
Kening Hua Fan sedikit mengerut dan merasa sedikit tidak nyaman. Karena dia sudah disini berencana untuk menghadiri acara reuni dengan damai. Tetapi, itu masih merupakan omong kosong lama yang sama, dan bahkan itu lebih buruk dari yang dia bayangkan.
Walau demikian, kesabaran Hua Fan tidak langsung hilang. Sambil tersenyum dia berjalan ke kursi kosong dan dia memelototi Zhao Yongqiang dengan dingin.
Begitu setelah Hua Fan duduk, sekotak rokok dikeluarkan dan dibagikan satu per satu oleh Zhao Yongqiang. Bahkan jika seseorang menolaknya, mereka masih diberi dengan paksa oleh Zhao Yongqiang, tetapi dia sepertinya sengaja melupakan Hua Fan.
"Tuan Zhao, kamu melupakan Hua Fan!" Monyet bermaksud menjilat Zhao Yongqiang, jadi dalam situasi itu dia tahu apa yang harus dia katakan.
Zhao Yongqiang berseru, "Astaga, betapa cerobohnya aku!" Lalu, dia menoleh ke Hua Fan dan berkata, "Aku percaya bahwa hidup sebagai menantu numpang mertua pasti cukup sulit, jadi kamu pasti hidup dengan uang yang hampir tidak cukup. Tapi kamu tahu aku, aku orang yang dermawan. Aku tidak bisa membiarkan siapa pun melewatkan ini! Saya bertaruh kamu bahkan tidak mampu merokok rokok seperti ini. Ambil itu!" Zhao Yongqiang menampilkan senyuman yang puas dan melemparkan kotak rokok ke arah Hua Fan secara langsung.
"Hua Fan, jangan khawatir. Kita adalah teman sekelas, kamu boleh memesan makanan atau minuman apapun yang kamu mau. Nikmati saja hari ini!"
Kata-kata yang baik dan sikap dermawannya tidak hanya membuat Zhao Yongqiang merasa baik tentang dirinya, tapi juga melontarkan penghinaan terbesarnya ke Hua Fan.
Hua Fan tidak memngambil kotak rokoknya dan membiarkannya jatuh ke lantai. Matanya yang dingin menjadi semakin tegas.
Pada waktu ini, pintu ruang pribadi pun terbuka.
Lalu dua peti anggur dibawa oleh beberapa pelayan yang masuk.
"Halo. Ini adalah hadiah pemberian dari Tuan Chen. Jika tidak cukup, jangan sungkan untuk memesan lebih banyak."
Salah satu peti adalah Maotai, dan anggur merah Bordeaux mengisi peti lainnya.
Chen Haifeng menyadari bahwa Hua Fan ingin tetap rendah, namun karena Hua Fan sudah ada di sini, baginya melepaskan kesempatan untuk menjilat Hua Fan itu sangatlah bodoh.
Pelayan itu pergi setelah dia memberikan salam.
Semua orang yang hadir terkejut.
Mereka dapat memperkirakan nilai peti Maotai, namun harga pasar spesifik untuk anggur merah tidak mereka ketahui. Tetapi mereka semua berpikir bahwa itu tidak akan lebih murah dari Maotai.
Semua orang melihat sekeliling dan saling bertukar pandang. Oleh karena itu, mereka menunggu seseorang untuk keluar dan menerima pujian.
Namun tidak ada yang berani maju untuk mengakuinya setelah beberapa saat berlalu.
Akhirnya, Monyet memecah keheningan dan berkata, "Tuan Zhao, kamu tidak perlu tetap rendah hati. Kurasa tidak ada di ruangan ini yang patut mendapatkan rasa hormat seperti ini kecuali kamu."
"Benar, jika kamu mencoba untuk terlalu merendahkan diri itu malahan berprofil tinggi," Salah satu orang di antara kelompok itu menggema.
__ADS_1
"Baiklah ..." Zhao Yongqiang sedikit ketakutan.
