
Hari pertama, tanggal 1 Agustus 2017 adalah pemberkasan, yaitu memberikan surat lamaran pekerjaan kita kepada perusahaan yang kemarin di dampingi oleh guru pendamping dari pihak sekolah. Pihak sekolah di mana Adzkia bersekolah dulu, tidak membiarkan saja murid-muridnya walaupun mereka sudah lolos rekruitmen yang di adakan di sekolah. Pihak sekolah tetap mendampingi murid-muridnya Sampai di tahap pemberkasan dokumen, dan meskipun. itu hanya satu hari saja. Jadi murid-murid mereka tidak lontang-lantung tidak jelas. Guru pemdamping dari sekolah Adzkia juga menjelaskan dengan detail, rangkaian seleksi yang akan mereka lakukan selanjutnya. Jadi Adzkia dan teman-temannya tidak seperti orang kebingungan atau mungkin seperti ayam kehilangan induknya saat mengikuti serangkaian tes selanjutnya tanpa guru pendamping.
Ini adalah hari kedua Adzkia dan teman-temannya mengikuti serangkaian tes masuk kerja, tes kali ini adalah MIDAS.
MIDAS adalah singkatan dari Mayora Intensive Development Attitude and Skill yang merupakan sebagai pelatihan sebelum masuk bekerja yang sesungguhnya.
MIDAS ini semacam pengenalan perusahaan lebih mendalam dan detail. di MIDAS tersebut kita juga akan menerima pelatihan dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan lamaran kita masing-masing agar lebih efektif dalam bekerja.
Dalam tes ini, calon karyawan juga di latih dan di tingkatkan di bidang tanggung jawab mereka dalam memperdalam kekuatan dan keterampilan mereka dan juga untuk bekerja lebih efektif. Disini juga akan di berikan pendidikan, pelatihan, dan pengembangan.
Tentunya semua materi harus di ikuti dari awal sampai akhir.
Jika anda tidak mengikuti tes ini dengan baik, tentu saja Anda akan gugur dalam tes kali ini, dan tidak dapat bekerja di perusahaan tersebut.
tes MIDAS ini di lakukan selama dua hari berturut-turut.
Serangkaian Tes selanjut adalah MCU, yang di laksanakan hari Kamis tanggal 4 Agustus 2017 yang di laksanakan di sebuah klinik yang telah bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Tes MCU di luar tanggung jawab perusahaan, kita harus membayar sekitar 400.000-700.000.
Sebelum melaksanakan tes MCU (Medical Check Up) Adzkia dan teman-temannya di anjuran untuk minum susu beruang atau bear brand, yang konon katanya dapat membersihkan racun-racun yang ada di tubuh kita, dan juga membersihkan aliran darah kita.
Adzkia merupakan tipikal orang yang suka minum susu, apalagi susu beruang tersebut tidak ada rasanya, Adzkia tetap memaksakan meminumnya, dan hampir muntah karena saking tidak sukanya dengan susu tersebut.
*
" hallo, assalamualaikum", 'Ucap Adzkia melalui sambungan telepon dengan orang tuanya'.
"Waalaikumusalam", 'jawab Orang tua Adzkia'.
"Gimana Ki, tes kamu tadi?", 'Tanya Wati kepada anaknya'.
"Alhamdulillah lancar ma, tapi ada teman Adzkia tiga orang di minta buat kesana lagi, katanya hasil Rontgennya kurang jelas. Jadi harus tes ulang", 'Jawab Adzkia'.
"Syukur lah kalau lancar, terus besok tes apa lagi?", 'Tanya Wati'.
"Besok buka rekening ma", 'Jawab Adzkia'.
"Emang hari Sabtu bank buka Ki?", 'Tanya Wati lagi'.
"Bank yang di perusahaan itu buka ma, sampai jam 12 siang kalau hari Sabtu, jadi harus pagi-pagi kesananya", 'Jawab Kia'.
__ADS_1
"Ya sudah, kamu di sana hati-hati ya, jangan sering keluyuran malam. Jaga kesehatan", 'Ucap Wati'.
"Iya ma, mama sama papa juga jaga kesehatan", 'Ucap Adzkia juga'.
"Yasudah telpon mama tutup ya, kamu istirahat ya", ' Ucap Wati'.
"Iya ma", 'Jawab Adzkia yang memutuskan sambungan teleponnya'.
