
"Hua Fan, apa yang kamu lakukan? Apa kamu tidak tahu kalau tidak seharusnya memindahkan korban kecelakaan ini? Kamu bisa menyebabkan cedera lainnya. Bisakah kamu bertanggungjawab?" Xia Qianju berbicara mendekatinya lalu mendorong dia.
"Pergi dan periksa barangkali ada korban lainnya." Xia Qianju berbicara kepada dokter yang sedang bersama dengannya.
"Tidak ada orang lain di dalam mobil. Jangan mendekati mobil itu bahan bakarnya bocor. " Walaupun Hua Fan tidak senang dengan sikap Xia Qianju, dia tetap ingin mengingatkan yang lain.
Duarrrr! Di saat itu juga, mobil Porsche yang telah berbalik di sisi jalan tiba-tiba meledak.
"Terima kasih."
"Terima kasih." Para dokter kaget dan langsung berterima kasih kepada Hua Fan karena sudah mengingatkan mereka. Jika mereka pergi mendekati mobil itu, entah apakah mereka beruntung bisa diselamatkan atau mereka akan langsung dikremasi ditempat.
"Apa yang kalian tunggu? Cepat bawa korbannya ke ambulans." Xia Qianju tidak senang melihat para dokter berterima kasih kepada Hua Fan.
Melihat Nona Xia marah, para dokter mengira bahwa dia mengkhawatirkan korban itu. Tanpa curiga, mereka kembali bergerak.
"Tiga jarum perak dapat meringankan lukanya. Namun, Kalian harus mengoperasinya sebelum jarumnya dikeluarkan. Jika tidak, dia akan dalam bahaya." Hua Fan mengingatkan para dokter setelah gadis itu di antar ke ambulans.
Dia sangat yakin dengan menggunakan jarum ke empat bisa menyelamatkan nyawa gadis itu, tapi akan membutuhkan waktu untuk menyuntikkan kekuatan spiritual kedalam jarum itu. Lagi pula, Xia Qianju dan dokter lainnya tidak akan menyetujui.
Meskipun memiliki Perintah Karma, Hua Fan tidak bisa membantah ilmu kedokteran.
"Jarum perak? Apakah kamu memasukkan jarum ketubuhnya? Kamu tak boleh pergi. Kamu harus pergi ke rumah sakit dengan kami. Kamu juga sudah memindahkan korbannya. Kamu yang akan bertanggungjawab penuh. " Xia Qianju meninggikan suaranya.
Meskipun keluarga Xia menghabiskan uang agar dia berada di posisi direktur, tetapi Xia Qianju juga memiliki kemampuan untuk mencapai posisinya.
Xia Qianju bisa merasakan kalau paru-paru gadis itu telah rusak saat dia menyentuh tulang rusuknya. Namun, tanpa pemeriksaan lebih lanjut, dia sudah tidak bisa memastikan tingkat cedera gadis itu.
Dengan keterlibatan Hua Fan, akan sangat disayangkan kalau tidak menyalahkan dia atas kejadian ini.
Hua Fan, yang juga khawatir akan gadis itu, dia tidak menolak megikutinya. Mereka bersama-sama masuk ke ambulans dan segera ke rumah sakit.
__ADS_1
Ambulansnya menyalakan sirene dan bergegas ke rumah sakit. Para dokter yang sudah menunggu di sana membantu membawa korban masuk ke dalam rumah sakit.
Xia Qianju membawa Hua Fan ke pos satpam. "Dia ada hubungannya dengan korban. Awasi dia dan jangan biarkan dia pergi!"
"Siap, Nona Xia." ini bukan pertama kalinya satpam menghadapi hal semacam ini. seorang satpam berjalan mengelilingi Hua Fan.
Setelah memberikan perintah, Xia Qianju mengabaikan Hua Fan dan segera pergi ke rumah sakit.
"Silakan." ucap salah satu satpam kepada Hua Fan.
Petugas keamanan tidak berhak menahan Hua Fan. Sejak dia ada di situ, dia tidak langsung pergi. Hua Fan hanya memandang punggung Xia Qianju dan melihat ke arah rumah sakit. Ia melihat seseorang yang sangat familiar - Kong Sanzhen.
Kong Sanzhen dengan pasangannya. Seorang pria dan wanita paruh baya. Mereka saling berpegangan tangan dan mengikuti ranjang korban yang memasuki rumah sakit.
