
Acara Lomba MTQ tingkat kecamatan tinggal seminggu lagi, dan pembentukan panitia pun telah di laksanakan. Panitia dan pengurus mesjid terus melakukan persiapan, begitu pun dengan Peserta yang akan tampil juga berusaha dan latihan untuk memberikan yang terbaik.
Pak Ajis terpilih menjadi ketua panitia pelaksanaan acara kali ini, Pak Zainal sebagai wakil ketua, Diah sebagai sekretaris, dan Adzkia terpilih sebagai bendahara, dan pak RT sebagai penanggung jawabnya.
*
Drt...... drt....drt..... (Handphone Adzkia berbunyi menandakan ada panggilan masuk).
"Hallo Adzkia, kamu sekarang di mana?", 'Tanya pak Rino melalui sambungan telepon'.
"Di rumah pak, di kampung", 'jawab Adzkia'.
"Kamu hari Senin besok, tanggal 1 Agustus berangkat untuk bekerja di PT Mayora yah", 'Ucap Pak Rino'.
"Alhamdulillah, baik pak", 'ucap Syukur Adzkia'.
"Kamu harus urus NPWP, KTP, SKCK, lamaran pekerjaan, CV, dan juga pas photo. Hari Jum'at tanggal 29 Juli, kamu bawa orang tua kamu kesekolah untuk rapat keberangkatan ya. Sekalian bayar uang tiket pesawat keberangkatan", 'Ucap pak Rino lagi'.
"Baik pak", 'Jawab Adzkia'.
"Kamu segera urus ya, masih ada waktu 2 hari lagi buat mengurus berkas-berkas tersebut", 'Ucap Pak Rino'.
"Berarti buat Surat lamaran pekerjaan dan CV baru lagi ya pak, soalnya dulu kan sudah pak", 'Jawab Adzkia'.
"Iya, buat yang baru lagi Adzkia", 'Ucap pak Rino'.
"baik pak", 'Jawab Adzkia'.
Pak Rino pun, memutuskan sambungan teleponnya dengan Adzkia.
"Alhamdulillah, terimakasih ya Allah", 'Ucap Syukur Adzkia sekali lagi'.
"Mama.........", 'Ucap Adzkia menghampiri mamanya dengan mata yang berkaca-kaca'.
"Iya Ki, ada apa?", 'Ucap Wati'.
"Ma.... Kia hari Senin besok berangkat bekerja ma.....", 'Ucap Adzkia yang tidak menyadari air mata yang jatuh di pipinya'.
"Alhamdulillah, akhirnya anak mama berangkat juga. Sesuai keinginan kamu kan, tapi kenapa kamu nangis Ki?", 'Tanya Wati yang binggung kenapa anaknya menangis saat tahu akan berangkat bekerja'.
"Ya, Adzkia binggung aja ma. Bingung apa yang akan Adzkia lakuin, ini semua mendadak bangat", 'Ucap Adzkia yang masih menangis dan memeluk Wati'.
"Sudah...sudah.... berkas yang harus di urus apa saja?", 'Tanya Wati'.
"KTP, SKCK, NPWP, dan buat surat lamaran. Hari Jum'at besok, ada pertemuan wali murid dengan pihak sekolah sebelum keberangkatan dan juga pembayaran tiket", 'jawab Adzkia yang masih tersedu-sedu'.
"Sudah-sudah jangan nangis lagi, sekarang kamu kirim pesan ke Kak Ira buat nemani kamu ke Polsek buat bikin SKCK dulu dan tanya sama dia syaratnya apa saja. dan sekarang kamu siap-siap, sebelum kakak kamu datang", 'Perintah Wati'.
Adzkia pun mengirim pesan kepada Ira, menanyakan syarat-syarat buat SKCK karena Ira pernah membuatnya.
"Kamu kan sudah mengurus KTP kan?", 'Tanya Wati lagi'.
__ADS_1
"Sudah ma, tapi kan yang baru keluar resinya", 'Jawab Adzkia'.
"Sudah bawa itu aja, sekarang kamu siap-siap dulu sebelum kakak kamu datang", 'perintah Wati'.
"Baik ma", 'Jawab Adzkia
Adzkia pun berlari menuju kamarnya, untuk siap-siap. Dan Adzkia juga menyiapkan berkas yang akan di bawanya, kepolsek.
*
"Adzkia Almahyra", 'Ucap ibu-ibu yang membuatkan SKCK tersebut'.
"Saya Bu", 'Ucap Adzkia'.
