
Lan Yuxin tidak hanya CEO Trogon Group, tetapi dia juga memiliki sabuk hitam Dan yang kesembilan.
Xia Feng langsung terbang di udara setelah dia mendapatkan tendangan itu. Dia terjatuh ke meja di belakangnya dan bercampur menjadi satu dengan makanan hidangan di atas meja.
Mendadak, kerumunan menjadi hening.
Pemikiran yang sama terlintas di benak mereka semua, "Tidak sopan pada Tuan Hua? Apakah Lan Yuxin datang untuk Hua Fan? Tapi bagaimana ini bisa terjadi? Bagaimana mungkin orang sehebat Lan Yuxin bisa berhubungan dengan sampah seperti Hua Fan? Lan Yuxin adalah sosok yang mereka hormati."
"Maaf, Bu Lan? Apa ada semacam kesalahpahaman di sini?" Bu Xia bertanya dengan ragu.
"Kesalahpahaman?" jawab Lan Yuxin dengan tersenyum samar. Dia sekarang telah mendapatkan gambaran kasar bagaimana kedudukan Hua Fan di dalam Keluarga Xia.
"Ya, sepertinya aku sudah salah paham."
"Jika bukan karena dia ada di sini, Kamu kira aku mau datang untuk menghadiri pesta ulang tahunmu? Apakah kamu layak untuk itu?" seru Lan Yuxin dengan nada jijik dan tatapan sinis pada Bu Xia.
Kerumunan berpikir, "Jadi, dia beneran datang untuk Hua Fan!"
Sebelumnya, hal ini hanyalah perkiraan belaka, tetapi berbeda saat mereka mendengarnya sendiri dari Lan Yuxin.
"Bukan hanya itu saja, tetapi mereka juga melakukan hal buruk, Bu Lan." Chen Haifeng segera menimpalinya ketika dia mendekat dan menunjukkan gelang yang sudah rusak di tangannya. "Mereka merusak hadiah yang diberikan Tuan Hua dan mempermalukannya. Saya juga hampir melampiaskan amarah saya sebelum Anda datang."
Dari aroma yang berasal dari kotak hadiah, entah bagaimana Chen Hai Feng dapat menebak. Tetapi Lan Yuxin sudah mengutarakan pikirannya terlebih dahulu, jika Chen Haifeng tidak pintar dalam membaca situasi, dia tidak mungkin bisa sampai di titik ini sekarang.
Lan Yuxin melihat gelang rusak yang ada di tangan Chen Haifeng dan mendengus dingin, "Wow, hebat sekali! Tanpa ragu-ragu kalian membuang Gelang Lima Kebajikan ini, sepertinya perkembangan bisnis Keluarga Xia sangat pesat ya."
"Apa? Jadi gelang itu benar-benar asli?" Keluarga Xia tercengang dan hanya bisa berteriak di dalam kepala mereka. Mereka menolak untuk mempercayai kata-kata Hua Fan walau dia sudah mengatakan hal itu sebelumnya.
Tapi semuanya sudah terlambat.
Hua Fan yang sudah memutuskan keluar dari Keluarga Xia memotong ucapan Lan Yuxin dan langsung berkata, "Oke, kita sudah selesai di sini. Ayo pergi."
"Oke!" Lan Yuxin mengangguk pelan.
__ADS_1
Sikap Lan Yuxin yang menjadi penurut di depan Hua Fan membuat mereka semua menjadi terheran-heran.
Tetapi, segera setelah mereka keluar dari ruangan itu, Lan Yuxin berkata kepada Chen Haifeng, "Singkirkan mereka dan sebarkan berita kepada mereka yang berhubungan dengan Keluarga Xia tidak akan mendapatkan ijin untuk masuk ke semua tempat milik Trogon Group."
"Tolong kasihani kami, Bu Lan! Kamu tidak bisa melakukan hal ini pada kami!" Ekspresi Bu Xia berubah dan dia mulai memohon-mohon.