*
Keesokan harinya Adzkia dan teman-temannya, berangkat ke bank yang ada di kantor pusat perusahaan untuk membuka rekening, dan mereka pergi naik grab.
"Ada yang bisa saya bantu?", 'Tanya sekuriti di bank tersebut'.
"Iya pak, kami mau buka rekening", ' jawab Adzkia dan teman-temannya'.
"Baik silahkan di isi formulir ini, dan siapkan KTP atau Resi KTP dan juga uang 50.000 untuk pembukaan rekening pertama", 'Jelas sekuriti tersebut'.
"Baik pak", 'Jawab Adzkia dan teman-temannya'.
Kemudian mereka mengambil formulir dan mengisinya, setelah itu mereka berikan kepada sekuriti dan di Lampiri dengan resi KTP atau KTP asli.
"Saya pak", 'Jawab teman Adzkia yang bernama Feni'.
"Maaf ini resi KTP kamu sudah kadaluarsa, jadi kamu harus perbarui terlebih dahulu. Nanti kesini lagi", 'ucap sekuriti tersebut'.
"Tapi pak, saya jauh", 'Jawab Feni'.
"Kamu bisa minta tolong orang tua atau keluarga kamu yang di sana, untuk mengurusnya dan di kirim kesini melalui pos atau apa saja itu", 'Ucap sekuriti memberi masukan'.
"Tapi pak, saya tanda tangan kontraknya hari Senin", 'Ucap Feni'.
"Kalau soal itu saya kurang tahu dek, mungkin bisa menyusul rekening", 'Jawab sekuriti tersebut'.
"Baik pak", 'Jawab Feni'.
Feni pun menghubungi orang tuanya, agar mengurus resi KTP dia yang baru ke kantor Capil, dan segera mengirimnya ke sini.
*
__ADS_1
"Gimana gi?", 'Tanya Adzkia dan yang lainnya, yang baru keluar dari dalam bank'.
"Katanya iya, ntar di urus. Kebetulan ada teman papa aku, yang kerja di sana. Nanti papa minta bantuan sama temannya", 'jawab Feni'.
"Tenang gi, jangan galau. Nanti kita temani lagi kesini", 'Ucap Ika'.
"Tapi kan kita tanda tangan kontraknya besok", 'ucap Feni galau'.
"Besok saat tanda tangan kontrak, kita tanya sama HRDnya. atau kita tanya sekarang", 'ucap Ika'.
"Besok saja", 'Ucap Feni'.
Mereka bertujuh pun memutuskan untuk kembali ke kosan mereka, untuk istirahat dan leha-leha.
*
"Ki maaf ya, karena aku shift 2 jadi kita belum ada ketemu, lagian kita juga beda kosan", 'Ucap Diah yang mengunjungi Adzkia, dan dia juga baru pulang kerja'.
"Iya Diah, tidak apa-apa. Gimana kerja enak tidak?", 'Tanya Adzkia'.
"Yah.... nanti kamu rasain sendiri deh", 'Ucap Diah kemudian tertawa'.
"Eh.... tapi kok kamu, pulangnya cepat ya, biasanya kan malam", 'Tanya Adzkia lagi'.
"Ya, kan kalau hari Sabtu setengah hari Ki, ada juga sih yang full jadinya lembur", 'Jawab Diah'.
"Tidak nyangka ya, kita sama-sama lagi", 'Ucap Diah kemudian memeluk Adzkia'.
"Iya Diah, aku juga tidak menyangka, kita bakalan satu tempat kerja juga", 'Jawab Adzkia yang juga memeluk erat Diah'.
"Kita keluar yuk Ki, cari makan. Ajak yang lain juga, aku mau ke kosan dulu mau mandi sekalian ganti baju", 'Ucap Diah'.
"Okeh, kamu yang traktir kan?, hehehe", 'Ucap Adzkia kemudian tertawa'.
"Kamu aja ya, tapi jangan bilang-bilang yang lain, hehehe", 'Jawab Diah yang juga tertawa'.
"Okeh, ntar kalau kamu sudah selesai kesini lagi aja. Atau tidak kamu tidur disini", 'Ucap Adzkia'.
"Okee... ntar aku kesini lagi", 'Ucap Diah'.
__ADS_1
Diah pun segera pulang ke kosannya untuk mandi dan ganti baju, sedangkan Adzkia mengajak teman-temannya yang lain untuk keluar beli makanan