Dia melihat Chen Haifeng baru dua kali. Dalam kedua situasi tersebut, dia juga berusaha untuk menjilatnya. Jadi, dia masih tidak yakin apakah anggur itu untuknya.
Namun setelah sekian lama tidak ada yang maju untuk mengakui, tiba-tiba Zhao Yongqiang menyadari bahwa kali ini Chen Haifeng pasti mengetahui dia memiliki kesempatan untuk menjalani kerja sama, jadi dia datang untuk menjilatnya terlebih dahulu.
Rasa bangga memenuhi wajah Zhao Yongqiang. Dia berkata, "Aku mengadakan pertemuan di sini demi presiden Trogon Group. Chen Haifeng hanyalah seorang manajer, jadi tentu saja, kehadiranku memberinya tekanan. Menerima peti anggur ini juga untuk demi dirinya."
"Tentu saja! Tuan Zhao berkembang sekarang. Di masa depan jika kamu memiliki kesempatan jangan lupa menawarkan kita bantuan!"
"Tentu saja. Saat kami masih sekolah, Tuan Zhao selalu menjadi orang yang murah hati. Sebab saat itu dia bersedia untuk menolong teman sekelas kita, dia tidak akan melupakan kita sekarang."
Ketika semua orang mendengar kata-katanya, sanjungan mulai dilontarkan tanpa henti, mereka pun tertawa dan berbicara. Hua Fan yang duduk sendirian di sudut malah diabaikan.
Semua orang menghina status menantu numpang mertua, namun jika Hua Fan resmi menjadi anggota Xia Group itu akan berbeda. Maka semua orang akan tetap antusias padanya. Sayangnya, Hua Fan hanyalah menantu numpang mertua yang tidak layak untuk mendapatkan namanya.
"Berhenti menyanjungku. Di kelas kami orang yang benar-benar berprestasi bukanlah aku, namun Lin Yu. Sekarang dia merupakan direktur di sebuah cabang perusahaan Dralord Group. Saat dia datang nanti perhatikan kata-kata kalian. Kalian tidak boleh menyinggungnya!" Setelah Zhao Yongqiang puas dengan sanjungan mereka, dia tidak melupakan tujuan reuni.
"Apa? Apakah Dralord Group dari keluarga Lei?"
"Wah!! Dia masih sangat muda, namun dia sudah menjadi direktur. Dan itu juga merupakan perusahaan cabang dari Dralord Group. Maka kelak nanti dia akan ... "
Pada waktu ini, pintu ruang pribadi terbuka, dan Lin Yu berjalan masuk.
Secara tiba-tiba, semua orang berdiri. Bahkan Zhao Yongqiang berinisiatif dengan senyum cerah menjabat tangan Lin Yu, "Tuan Lin, tidak peduli seberapa sibuknya kamu dengan pekerjaan, jangan melupakan teman sekelasmu. Semua orang sudah lama menunggumu. Sebagai hukuman, nanti kamu perlu meminum tiga gelas anggur."
"Halo, Tuan Lin."
"Tuan Lin, sudah lama tidak bertemu ya."
Walaupun yang lain tidak memiliki keberanian untuk merebut pujian yang mengesankan Lin Yu, mereka tetap dengan antusias menyambut Lin Yu.
Lin Yu melihat Hua Fan begitu dia masuk, namun Hua Fan tidak menonjolkan dirinya, itu terasa wajar bagi Lin Yu. Walaupun dia mau berinisiatif untuk menyapa Hua Fan, tapi yang lain terlalu antusias, jadi sapaan mereka tidak bisa ditolak Lin Yu.
"Mari, silakan duduk dulu!" Setelah salam sederhana, Lin Yu ditarik ke meja dan duduk oleh Zhao Yongqiang.
Saat tangannya dilepas Zhao Yongqiang, dengan buru-buru Lin Yu berdiri lagi dan berkata, "Hua Fan!"
