Kehidupan Di Kampung Dan Tetangga Yang Julid

Kehidupan Di Kampung Dan Tetangga Yang Julid
Flashback berakhir


__ADS_3

Revan pun menyuruh Feli cewek yang dia antar waktu itu, untuk menjelaskan semuanya kepada Adzkia. Karena Feli sudah melakukan hal yang tidak seharusnya dia lakukan, dia mengirim pesan kepada Adzkia dan mengaku-ngaku dia adalah pacar Revan, dan juga dia mengubah foto profil Facebooknya dengan foto dia dan Revan. Revan pun meminta pertanggung jawaban Feli, buat menjelaskan kepada Adzkia detik itu juga.


"Feli, maksud kamu apa ngirim pesan kepada Adzkia?", 'Tanya Revan yang mendatangi rumah Feli'.


"Pesan Apa Rev, kamu tidak pernah mengirim pesan kepada Adzkia", 'Jawab Feli pura-pura tidak tahu'.


"Kamu jangan pura-pura Fel, saya ada buktinya. Sekarang kamu jelasin sama Adzkia, kalau tadi itu saya hanya bantu kamu. Dan kenapa juga kamu mengubah foto profil Facebook kamu dengan foto kita?, apa jangan-jangan tadi kamu hanya pura-pura pusing di jalan, agar saya antar kamu pulang. Dan itu teman kamu yang bernama Rani diam-diam kamu suruh buat fotoin kita?", 'Ucap Revan dengan nada tinggi'.


"Hmmm", 'Ucap Feli kebingungan kenapa Revan bisa tahu semuanya'.


"Kenapa kamu dia saja, jawab Feli. Maksud kamu apa?, kamu mau merusak hubungan saya dengan Adzkia", 'Bentak Revan lagi'.


"Iya saya sengaja, karena Aku suka sama kamu Revan. Dulu waktu kita SMA, aku selalu berusaha untuk mendapatkan perhatian kamu, tetapi kamu tidak menggubris sama sekali. Apa sih kelebihannya pacar kamu itu, sampai kamu tergila-gila sama dia", 'Ucap Feli juga dengan suara yang lantang'.


"Kamu tidak perlu tahu kelebihan dia apa, yang jelas dia banyak merubah sikap saya. Sekarang kamu hapus foto profil Facebook kamu dan kamu jelaskan semuanya kepada Adzkia", 'Ucap Revan'.


"Aku tidak akan melakukan itu Revan Erlangga, karena apa yang aku inginkan sudah aku dapatkan. Jika aku tidak bisa memiliki kamu, maka Adzkia juga tidak bisa memiliki kamu. Buat apa aku susah payah, membuat rencana agar kamu bisa putus dengan Adzkia, terus aku memperbaiki hubungan kalian lagi. Jangan harap kamu Rev", 'Ucap Feli tepat di depan muka Revan'.


"Yasudah kalau memang kamu tidak menjelaskan semuanya, yang penting aku sudah ada bukti kuat untuk menjelaskan semuanya kepada Adzkia", 'Ucap Revan sembari melihatkan rekaman apa yang dia dan Feli bicarakan barusan, dan Revan pun pergi dari rumah Feli'.


"Sial.... kenapa sih, aku gagal terus buat Adzkia putus dengan Revan. Dan Revan menjadi milik aku", 'gerutu Feli sendiri'.


Setelah mendapatkan rekaman itu, Revan pun mengirimnya kepada Adzkia agar Adzkia mau memaafkan dirinya. Tetapi Adzkia masih belum mempercayai itu semua, dan menyebut rekaman itu adalah hasil akal-akalan Revan doang.

__ADS_1


*


Adzkia pun berusaha memejamkan matanya kembali, tetapi Adzkia malah teringat lagi dengan Revan.


"Apa benar ya Revan itu di jebak oleh Cewek itu?", 'Ucap Adzkia sendirian'.