Walaupun mendapat larangan untuk memasuki tempat milik Trogon Group itu tidak akan sangat berpengaruh ke hidup mereka, tapi jika sampai berita ini terdengar oleh orang-orang di lingkup bisnis, hal ini pasti tetap akan membawa dampak pada bisnis mereka. Mereka yakin tidak ada yang mau bekerja sama dengan keluarga Xia karena mereka tidak mau mengambil resiko untuk menjadi lawan Lan Yuxin.
"Kenapa tidak? Hari ini Tuan Hua membantuku dan aku ingin membalasnya kebaikannya dengan membagi harta kekayaanku dengan keluarga Xia. Tetapi setelah mengetahui jika Tuan Hua tidak ada harganya di matamu, aku yakin bahwa kamu juga tidak menginginkan kekayaanku bukan?"
Di saat Lan Yuxin berbicara, dia dan Hua Fan sudah berada di luar ruangan. Mereka meninggalkan keluarga Xia yang saling tukar pandang dengan gelisah. Jika terlihat dari wajah mereka yang sangat kaget, sepertinya peristiwa yang terjadi hari ini akan mereka ingat dalam waktu yang lama.
Di luar hotel mereka sudah disambut dengan iring-iringan mobil yang menunggu mereka sebelum akhirnya mereka bergegas pergi. Akhirnya Hua Fan sekarang mengerti kenapa Lan Yuxin berkata jika lebih cepat kalau dia yang menjemputnya.
Di sepanjang perjalanan ada polisi yang mengosongkan jalan untuk mereka. Lampu hijau akan langsung menyala kemanapun mereka pergi. Kecepatan mobil mereka sangat menakjubkan mengingat hal ini terjadi di jam sibuk.
Segera setelah mereka pergi, Chen Haifeng langsung bergegas membereskan ruangan. Pesta ulang tahun Bu Xia yang semestinya berlangsung dengan meriah malah berakhir dengan pengusiran bahkan sebelum pesta itu sendiri di mulai.
"Walau aku melakukannya pun, itu tidak akan berpengaruh padanya lagi." Meskipun dia tidak pernah merasakan perasaan cina pada Hua Fan, tetapi melihatnya pergi bersama Lan Yuxin ternyata membuat hatinya sakit.
Ketika itu juga, Xia Feng menentang dan berkata, "Kamu tidak boleh bercerai dengannya! Kita tidak boleh membiarkan si brengsek itu mengambil keuntungan dari kita. Dia mencoba menyingkirkan kita setelah Lan Yuxin berada di pihaknya, siapa yang memberinya hak untuk bertindak seenaknya? Sudah bertahun-tahun dia memeras Keluarga Xia selama bertahun-tahun dan mengambil keuntungan dari nama keluarga kita. Tidak boleh! Kau tidak boleh menceraikannya begitu saja."
Kali ini Bu Xia kembali ke akal sehatnya dan berkata, "Benar juga! Kita tidak bisa membiarkan itu terjadi. Waner, kamu tidak boleh melepaskannya begitu saja kecuali Lan Yuxin mau memberikan tawaran yang menguntungkan untuk keluarga kita."
Xia Waner berpikir, "Sebelumnya, mereka selalu menghina pernikahannya dengan Hua Fan. Tapi sekarang, apa mereka bermaksud membuatnya menjadi alat tawar-menawar untuk mereka? "Xia Waner hanya meperlihatkan senyum dingin dan berkata, "Aku mau pulang." Dia tidak peduli dengan reaksi orang lain dan segera masuk ke dalam mobilnya.
Karena sudah mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, tidak butuh waktu lama untuk Hua Fan dan Lan Yuxin sampai di rumah sakit.
Begitu mereka sampai di ruang pasien, Lan Yuxin jalan mendekati neneknya dan bertanya dengan cemas, "Bagaimana kondisi Yuxuan?"
Lan Yijun, nenek Lan Yuxin menjawab, "Dia telah mendapatkan suntikan yang berisi serum anti-racun, tetapi Dokter Luo mengatakan bahwa mereka tidak memiliki serum untuk racun Lipan Merah.
