
"Halo, apakah aku sedang bicara dengan Tuan Hua? Ini aku, Lan Yuxi." Di ujung telepon, terdengar Suara Lan Yuxi yang terdengar gelisah, "Kondisi Yuxuan semakin buruk. Para dokter berkata ini mustahil untuk mengeluarkan racun yang ada di badannya. Jadi bisakah kamu ... "
"Oke, aku ke sana sekarang." Hua Fan langsung bergegas menyutujuinya. Hua Fan merasa lebih mudah untuk menyembuhkan seseorang daripada bergaul dengan keluarga Xia yang angkuh ini. Selain itu, sebelumnya dia juga sudah berjanji dengan Lan Yuxin.
"Jangan, sekarang adalah jam sibuk. Pasti jalanan sedang macet sekarang, jadi biar aku yang datang menjemputmu." Setelah meminta persetujuan Hua Fan, Lan Yuxin langsung menutup telepon.
Hua Fan tidak mengerti dengan logika yang dimiliki Lan Yuxin, "Jadi, apakah dia mau menjemputku dengan jet pribadinya untuk menghindari kemacetan?" pikirnya.
Ketika Hua Fan barusan menerima telepon, pintu ruang makan pribadi terbuka dan terlihat seorang pria paruh baya yang berpakaian jas masuk ke dalam dengan membawa segelas anggur di tangannya.
Kalau begitu, tidak ada orang yang memperhatikannya saat ini.
"Bu Xia, aku ucapkan selamat ulang tahun padamu dan aku berharap kamu tetap hidup dengan sehat sampai tahun-tahun mendatang." Pria itu langsung menghampiri Bu Xia dan mengabaikan anggota keluarga yang lain.
Bu Xia tidak berani bersikap arogan dan dengan cepat bangkit sambil mengangkat gelasnya dan berkata, "Tuan Chen, kamu bersikap terlalu sopan."
Chen Haifeng adalah pemilik Hotel Hinsel. Dia juga bekerja sama dengan Trogon Group. Meskipun Bu Xia telah mengadakan pesta ulang tahunnya di hotel ini selama beberapa tahun terakhir, dia tidak pernah muncul untuk memberikan selamat secara langsung seperti ini.
Karena Chen Haifeng datang secara personal ke acara pesta ulang yahun kali ini, hal ini dapat diartikan dengan Keluarga Xia telah melangkah ke level baru di Yorkston.
"Dengan senang hati. CEO kami harus menghadiri acara penting hari ini jadi dia berhalangan untuk datang. Tetapi, dia telah mengatakan secara langsung kepada saya untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Anda. Dan sebagai permintaan maaf darinya, saya akan menanggung semua biaya pesta hari ini." Walaupun Chen Haifeng merasa janggal karena Lan Yuxin tiba-tiba menyuruhnya untuk melakukan hal ini, tetapi ekspresinya masih menyiratkan ketulusan.
"Kalau begitu, tolong ucapkan terima kasih kepada CEO atas nama saya. Kata-katamu sangat berarti bagi kami jadi terima kasih banyak, Tuan Chen." Mendengar ucapannya, Bu Xia merasa semakin tersanjung.
Tatapan bangga yang terpampang di muka anggota Keluarga Xia semakin terlihat jelas.
Kehadiran Chen Haifeng saja sudah membuat mereka sangat senang, tetapi pernyataannya tentang kedatangannya ke sana untuk menggantikan Lan Xinyu jelas menjadi pertanda baik untuk Keluarga Xia yang sedang naik daun beberapa saat ini.
Setelah bertukar salam, Chen Haifeng melihat lukisan Peta Pegunungan Selatan yang berada di sebelah Bu Xia, dan dia langsung terkejut setelah menyadarinya. Dia bertanya, "Apakah ini lukisan Wu Daozi?"
"Hentikan, ini memalukan." Bu Xia dengan cepat menggulungnya saat dia berbicara karena dia tahu itu hanyalah barang palsu.
Chen Haifeng ragu sejenak tetapi dia tetap berkata, "Oke, saya memiliki permintaan yang lancang tetapi saya harap Anda bersedia untuk mengabulkannya."