"Kamu keruangan kepala dulu ya, Pak kepala ingin lihat muka kamu. Karena yang bernama Adzkia ini pernah ada kasus di Polsek ini", 'Ucap Ibu-ibu tersebut'.
"Baik Bu", 'ucap Adzkia gugup'.
Adzkia tidak merasa ada kasus di Polsek sini, karena dia selama ini tidak di kampung ini, tetapi sekolah di kota.
Adzkia pun, menuju ruangan Kepala Polsek di tunjuki oleh ibu-ibu yang tadi.
"Nama kamu siapa?", 'Tanya kepala Polsek Tanjung Besar'.
"Adzkia Almahyra pak", 'Jawab Adzkia dengan gugup'.
"Oooo.... Adzkia Almahyra, kamu pernah ada kasus di sini?", 'Tanya kepala polsek'.
"Berarti bukan kamu orangnya, soalnya yang bernama Adzkia ini pernah ada kasus di sini", 'Ucap Kepala Polsek'.
"Yasudah kamu silahkan keluar", 'Ucap kepala Polsek lagi'.
"Baik pak", 'Jawab Adzkia'.
Adzkia pun keluar dari ruangan kepala polsek tersebut, menuju tempat pembuatan SKCK tadi untuk mengambilnya.
SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) adalah surat resmi yang di keluarkan oleh polri sebagai bukti bahwa seseorang atau individual yang bersangkutan tidak memiliki catatan kejahatan atau kriminal berdasarkan data polisi.
Masa SKCK berlaku adalah 6 bulan sejak tanggal di terbitkan oleh kepolisian.
SKCK berfungsi sebagai lampiran dalam surat salah satunya adalah lamaran pekerjaan.
Berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Nomor 18 Tahun 2014, syarat-syarat untuk membuat SKCK adalah
Fotokopi KTP (tunjukkan yang asli)
Jika belum mempunyai KTP, resi KTP juga bisa.
Fotokopi kartu Keluarga
__ADS_1
Fotokopi Akte kelahiran
Pas photo berwarna 4x6
*
Setelah selesai mengurus SKCK, Adzkia pun pergi Mengurus NPWP dengan abangnya yang bernama Rian. Karena kantor tempat mengurusnya jauh, sekitar 1,5-2 jam perjalanan menggunakan motor atau mobil.
NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) adalah nomor yang di berikan pada Wajib pajak untuk sarana dalam administrasi perpajakan sebagai tanda pengenal atau identitas diri dari wajib pajak dalam memenuhi hak dan kewajibannya.
NPWP terdiri dari 2 jenis
NPWP pribadi yaitu NPWP yang di miliki secara individu yang memiliki penghasilan di Indonesia. Individu yang masuk dalam daftar NPWP pribadi, yaitu
- memiliki penghasilan dari pekerjaan
- memiliki penghasilan dari usaha
NPWP Badan yaitu NPWP yang di miliki oleh setiap perusahaan atau badan usaha yang memperoleh penghasilan di Indonesia. contoh :
- Badan milik pemerintah
- Badan milik swasta 4
NPWP juga merupakan salah satu lampiran, dalam surat lamaran pekerjaan.
Adzkia membuat NPWP yang jenisnya pribadi, karena dia dapat penghasilan dari bekerja.
Caranya kita harus daftar online terlebih dahulu, dan mengisi formulir pendaftaran. Setelah itu cetak kartu atau cetak surat keterangan terdaftar sementara di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat.
Syarat untuk membuat NPWP adalah KTP atau resi KTP.
Setelah selesai mengurus NPWP, Adzkia pun pulang dengan abangnya dan menempuh perjalanan yang cukup memakan waktu kembali sekitar 1,5-2 jam perjalanan.
Hari ini adalah hari yang membahagiakan, dan juga sangat melelahkan bagi Adzkia. Adzkia senang karena dia akan bekerja, sesuai dengan apa yang dia inginkan. Karena Adzkia tidak ingin kuliah, meskipun sudah di paksa oleh orang tua dan keluarganya, tetapi Adzkia tetap ingin bekerja. Hari ini juga sangat melelahkan bagi Adzkia, karena dia harus berpacu dengan waktu untuk mengurus semua keperluan berkas-berkasnya untuk bekerja. Adzkia harus kesana kamari, untuk mengurus berkas-berkas tersebut.
Adzkia juga binggung antara sedih dan senang, dia senang karena sudah mendapat panggilan bekerja, dan dia juga sedih karena harus jauh lagi dari orang tua dan keluarganya. Tetapi Adzkia tetap harus semangat demi Masa depan dan keinginannya.
__ADS_1