Walaupun dia dan beberapa dokter yang lain masih ada di dalam ruangan dan berusaha untuk menyelamatkannya, tapi situasinya masih buruk sekali." Kemudian Lan Yijun yang berada di belakang Lan Yuxin mulai melihat sekeliling dengan gelisah dan bertanya, "Apakah Tuan Hua sudah sampai? Di mana dia? Bukannya tadi kamu pergi untuk menjemputnya sendiri?"
__ADS_1
"Biarkan aku mengenalkannya padamu Nek. Ini adalah Tuan Hua." Lan Yuxin bergegas memperkenalkan kedua orang itu dan lanjut berkata, "Tuan Hua, ini Nenekku."
"Halo, senang bertemu denganmu." ucap Hua Fan mengangguk sebagai tanda menyapa.
"Apakah dia benar-benar orang yang menyelamatkan Yuxuan barusan?" Lan Yijun melihat Hua Fan dengan tatapan tidak percaya.
Ini dikarenakan Hua Fan yang masih terlihat begitu muda dan pakaian yang dia kenakan seperti pakaian yang dapat kamu lihat di toko barang bekas. Dari pengamatannya, dia tidak terlihat seperti orang yang kompeten.
"Benar Nek! Jika bukan karena dia menolongku, maka aku takut Yuxuan sudah ..." Lan Yuxin menjelaskan.
Namun tepat pada saat itu, terdengar langkah kaki yang sangat cepat mendekat dari belakang.
Melihat siapa yang datang, Lan Yijun berseru, "Tolong tunggu sebentar!" Kemudian, dia bergegas maju ke depan untuk menyambut orang itu, "Tuan Kong, akhirnya kamu sampai! Tolong cepat selamatkan cucuku!"
"Kami minta maaf atas keterlambatannya, Nyonya Lan. Kami terjebak dalam kemacetan tadi." Orang yang datang tidak lain adalah kakek Kong Xinghai, Kong Sanzhen.
"Tuan Kong, silahkan langsung saja masuk." Lan Yijun tidak berpikir untuk basa basi dan cepat-cepat membawa Kong Sanzhen menuju kamar Lan Yuxuan.
Meskipun Lan Yuxin sudah membanggakan keahlian Hua Fan, tapi masalah ini menyangkut nyawa cucunya. Jadi untuk berjaga-jaga, dia juga menyuruh orangnya untuk memanggil Kong Sanzhen di saat Lan Yuxin pergi memanggil Hua Fan.
Jika membandingkan Hua Fan dan Kong Sanzhen dari penampilan dan ketenarannya Sanzhen, dia jelas tahu harus memilih siapa.
"Halo, Tuan Kong." Lan Yuxin menurunkan kepalanya dan menunduk saat melihat Kong Sanzhen.
Meskipun saat itu Kong Xinghai sudah gagal untuk menyelamatkan adik laki-lakinya, bukan berarti Kong Sanzhen tidak mampu untuk itu. Makanya dia masih menghormatinya dan menyapanya.
Kong Sanzhen hanya mengangguk kecil dan bergegas memasuki ruangan untuk memeriksa Lan Yuxuan.
"Tuan Hua, nyawa adikku sedang dipertaruhkan di sini. Jadi tolong dimaklumi, kami tidak berniat untuk meremehkanmu. "Dia adalah orang yang telah memanggil Hua Fan untuk datang, tetapi sekarang neneknya malah mengundang Kong Sanzhen juga. Ditambah lagi, dia juga ikut malu dengan perilaku neneknya barusan.
"Jangan khawatirkan hal itu. Menyelamatkan adikmu adalah prioritas kita sekarang. Suatu keuntungan untukku juga untuk bisa mempelajari teknik akupuntur dari Tuan Kong." jawab Hua Fan yang tidak memasukkannya dalam hati, menjawab.
Awalnya, dia ingin membalas kebaikan Lan Yuxin. Tetapi bagaimanapun juga hal ini sama baginya selama Lan Yuxuan dapat selamat. Selain itu, meskipun dia sudah mempelajari Teknik 'Lima Elemen Detoksifikasi' di dalam pikirannya tetapi saat mereka sedang dalam perjalanan ke sini ke rumah sakit, dia tidak terlalu percaya diri dengan keahliannya karena dia tidak pernah mempraktikkannya.
__ADS_1