pikirannya.
Tetapi teknik akupuntur sangatlah rumit, dan Hua Fan bahkan belum pernah melakukan keahlian ini sebelumnya. Ditambah lagi, dia juga tidak membawa jarum jika dia ingin mencobanya. Jadi dia hanya bisa melakukan "Teknik Burung Mengacaukan Surga" yang ada dipikirannya.
"Hei!!! Aku sedang bicara denganmu." Lan Yuxin melihat Hua Fan yang sedang linglung dan bertanya lagi, "Apa kamu benar-benar seorang dokter?"
"Oh... Maaf, tapi aku bukan dokter." Hua Fan reflek menanggapinya sambil terus mempelajari teknik yang ada di dalam pikirannya.
Rasa kecewa terlihat di muka Lan Yuxin, tapi dia masih tetap lanjut bertanya, "Lalu apa kamu seorang mahasiswa kedokteran?"
"Bukan juga." Hua Fan langsung menjawab karena dia sudah menguasai teknik itu. Tetapi dia bisa melihat keraguan di mata Lan Xinyu ketika dia sudah sadar dan berkata dengan cepat, "Tapi aku bisa menyelamatkan saudaramu. Dia diracuni, kan?"
"Diracuni? Tidak mungkin dia diracuni, jangan berbicara omong kosong!" Lan Yuxin langsung kecewa mendengar perkataannya.
Meskipun dia tidak tahu banyak tentang obat-obatan tetapi dengan tingkat keamanan yang dimiliki keluarganya, dia percaya bahwa tidak mungkin seseorang berani meracuni adiknya.
Tiba-tiba sebuah suara terdengar, "Jika kamu tidak tahu apa-apa, berhentilah berpura-pura dan jangan menipu orang. Tidak mudah untuk mendapatkan uang." Seorang laki-laki yang seumuran dengan Hua Fan menghampiri Lan Xinyu dan mengeluarkan kartu nama sambil berkata, "Nona Lan, namaku Kong Xinghai dan ini adalah kartu namaku. Bolehkah aku melihat adikmu?"
Melihat kartu namanya mata Lan Yuxin langsung berbinar, "Kamu dari Aula Dokter Terkenal? Bukankah ini tempat yang dijalankan oleh Kong Sanzhen yang terkenal itu?"
Kong Sanzhen adalah orang yang menjalankan Aula Dokter Terkenal, dia dikenal juga sebagai Tiga Jarum Kong dan merupakan tokoh terkenal di dunia medis Yorkston dan juga di negara ini. Kerjanya sangat hebat sehingga banyak pejabat tinggi di ibu kota bersedia datang ke Yorkston hanya untuk meminta bantuannya.
"Dia adalah kakekku." Kong Xinghai berkata dengan bangga.
"Kalau begitu cepat mendekat dan tolong lihat adikku. Selama kamu bisa menyelamatkannya, aku pasti akan membalas kebaikanmu." Mata Lan Yuxin membesar karena bersemangat.
"Nona Lan, ini adalah kewajiban seorang dokter. Kamu tidak perlu berterima kasih padaku." ucap Kong Xinghai dengan tersenyum ringan sambil berjalan mendekat ke mobil. Kerumunan orang berada di sekitar mereka mungkin tidak menyadari identitas Lan Yuxin, tapi dia tahu betul akan statusnya.
__ADS_1
Kong Xinghai tidak berkekurangan, yang dia inginkan adalah dukungan dari Lan Yuxin karena hal itu lebih tidak bernilai harganya.
"Permisi, kamu melakukan hal ini karena Xia Waner tidak memberimu cukup uang, atau kamu tidak takut masuk penjara? Mengapa si 'Menantu Numpang Mertua' sepertimu mau membantu orang sembarangan dan berpura-pura menjadi seorang dokter?"
"Jika si 'Menantu Numpang Mertua' sepertimu memiliki kemampuan untuk merawat orang lain, orang yang punya ijin medis sudah bangkrut" Kong Xinghai mencibir Hua Fan dan mulai mengecek denyut nadi bocah itu.
Walaupun begitu, Hua Fan masih bersikap tenang. Sejak dia menikah dan bergabung dengan Keluarga Xia, sudah banyak kali dia dipermalukan dan disebut sebagai si 'Menantu Numpang Mertua'. Ia sudah terbiasa dengan hinaan seperti itu sejak lama sampai sudah mati rasa karenanya.
"Oh, jadi kamu Hua Fan? Hua Fan yang itu? " ujar Lan Yuxin sambil menatapnya dengan penasaran.
Meskipun dia tidak bisa mengenali Hua Fan, dia sepertinya pernah mendengar cerita tentangnya setelah ada Keluarga Xia disebut dalam perbincangan.
"Iya." Hua Fan menjawabnya dengan ringan dan tidak merasa malu akan hal itu.
Pada saat itu juga, Lan Yu Xuan, adik laki-lakinya terbatuk berulang kali lalu memuntahkan darah dari mulutnya.
Akan tetapi, darah yang dimuntahkan olehnya tidak berwarna merah cerah, malah sebaliknya di dalam darahnya ada bintik hitam yang tak terhitung jumlahnya menyatu jadi satu di dalam darah.
"Dokter Kong, bagaimana keadaan adik kecilku..." Melihat kondisi adiknya yang semakin memburuk, Lan Yuxin langsung mengabaikan Hua Fan dan bertanya kepada Kong Xingai dengan cemas.
