
Tanggal 8 Agustus 2017 adalah hari yang di nanti-nanti Adzkia semenjak dia lulus sekolah, karena hari ini adalah hari pertama Adzkia mulai bekerja. Adzkia beserta 7 temannya telah sampai di pabrik sekitar pukul setengah 8 pagi dengan berpakaian celana dasar hitam, baju putih polos tidak boleh pakai kancing, dan jilbab instan bewarna hitam. Biasa lah ya, anak baru jadi datangnya lebih awalπππππ.
Jam masuk sebenarnya adalah jam 7 pagi bagi karyawan shift 1, tetapi karena Adzkia dan teman-temannya masih baru, jadi mereka masuk jam 8 pagi pulang jam 4 sore. Dan mereka juga shift satu semuanya, belum di bagi karena masih baru.
Di perusahaan ini karyawan/karyawati terbagi atas tiga shift, shift satu bekerja dari jam 07.00-15.00, shift dua bekerja dari jam 15.00-23.00, Shift tiga bekerja dari jam 23.00-07.00.
Setelah memasuki area pabrik, mereka di arahin ke devisi mereka oleh satpam yang sedang bertugas.
Setelah itu, Adzkia dan teman-temannya di beri arahan tentang bagaimana kondisi bekerja di lapangan oleh atasan mereka atau manager di divisi tersebut.
Adzkia dan teman-temannya masuk di divisi QC field (Quality Control) yang kerjanya untuk memeriksa, mengukur, menguji, dan memastikan produk yang di buat atau di produksi sudah sesuai dengan standar yang telah di tetapkan oleh suatu perusahaan.
Tanggung Jawab Quality Control:
Uji Kualitas Produk
QC yang menentukan kelayakan suatu produk masuk ke tahap berikutnya. QC juga memantau dan menguji perkembangan seluruh produk yang di produksi oleh perusahaan tersebut. Misalkan, kita menjadi QC di line 1 produk A, berarti kita lah yang bertanggung jawab terhadap kualitas produk tersebut dari oven sampai ke gudang. Kalau Adonan beda lagi QCnya, itu khusus QC yang di bagian adonan.
Verifikasi kualitas produk
Proses Quality Control selanjutnya di verifikasi untuk proses produk ketahap selanjut. Misalnya, Verifikasi kodifikasi atau kadaluarsa suatu produk, kalau Expor di sesuaikan dengan MOCK UP. MOCK UP sendiri merupakan sebuah rancangan atau model desain produk yang di buat sebagai acuan sebelum produk itu di realisasikan atau di produksi.
monitoring proses produksi
QC harus menjaga proses produksi berjalan sesuai prosedur yang berlaku pada perusahaan tersebut.
Memastikan Kualitas Layak Edar
dengan melakukan proses ini, produk dipastikan untuk bisa lulus standar yang berlaku dan juga lulus pemeriksaan. Kemudian di simpan di gudang, dan siap di edarkan.
Membuat Pembukuan Personal (Laporan) Quality Control
Setiap QC field berkewajiban membuat pembukuan Personal (laporan) pada setiap uji yang di lakukan.
Setelah menjelaskan secara ringkas tentang cara kerjanya QC Field, kemudian membagian perlengkapan bekerja
__ADS_1
Seperti Apron, dan warung bagi yang tidak menggunakan kerudung. Dan mereka di bagi sendiri-sendiri, dan belajar dengan seniornya di lapangan.
Apron berfungsi untuk melindungi kulit agar tidak kontak langsung terhadap produk, dan juga melindungi jilbab agar tidak terlilit mesin, dan juga agar baju tidak kotor.
Sebelum masuk kedalam kawasan produksi, semua karyawan atau staff yang memasuki area produksi tidak di perbolehkan memakai anting, kalung, cincin, gelang, jam tangan, peniti atau jarum, dan barang lainnya yang berisiko mencemari produk yang di produksi.
*
"Septi ini saya titip anak baru ya sama kamu, tolong di acarin yang benar", 'Ucap Bu Kristi'.
"Ya Bu, saya mah dari dulu ngajarinnya benar Bu", 'Jawab Septi'.
"Yasudah kalau begitu saya tinggal ya", 'Ucap Bu Kristi'.
"ya Bu", 'Jawab Septi'.
"Nama kamu siapa?", 'Tanya Septi'.
"Adzkia kak", 'Jawab Adzkia'.
"Jangan panggil kakak, panggil teteh aja. Soalnya yang lagian juga pada manggil teteh", 'Ucap Septi'.
"Baik teh", 'Jawab Adzkia'.
"Padang teh", 'Jawab Adzkia singkat'.