Namun, saat Lin Yu ingin berjalan ke Hua Fan, Zhao Yongqiang menghentikannya dan langsung menunjukkan ekspresi jijik, "Tuan Lin, dia hanyalah menantu laki-laki yang menumpang mertua. Kamu tidak usah memperhatikannya. Mari kita berbincang soal pekerjaan.
__ADS_1
Bagaimanapun, saat hidangan disajikan, kami akan mengizinkannya untuk makan. Itu adalah yang terbaik yang bisa kami lakukan untuknya."
"Apa yang barusan kamu katakan?" Ekspresi Lin Yu tenggelam, dan dia menggampar muka Zhao Yongqiang. Seluruh ruangan itu dipenuh gema dari suara pukulan itu.
Walaupun Lin Yu telah mewarnai rambutnya menjadi hitam ketika dia pergi bekerja di Dralord Group, itu bukan berarti bahwa sifatnya pada saat dia masih berkegiatan dengan gengnya telah hilang.
"Tuan Lin, mengapa kamu melakukan itu?" Tangan Zhao Yongqiang menutupi pipinya dan dengan kebingungan menatap Lin Yu.
"Tuan Lin, Berhenti! Apa yang sedang kamu lakukan? Semua orang di sini adalah teman sekelas..."
"Benar, Tuan Zhao tidak salah. Bagi seseorang seperti Hua Fan yang merendahkan dirinya sebagai menantu numpang mertua, kami sudah cukup menghargainya ketika kami masih menganggapnya sebagai ... "
Sebelum orang itu sempat untuk menyelesaikan kalimatnya, Lin Yu langsung menamparnya.
Lin yu melihat sekitar dan tiba-tiba mencemooh dan berkata, "Barusan pada saat aku melihat Hua Fan duduk di pojokan, aku pikir dia hanya ingin tetap rendah hati. Namun ternyata alasannya adalah kalian."
"Begitu aku memasuki ruangan, kalian sangat antusias. Apa karena aku sekarang adalah direktur perusahaan cabang di bawah Dralord Group?"
"Lalu kamu, apa yang kamu katakan? Semua orang di sini adalah teman sekelas? Tidakkah kamu merasa bahwa untuk teman sekelasmu, kamu mempunyai standar ganda? Apakah itu hanya berlaku bagi yang bisa memberi kamu keuntungan?"
"Apa kamu perlu bantuanku? Apakah kamu memerlukan aku untuk menjagamu?"
"Apa kamu yakin dengan kecerdasan seperti kalian, kalian dapat bertahan di luar sana?"
"Kalian sungguh penuh dengan omong kosong!"
Mata tajam milik Liu Yu menyapu kerumunan, karena malu mereka pun menunduk. Setelah itu, matanya Liu Yi tertuju pada Zhao Yongqiang dan dia pun berkata, "Apakah kamu ingin menggunakan jabatanku untuk membuat jembatan hubungan dengan Dralord Group, sehingga kamu bisa membangun hubungan dengan Keluarga Lei?"
"Zhao Yongqiang, biarkan aku memberitahumu ini. Segala yang aku miliki hari ini diberikan oleh Hua Fan. Apa kamu paham?"
"Dalam Keluarga Lei, Hua Fan dianggap sebagai tamu kehormatan, namun kamu memaksanya untuk duduk di sudut? Siapa yang memberimu keberanian untuk melakukan hal seperti ini?"
"Jangan membawa hubungan bahwa kita adalah teman sekelas. Biar kuberi tahu, kamu sebaiknya berdoa supaya Hua Fan peduli dengan apa yang kamu sebut sebagai hubungan. Kalau tidak, bersiaplah untuk membereskan
barang-barangmu dan pergilah dari Yorkston."
Lin Yu menghampiri Hua Fan dan berkata, "Maafkan aku, Ini semua salahku. Seharusnya aku tidak memanggilmu ke sini."
Awalnya, dia bermaksud baik, Hua Fan menderita penghinaan semacam itu pun tidak disangka olehnya. Sekarang rasa bersalah memenuhi hati Lin Yu.
__ADS_1