Kong Xinghai buru-buru memeriksa pupil Lan Yuxuan dan mendapati pupilnya yang telah membesar dan ditambah dengan bulir-bulir keringat yang terus keluar dari dahinya.
"Maaf Nona Lan, tapi adikmu sudah terlambat untuk diselamatkan. Dia memang diracun dan walaupun aku tidak tahu jenis racun apa yang ada di dalam tubuhnya tetapi racun ini jelas sudah menyebar ke organ dalam tubuhnya. Jika kakekku ada di sini, dia mungkin masih bisa meghentikan peredaran racun itu untuk sementara waktu dengan keahlian 'Jarum Triple Reviving' nya.
"Tapi sayangnya aku belum seahli kakekku ..."
"Aku tanya apa kamu bisa menyembuhkannya!" Lan Yuxin berteriak saat melihat Kong Xinghai masih terus berkata panjang lebar di saat seperti ini.
"Racunnya sudah menyebar di seluruh organ bagian dalamnya, hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang." Kong Xinghai menggelengkan kepalanya berulang kali. Dia melihat tatapan Lan Yuxin yang sudah berada di batas ambang kesabarannya. Timbul penyesalan di benak Kong Xinghai karena telah melibatkan dirinya dalam kejadian ini.
__ADS_1
Raut Wajah Lan Yuxin berubah menjadi pucat dan secara tiba-tiba dia melihat Hua Fan yang ada di sampingnya dan ia langsung meraih kedua tangan Hua Fan sambil mencoba semampunya untuk mengendalikan tubuhnya agar tidak gemetar saat dia menatap Hua Fan dan berkata, "Tadi kamu bisa mengetahui jika adikku ini diracuni, kan? Jadi itu artinya kamu pasti punya cara untuk menyembuhkannya ..."
"Nona Lan, Aku saja tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kamu masih mau mempercayai si 'Menantu Numpang Mertua' yang tidak tahu apapun itu?" Dia berkata sambil melihat Lan Yuxin yang cukup putus asa sampai bisa memohon kepada siapapun untuk menyelamatkan adiknya. Kong Xinghai mulai memandang rendah Lan Yuxin. Dia tidak menyangka seseorang dengan status sebesar itu di Yorkston dapat menjadi sangat lemah.
"Kamu pasti bisa melakukan ini. Kuyakin kamu bisa! Aku mohon padamu! Tolong selamatkan adikku! Selama kamu bisa menyelamatkannya, apapun yang kamu inginkan pasti kuberikan!" Lan Yuxin juga tahu tentang identitas Hua Fan, tetapi hanya dia dan Kong Xinghai di sini yang dapat mengetahui jika adiknya keracunan. Kong Xinghai telah menyerah sekarang, jadi hanya tersisa Hua Fan sebagai satu-satunya harapannya.
Meskipun dia tahu bahwa dia sangat putus asa sampai menanggalkan segala cara, dia tidak mau menyerah pada adiknya.
"Oke, aku akan mencobanya."
Saat dia membalas ucapannya, Hua Fan sudah berjalan ke samping mobil. Dia membawa Lan Yuxuan keluar dari mobil dan mulai melakukan "Teknik Burung Mengacaukan Surga' padanya.
"Hua Fan, apakah kamu sudah gila? Dia bisa mati jika kamu menampar sekitar tubuhnya seperti ini. Yang kamu lakukan ini sangat tidak manusiawi! Kamu bukan hanya gagal untuk menyelamatkannya tetapi kamu juga dapat membuatnya meninggal!" Kong Xinghai buru-buru menegur Hua Fan ketika dia berpikir bahwa Huan Fan hanya main-main.
Setelah Kong Xinghai selesai berbicara, Lan Xinyu pun juga jadi ikut ragu ketika melihat kejadian ini
"Uhuk... Uhuk... "
Akan tetapi saat Lan Yuxin hendak menghentikan aksi Hua Fan, Lan Yuxuan terbatuk dan memuntahkan darah lagi.
"Lihatlah apa yang telah kamu lakukan! Aku tahu kamu hanya mau berulah dan kamu datang membantu hanya untuk imbalan uangnya, tetapi kamu tidak bisa bermain-main dengan nyawa manusia! Apakah kamu tau konsekuensi dari perbuatanmu ini?" ujar Kong Xinghai sambil berteriak dengan keras.
Ekspresi Lan Yuxin juga menjadi jelek. Tetapi tepat di saat dia akan berbalik, Lan Yuxuan perlahan membuka matanya dan menggumam dengan susah payah, "Kak ... "
"Yuxuan!" Lan Yuxin tidak menyangka adik kecilnya yang batuk berdarah tanpa henti dapat bangun secara tiba-tiba. Dia segera bergegas mendekat dan memeluknya.
"Bagaimana ini bisa terjadi?" Mata Kong Xinghai melebar sambil berteriak.
Dia yakin jika dia sudah memeriksa pupil mata Lan Yuxuan telah melebar dan jantungnya sudah hampir berhenti berdetak. Meski berdasarkan pengamatan memang dia belum meninggal semestinya dia sudah tidak bisa diselamatkan.
__ADS_1
Kong Xinghai tidak percaya akan hal ini dan ia bergegas mendekati Lan Xuanyu dan memegang pergelangan tangan untuk mengecek denyut nadinya kembali.