"Kok banyak ya orang Padang masuk di sini?, itu rombongannya Diah juga orang Padang kan?", 'Tanya teh Septi'.
"Iya teh, soalnya sekolah kita ada kerja sama dengan pihak perusahaan", 'Jawab Adzkia'.
"Terus kalian tes nya di sini, atau di Padang?", 'Tanya Septi lagi'.
"Di Padang teh", 'Jawab Adzkia'.
"Enak ya kalian berarti sekolah di sana, tes nya juga di sana. Berati sampai sini tinggal masuk kerja?", 'tanya Septi lagi'.
"Belum teh, masih ada Midas, MCU dulu", 'Jawab Adzkia'.
"Kalau itu mah, sudah 80% pasti keterima, kecuali kalian tidak ikut", 'ucap Septi'.
__ADS_1
Adzkia pun di ajarkan oleh Septi semuanya, dari A sampai Z. Tentang membuat laporan, sampel-sampel apa saja yang di ambil, dan apa saja yang kita kerjakan.
*
"Gimana ki rasanya pertama kerja?", 'Tanya Diah'.
"Senang terus deg-degan", 'Jawab Adzkia'.
"Deg-degan kenapa Ki?", 'tanya Diah lagi'.
"Ya deg-degan aja Diah, apalagi ntar udah di lepas sendiri. Terus tadi katanya seminggu ini harus belajar maksimal, soalnya Minggu depan di lepas sendiri, gitu tadi kata Bu Kristi", 'Jawab Adzkia'.
"Bisa jadi sih Ki, kalau yang produksi banyak. Emangnya tadi kamu belajar sama siapa?", 'Tanya Diah lagi'.
"Sama teh Septi Diah", 'Jawab Adzkia'.
"Enakkan kan belajar sama dia, soalnya aku dulu juga belajar sama teh Septi. Kita di ajarin semuanya secara detail", 'Ucap Diah'.
"Iya enak, tetehnya juga tidak pemarah. Tapi tadi aku belajar di produk expor, terus Gonta-ganti EO/buyer lagi, jadi tadi tidak terlalu banyak belajar. Hanya di suruh catat dan suruh hafalin standar", 'Ucap Adzkia'.
"Kalau jalan Expor itu mah ya gitu Ki riweuh, apalagi gonta-ganti EO/Buyer gitu. Tapi tidak apa-apa bagus itu Ki, kamu belajar di line produksi yang riweuh, ntar kalau dapat line produksi yang tidak ribet kamu tidak panik", 'Jelas Diah'.
"Iya juga ya diah, semoga saja lah aku betah Ki, hehehe", 'Ucap Adzkia cengengesan'.
"Harus betah dong Ki, ntar kamu tidak betah kerja, yang ada tetangga-tetangga kita di kampung yang senang, hehehehe", 'Ucap Diah ketawa'.
"Iya juga ya diah, senang bangat mereka itu mah. kemarin aja sebelum aku berangkat ke sini, juga di gosipin Diah", 'Ucap Adzkia yang juga ketawa'.
"Di gosipin kenapa Ki?", 'Tanya Diah'.
"Itu Ki, karena aku belum-belum berangkat kerja. Kata mereka aku mau nikahin sama Beni anaknya pak RT, maka aku tidak berangkat-berangkat. Sedangkan kamu sudah 1 bulan lebih bekerja, sementara aku belum berangkat kata mereka begitu", 'Jawab Adzkia'.
"Serius kamu di gosipin begitu Ki?, kok bisa?", 'Tanya Diah penasaran'.
"Soalnya waktu itu, ada yang lihat pak RT sama istrinya di rumah aku. Terus kebetulan juga ada bg Rian sama kak ira di sana, jadinya mereka pikir maksud pak RT dan istrinya kerumah aku itu untuk melamar aku untuk anaknya, karena di sana anggota keluarga aku juga lengkapkan", 'Jelas adzkia'.
"Kenapa ya, orang-orang di kampung kita pada begitu ya Ki?, Suka heran aku sama mereka itu", 'Tanya Diah lagi yang binggung sama orang-orang di kampung mereka'.
"Ntah lah Diah, aku juga binggung. Tapi mau bagaimana pun, itu adalah kampung halaman kita juga. Seberapa jauh pun kita pergi, kampung itu tempat kita kembali", 'Jawab Adzkia'.
__ADS_1
"Iya juga sih Ki", 'Ucap Diah'.
Adzkia dan Diah pun sama-sama terdiam, seperti ada malaikat lewat. Ntah mungkin mereka sama-sama memikirkan kenapa warga di kampung mereka sangat meresahkan, terutama ibu-ibu.