Namun, Hua Fan tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Dia tersenyum dan masuk ke dalam pos satpam.
"Nona Xia, cepat. Tuan Zhao memanggilmu!" Begitu Xia Qianju memasuki lobi, seorang dokter dari unit gawat darurat datang memanggilnya.
Xia Qianju sudah menpersiapkan penjelasanya saat dalam perjalanan ke ruang rawat.
Sesampainya Xia Qianju di ruang rawat, pasangan paruh baya itu mendekatinya. Pria itu mengeluarkan kartu bank lalu memberinya kartu itu.
"Nona Xia, terima kasih banyak!"
"Nona Xia, kau pasti reinkarnasi Hua Tuo."
"Nona Xia, ada Sepuluh Milliar di kartu ini. Kau harus menerimanya. Kau telah menyelamatkan Mu, dan harus diberi penghargaan!"
"Ini..." Xia Qianju heran karena tidak seperti yang di bayangkannya.
"Nona Xia, ini Tuan dan Bu Su." Tuan Zhao, yang sedang berdiri di samping, segera memperkenalkan mereka, "Putri kesayangan Tuan Su, Nona Su Mu, terluka parah."
__ADS_1
"Tuan Kong melakukan pemeriksaan tahap awal kepada Nona Su. Luka-lukanya sangat parah. Jika tidak ditahan oleh jarum, dia tidak akan selamat sampai sekarang. "
"Oh... " Xia Qianju terkejut.
Dia sengaja tidak mengeluarkan jarum-jarum itu karena dia berencana ingin menyalahkan Hua Fan jika terjadi sesuatu. Namun, dia tidak menyangka Kong Sanzhen memberikan pujian karena jarum-jarum itu.
Di saat yang sama, Xia Qianju terheran-heran dengan jati diri pasien.
Ada Keluarga Lei di Selatan dan Keluarga Su di Utara.
merupakan dua kekuatan besar Yorkston, Keluarga Lei dan Keluarga Su.
"Baiklah..." Melihat kartu bank di tangan Su Mo, Xia Qianju yang tersadarkan berkata, "Ini sudah menjadi kewajiban saya sebagai penyelamat dan penolong korban yang terluka. itu wajib saya lakukan!"
Di tempat kecelakaan, dia duluan keluar mobil. Ketika temannya tiba, jarum perak sudah dimasukkan ke tubuhnya Su Mu. Xia Qianju memanfaatkan kesempatan ini supaya terlihat baik di depan Keluarga Su.
"Nona Xia, kau terlalu sopan. Kau memang melakukan kewajibanmu, tapi bagi Keluarga Su, kau penyelamat kami. Kami tidak akan pernah melupakan kebaikan ini. Tolong terima kartu ini. Anggap sebagai hadiah dari seorang teman." jawab Su Mo.
"Karena Tuan Su memaksa, saya akan menerimanya." Xia Qianju tidak bisa menolak uang sebesar itu.
Xia Qianju mengerti situsi ini. Adanya kehadiran Kong Sanzhen, sekarang bukanlah waktunya menyelamatkan dirinya.
Zhao Kaiquan tidak berani mengusik Xia Qianju setelah tahu kalau dia yang membantu Keluarga Su. "Nona Xia, aku tidak tahu bahwa keahlian medismu sangat baik. Setelah ini selesai, pasti aku akan menebusnya. "
Luo Youcheng adalah direktur di cabang pertama Rumah Sakit Kota. Dia murid Kong Sanzhen. Itu sebabnya, direktur cabang kedua Rumah Sakit Kota juga harus terlihat baik di depan Keluarga Su.
"Jangan khawatir. Ini cuma masalah waktu untuk menemukannya." Tuan Zhao yang sering membencinya, merasa sangat mengagumkan bisa menerima pujian darinya.
"Iya iya..." Meskipun Zhao Kaiquan tidak menyukai Xia Qianju yang terlihat puas, yang sekarang terikat dengan Keluarga Su. Dia hanya bisa tersenyum dan menyerah.
Pada saat itu, Su Mo dan istrinya menghampiri Kong Sanzhen bertanya, "Tuan Kong, melihat dari kondisi Mu, bisakah dia segera melakukan perawatan?"
__ADS_1