
Semua perlengkapan yang Adzkia dan teman-temannya butuhkan sudah di beli, sekarang tinggal pembayaran dan pengantaran barang oleh pihak toko.
"Ini ya notanya totalnya 6jt", 'Ucap Koko yang punya toko'.
"Iya ko, ini ya ko uang nya", 'Ucap Adzkia mengambil nota yang di berikan dan memberikan uang pembayaran belanjanya'.
"Terimakasih banyak ya", 'Ucap Koko tersebut '.
"sama-sama ko", 'Jawab Adzkia, Leni dan Feni '.
"Ko ini barang di antar langsung kan ko?", 'Tanya Feni'
"Iya-iya nanti di antar, tulis alamat nya di sini ya dan juga nomor handphone ya. Nanti anggota saya yang antar", 'Jawab Koko tersebut'.
"Yasudah kalau begitu kita pamit duluan ya ko, kita tunggu di rumah", 'Ucap Adzkia'.
"Iya, terimakasih banyak ya", 'Ucap Koko itu lagi'.
Setelah melakukan pembayaran, Adzkia, Leni dan Feni pulang ke kontrakan mereka naik angkot. Dan menunggu barang-barang yang mereka beli datang.
"Eh kita ke pasar dulu yuk, beli makan sekalian buat makan malam, lapar bangat nih", 'Ajak Leni'.
"Ayuk, sama aku juga lapar bangat nih. Tapi kita bungkus aja ya, takutnya ntar yang antar barang keburu datang kitanya belum di sana", 'Jawab Adzkia'.
"Iya kita bungkus aja, ntar kita bawa ke kontrakan yang baru. Kita makan di sana aja", 'Ucap Feni'.
"Emangnya sudah bersih kita makan di sana?", 'Tanya Leni'.
"Ntar kita ke kos dulu Len ambil sapu, sekalian ambil minum", 'Jawab Feni'.
"Iya Len, jadi nanti kita bisa mulai bersih-bersih, sebelum kita berangkat kerja", 'Jawab Adzkia juga'.
"Iya tu benar apa kata Adzkia, biar kita bisa cepat-cepat pindah. Sudah malas tinggal di kos yang sekarang, tiap hari makin banyak aja itu anak ibuk kos bawa teman-temannya. Mana sekarang mereka sering berisik lagi sampai subuh, ganggu istirahat aja", 'Ucap Feni'.
"Seminggu ini kita harus semangat guys pindahan nya, dan sepertinya juga satu Minggu ini kita bakalan kurang tidur deh. Tapi ngak apa-apa lah demi pindahan, dan kenyamanan buat kita. Dari pada di tempat sekarang sudah lah menganggu karena mereka sering berisik, bikin ngak nyaman lagi. Sama keamanan nya juga kurang", 'Jawab Leni'.
"Iya tahu itu kalau soal keamanan, soalnya aku sering tuh di ingatin sama ibu-ibu yang jualan sayuran itu loh, katanya hati-hati aja sama anak ibuk kos yang sering bawa teman-temannya itu. Terus mereka juga bilang bukannya mereka mau suudzon, bisa jadi yang masuk ke kamar dya waktu itu anaknya ibuk kos itu. Soalnya ibu itu lihat dia di depan itu dekat pakde jualan opor itu", 'Jelas Adzkia'.
"Serem juga ya kalau begitu, untung aja kita udah mau pindah dari sana", 'Ucap Leni'.
"Yasudah yuk, kita lanjut pulang aja. Takutnya orang yang antar barang keburu datang duluan dari pada kita", 'Ucap Feni'.
__ADS_1
*
drt.....drt...... (Handphone Adzkia berdering).
"Ki.... Handphone bunyi, ada panggilan masuk", 'Teriak Feni'.
"Siapa Fen?", 'Tanya Adzkia dari dalam kamar mandi'.
"Ngak tahu, tidak ada namanya", 'Jawab Feni'.
"Tolong angkat aja Fen, siapa tahu orang yang antarin barang kita", 'Ucap Adzkia'.
"Aku angkat ya...", 'Ucap Feni'.
"Iya ngak apa-apa", 'Jawab Adzkia'.
*
"Hallo.....", 'Ucap Feni mengangkat panggilan masuk di handphone Adzkia'.