__ADS_1
"Seperti yang Anda tahu, bulan depan adalah ulang tahun Nenek dari Bu Lan. Ketika terakhir kali bertemu dengannya dia ada menyebutkan tentang lukisan ini dan saya telah berusaha mencarinya kemana-mana dan tidak ketemu. Tidak saya sangka lukisan ini ada di tangan Anda. Jadi, saya ingin bertanya apakah Anda bersedia menjual lukisan itu pada saya."
"Mengenai harga, Anda tidak perlu khawatir. Saya yakin tawaran saya akan cukup memuaskan untuk Anda, dan saya juga bisa menjamin bahwa CEO akan mengabulkan permintaan Anda jika Anda bersedia menjualnya." Khawatir jika dia sendiri tidak mampu meyakinkan Bu Xia, dia juga membawa nama Lan Yuxin ketika memberikan penawarannya.
Anggota keluarga Xia menjadi bersemangat ketika mendengar tawaran itu. Muka kedua orang tua Xia Feng juga dipenuhi dengan rasa bangga. Apalagi, lukisan yang diberikan Xia Feng lah yang mendekatkan keluarga Xia dengan Trogon Group. Ini sama saja dengan Xia Feng telah mengangkat nama keluarganya.
Akan tetapi Bu Xia dan Xia Feng malah memasang raut muka masam.
Keduanya tahu kebenaran dari lukisan itu. Mereka jelas tidak berani untuk menjual lukisan ini kepada Lan Yuxin yang akan membuatnya sebagai hadiah ulang tahun neneknya. Tetapi di sisi lain, tidak mudah untuknya menolak penawaran Chen Haifeng.
Bu Xia berpikir sejenak dan berkata, "Tuan Chen, cucuku tahu jika aku menyukai lukisan dan dia membelikanku lukisan palsu hanya untuk membuatku senang. Jadi aku tidak berani untuk memberikannya padamu untuk dijadikan hadiah ulang tahun."
Raut wajah Chen Haifeng tiba-tiba menjadi suram dan berkata, "Jangan bersikap konyol. Itu adalah hak Anda jika Anda mau menjualnya atau tidak, tetapi barusan Anda memperlakukan saya seperti anak ingusan. Tidak ada orang yang tidak tahu jika Anda adalah kolektor barang antik. Saya tidak mempercayai kata-kata Anda yang mengatakan lukisan ini palsu. "
Bu Xia tidak tahu harus bagaimana menanggapi perkataannya. Setelah menimbang-nimbang segala kemungkinan yang terjadi di dalam pikirannya, dia akhirnya mengambil lukisan itu dan merobeknya menjadi beberapa bagian.
"Ibu!"
"Nenek!"
"Sekarang apakah Anda percaya kata-kata saya, Tuan Chen?" Mereka tidak tahu jika ini adalah satu-satunya cara supaya agar Bu Xia tidak menyinggung Chen Haifeng dan Lan Xinyu jika ini terus dilanjutkan.
"Aku minta maaf atas kelancanganku." segera setelah memahami situasinya, Chen Haifeng langsung meminta maaf.
Para anggota Keluarga Xia langsung menoleh dan pandangan mereka tertuju pada Hua Fan yang dari tadi sudah mempertanyakan keaslian lukisan itu. Xia Waner juga merasa agak bersalah telah menuduh suaminya.
"Jadi, ternyata lukisan itu benar-benar palsu?" Hua Fan berkata sambil mencibir saat melihat kejadian yang ada di depannya. Dia melanjutkan, "Jika itu benar, jadi aku tidak bersalah barusan. Apa itu artinya Xia Feng akan menuangkan teh dan juga meminta maaf padaku?"
"Jangan bermimpi. Sampah sepertimu tentu tidak pantas mendapatkan permintaan maaf dariku! " Xia Feng yang marah menunjuk ke arah Hua Fan lalu mencibir dan berteriak, "Oke! Nenek jelas sudah tahu jika lukisan itu palsu, tapi dia masih tetap menyuruhmu untuk meminta maaf padaku, Apa kamu tahu apa alasannya?"