"Kalau memang benar dia jebak?, kenapa saat aku tidak percaya soal rekaman itu, dia hanya diam saja?. Dan kenapa sekarang dia balik lagi menganggu kehidupan aku yang sudah mulai melupakan dia?. Apa dia sudah putus dengan cewek itu?. Ah tapi tidak mungkin, inikan belum sampai sebulan semenjak kejadian itu?, masa iya mereka jadian bentar terus putus", 'Ucap Adzkia bertanya-tanya kepada dirinya sendiri'.


Kejadian itu tepat 1 hari sebelum Adzkia mendapat kabar bahwasanya dia akan berangkat bekerja. Jadi Adzkia sibuk mengurus semua keperluan keberangkatannya, tanpa memikirkan semua masalah yang sedang terjadi antara dia dan Revan.


Satu hari sebelum keberangkatan Adzkia ke Tangerang, Rian dan Ira sudah mengingatkan Adzkia untuk pamit kepada Revan. Tetapi Adzkia bilang tidak perlu, dan jangan membahas-bahas lagi orang yang bernama Revan itu. Karena Adzkia tidak mau lagi mendengarnya. Akhirnya Rian dan Ira pun hanya diam, karena dia tidak mau ikut campur lebih soal urusan asmara adik mereka itu. Lain halnya jika, Revan berbuat hal yang tidak baik kepada Adzkia, misalnya main tangan, barulah mereka ikut campur. Karena menurut mereka Adzkia dan Revan sendiri sudah dewasa, dan bisa menyelesaikan masalah mereka masing-masing.


*


Adzkia dan Revan memang LDR semenjak mereka pacaran, karena Adzkia sekolah di kota dan Revan masih tetap di kampung. Tetapi banyak yang melapor dan memberitahu Adzkia, tentang apa saja yang Revan lakukan tanpa Adzkia sendiri yang minta kepada teman-temannya. Mungkin karena mereka takjub melihat Adzkia, bisa merubah sikap Revan yang di kenal playboy kelas kakap waktu mereka SMP.


*


"Ki....Ki..... bangun Ki, sudah jam 6, kamu tidak kerja?", 'Teriak Feni menggedor-gedor pintu kamar Adzkia'.


"Astaghfirullah jam berapa ini?", 'Ucap Adzkia tersentak dari tidurnya dan mengusap layar ponselnya'.


Adzkia pun membuka pintu kamarnya, yang dari tadi di gedor-gedor oleh Feni.

__ADS_1


"Astaghfirullah Ki?, kamu tidur jam berapa?, itu kenapa mata kamu bisa bengkak begitu?", 'Tanya Feni dengan pertanyaan yang bertubi-tubi'.


"Ngak tau fen, susah tidur aku semalam", 'Jawab Adzkia asal'.


"terus itu mata kamu bengkak kenapa?", 'Tanya Feni lagi'.


"Kangen rumah aku fen", 'jawab Adzkia bohong'.


"sabar Ki, sama kita juga sama-sama rindu rumah", 'Ucap Feni menenangkan Adzkia'.


"Kamu sama Leni duluan saja ntar ketinggalan jemputan lagi, ntar aku berangkat nya naik grab aja", 'Ucap Adzkia'.


"Beneran Ki?", 'tanya Feni'.


"Iya Fen, ntar aku naik grab motor aja. Udah sana dulu, ntar ketinggalan jemputan lagi", 'Ucap Adzkia mengusir Feni'.


"Yasudah aku duluan ya, kamu hati-hati", 'Ucap Feni'.


"Iya", 'Jawab Adzkia'.


Adzkia pun mengambil handuknya, dan buru-buru kekamar mandi buat mandi, karena sudah jam 6 pagi.


Setelah mandi Adzkia pun siap-siap sambil memesan grab motor melalui aplikasinya, karena mesan grab ini susah-susah gampang, kadang saat kita tidak buru-buru grabnya cepat tibanya, kalau kita buru-buru lama kadang sampainya apalagi di pagi hari begini. Karena Adzkia terburu-buru takut telat masuk kerja karena jam sudah menunjuk hampir jam setengah tujuh, dan butuh waktu 15 menit juga buat perjalanan ke tempat Adzkia bekerja.

__ADS_1


__ADS_2