"Saya mau antar barang atas nama Adzkia, dari toko Kelly elektronik", 'Ucap seseorang di balik sambungan telepon tersebut'.
"Di jalan palem 17 mas", 'Jawab Feni'.
"Rumahnya di sebelah mananya ya mba?", 'Tanya Orang itu lagi'.
"Sekarang mas nya sudah di mana?", 'Tanya Feni balik'.
"Saya sudah di jalan palem 17", 'Jawab Orang itu'.
"Sebentar ya mas, saya keluar", 'Jawab Feni kemudian keluar rumah, mencari orang yang antar barang tersebut'.
"Mas..... sebelah sini....", 'teriak Feni yang melihat orang mengunakan mobil pick up membawa barang-barang pesanan mereka'.
"Iya mbak, atas nama Adzkia ya mbak?", 'Tanya orang itu lagi'.
"iya mas....", 'jawab Feni'.
Orang tersebut menurunkan barang-barang pesanan Adzkia dan teman-temannya.
"Ini kulkas di taruh sebelah mana mbak?", 'Tanya orang itu lagi sebut saja namanya asep'.
__ADS_1
"Di bagian dapur aja mas, sebelah sini", 'Jawab Feni menunjukkan tempat menaruh kulkas tersebut'.
"Mas minta tolong pasangin antena TV nya ya sekalian, sama tolong pasangin kabel-kabel TV nya kita ngak ngerti cara masangnya", 'Ucap Adzkia minta tolong'.
"liat ntar ya neng, kalau ngak ada panggilan dari boss saya nanti saya bantuin", 'Jawab Asep'.
"iya deh mas", 'Ucap Feni'.
"Tapi biasanya mah ngak ada panggilan neng, soalnya ini udah sore juga", 'Ucap Asep'.
"Semoga aja deh masnya ngak ada panggilan", 'Ucap Feni'.
Setelah menurunkan semua barang-barang pesanan Adzkia dan teman-temannya, Asep pun membantu mereka memasangkan Antena TV, sama masang kipas angin baling-baling yang di pasang di plafon bagian kamar dan ruang tengah rumah.
"Coba nyalain TV nya neng, udah bisa belum?", 'Suruh Asep'.
Feni pun menyalakan TV yang baru di pasang, atas perintah Asep.
"Udah mas, tapi kok gambarnya kurang jelas ya?", 'Tanya Feni'.
"Iya itu ngak apa-apa neng, itu karena antenanya kurang tinggi. Kalau bisa mah antenanya pasangnya di atap, biar gambarnya lebih jelas", 'Jawab Asep'.
"hhmmm begitu ya, yasudah deh ngak apa-apa. Ini juga udah lumayan jelas kok", 'Ucap Adzkia'.
Setelah memakan waktu sekitar hampir 2 jam an, Asep pun pamit kepada Adzkia, Leni, dan Feni karena kerjaannya sudah selesai. Tak lupa pula Adzkia dan teman-temannya memberikan sedikit tips untuk Asep, karena telah menolong mereka memasang Antena TV dan juga pasang kipas angin.
"neng, saya pamit dulu ya, ini semua kan udah selesai di pasang. Untuk antenanya lebih di tinggiin lagi aja masangnya", 'Ucap Asep'.
"Iya mas, terimakasih banyak ya mas. Ini ada sedikit tips buat mas, karena udah bantuin kita", 'Ucap Sembari memberika uang tips tersebut'.
"Tidak perlu neng, ini mah emang udah kerjaan saya", 'Jawab Asep'.
"Tidak apa-apa mas, ambil saja", 'Ucap Adzkia yang masih menyodorkan uang tersebut'.
"Yasudah deh, saya ambil ya neng. Terimakasih banyak neng", 'Ucap Asep yang akhirnya mengambil uang tersebut'.
"Iya mas, sama-sama. Harusnya kita yang berterimakasih sama mas, karena udah bantuin kita masang ini semuanya", 'Jawab Adzkia'.
"Iya neng, sama-sama juga", 'Jawab Asep yang kemudian pamit'.
Adzkia, Leni, dan Feni, kembali beberes rumah kontrakan mereka tersebut, dan menyimpan kardus-kardus bekas televisi, dan juga kardus bekas kulkas tadi, mana tahu nanti di butuhkan lagi dan mereka juga menyimpan kertas-kertas asuransi dan buku-buku panduan setiap barang elektronik.
__ADS_1