"Karena aku adalah cucunya tersayang, dan kamu hanyalah si 'Menantu yang Numpang dirumah Mertuanya' yang didukung oleh keluarga Xia. Kau hanyalah orang yang tidak berguna."
"Memang kenapa kalau aku memberi Nenek lukisan palsu? Memang apa yang kamu berikan padanya?"
__ADS_1
Pada saat ini, Mata Xia Feng tiba-tiba membara. Dia menoleh kepada Tuan Chen dan bertanya, "O iya, Pak. Saya percaya Anda sudah tahu jika hari ini Bu Lan memenangkan Gelang Lima Kebajikan di Tempat Lelang Dralord, bukan?"
"Tapi hari ini, Ada orang yang datang dan membawa tiruannya. Bukankah ini sangat menyedihkan ketika ada orang yang ingin merusak reputasi Bu Lan?" Xia Feng berbicara sambil mengambil pecahan giok itu dan kotak hadiah itu dengan bangga sebelum memberikannya kepada Chen Haifeng.
"Ayo kita lihat betapa aslinya barang ini." Ucap Xia Feng dengan sengaja.
Chen Haifeng tidak mengerti apapun tentang hal ini. Jika tidak, tidak mungkin dia mau memberikan penawaran pada lukisan palsu.
Setelah mengutak-atiknya selama beberapa saat, Chen Haifeng akhirnya mengambil kotak hadiah dari tangan Xia Feng dan menaruhnya di depan hidungnya untuk diendus.
Dalam sekejap, wajah Chen Haifeng menegang.
Wanginya sama dengan parfum yang biasa dikenakan Bu Lan. Parfum itu dibuat khusus di mana tidak ada orang yang dapat menggunakannya dan hanya tersedia di Yorkston.
"Apa ini hadiah darinya?" tanya Chen Haifeng yang terlihat bingung. Namun, dia tidak tahu bagaimana sampah dari Keluarga Xia dapat terhubung dengan orang seperti Lan Yuxin.
"Tidak usah khawatir masalah itu. Dia hanya ... " Baru saja Xia Feng mau mengucapkan apa yang ada di pikirannya tapi pintu kembali terbuka.
Itu adalah Lan Yuxin.
Dia bergegas berjalan mendekat dan menyapa Bu Xia, "Selamat ulang tahun! Saya berharap Anda akan selalu diberikan kesehatan dan hidup dengan baik."
Meskipun Lan Yuxin ingin secepat mungkin menjemput Hua Fan untuk menyelamatkan adiknya, dia tetap ingat sopan santun dan tidak bisa bersikap kurang ajar.
"Bu Lan ... "
"Halo, Bu Lan ... "
"Kamu bersikap terlalu sopan, Bu Lan. Apa yang saya lakukan sampai pantas mendapatkan hal ini? Mari, Silahkan duduk. "Tidak pernah terlintas di benak Bu Xia untuk melihat tidak hanya Chen Haifeng, bahkan juga Lan Yuxin datang secara langsung untuk ikut datang ke pesta ulang tahunnya.
Sambil berbicara bahkan Bu Xia juga berinisiatif untuk memberikan kursi utama padanya.
Tapi Lan Yuxin tidak duduk dan malah sebaliknya, dia berjalan ke arah Hua Fan dan menundukkan kepalanya sedikit saat dia menyapa, "Tuan Hua ... "
__ADS_1
Melihat kejadian ini, Xia Feng buru-buru memotong dan berkata, "Maaf Bu Lan, tapi kau tidak perlu menanggapinya, dia hanyalah anjing yang dibesarkan oleh keluarga Xia. Kamu tidak perlu beramah tamah padanya. "
Mendengar perkataannya, raut wajah Lan Yuxin langsung berubah dan dia berseru, "Tuan Hua bukan seseorang yang pantas kamu hina! Darimana kamu mendapatkan keberanian untuk meremehkannya?" Lalu dia mengangkat kakinya dan melakukan tendangan sempurna ke arah dada Xia Feng.