Kehidupan Di Kampung Dan Tetangga Yang Julid

Kehidupan Di Kampung Dan Tetangga Yang Julid
Berencana pindah kos


__ADS_3

Tak lama berselang selepas Ika pamit dari kosan Tempat Adzkia dan teman-temannya tempati dari awal bekerja di Tangerang ini. Akhirnya mereka pun memilih untuk pindah dari kosan tersebut, dan ngontrak rumah bersama-sama.


Alasan mereka pindah karena, anak ibuk yang punya kos tersebut, sering membawa teman-teman wanitanya pada malam hari dan menempati kamar di kosan tersebut yang tidak ada penghuninya. Entah apa lah yang terjadi kalau laki-laki dan perempuan satu kamar dan juga bukan merupakan pasangan suami istri. Semenjak kejadian itu sering terulang, Adzkia dan teman-temannya sudah mencoba untuk komplain atas ketidaknyamanan mereka kepada pemilik kos, katanya iya akan di atasi masalah tersebut. Akan tetapi, sudah hampir satu Minggu, masih saja begitu, yasudah akhirnya Adzkia dan teman-temannya memutuskan untuk mencari satu rumah kontrakan agar mereka lebih nyaman dan lebih leluasa di rumah tersebut.


"Kita nyari kemana lagi ini kontrakan, sudah 2 hari Lo kita keliling perumahan ini nyari kontrakan, tapi belum ketemu-ketemu", 'Keluh Feni'.


"Sabar dulu ya Fen, jangan terlalu terburu-buru. Kita cari-cari lagi yuk, dan coba kita tanya-tanya sama orang-orang disini", 'jawab Adzkia'.


"Aku pengennya buru-buru dapat Ki, dan kita bisa segera pindah. Sudah tidak nyaman aku tinggal di sana", 'Ucap Feni lagi'.


"Sama kita Fen, aku juga udah tidak betah di sana. Aku aja selama ini kalau malam suka nahan pipis tahu, karena takut kebawah. Soalnya mereka kan suka ngumpul depan Televisi itu Lo, dan minum-minum gitu", 'Ucap Leni juga'.


"Yasudah yuk, kita lanjut cari. Semoga aja cepat ketemu, dan kita bisa segera pindah.


Akhirnya Adzkia, Feni dan Leni pun melanjutkan perjalanan mereka kembali untuk mencari kontrakan. Sekarang hanya Adzkia, Feni, dan Leni yang mencari kontrakan karena mereka satu shift dan juga kebetulan mereka sekarang shift malam, jadi siangnya bisa nyari-nyari kontrakan terlebih dahulu.


"Bu maaf mau nanya Bu, dekat-dekat sini ada kontrakan kosong ngak ya Bu", 'Tanya Adzkia kepada seorang Ibu-ibu yang sedang duduk-duduk di depan rumahnya'.


"Dekat-dekat sini mah ngak ada setahu saya neng, ada kalau di jalan melati sana banyak tu neng. Rumah saudara saya juga ada tu yang di kontrakin dan belum ada penghuninya", 'Jawab Ibu-ibu tersebut'.


"Jalan melati itu di sebelah mana Bu?", 'Tanya Adzkia lagi karena dia tidak tahu jalan melati'.


"Itu loh neng, kearah gaint mart itu", 'Jawab ibu-ibu tersebut'.


"Itu mah jauh bangat Ki, ketempat kita nunggu jemputan", 'Bisik Feni dari belakang Adzkia'.


"Kerja di mana neng?", 'Tanya Ibu-ibu tersebut'.


"Mayora Bu", 'Jawab Adzkia'.


"Sebelumnya tinggal di mana?", 'Tanya Ibu itu lagi'.


"Di kosan Bu Irna Bu", 'Jawab Adzkia'.


"Yang belakang orang jualan opor ayam itu ya neng, terus kenapa pindah neng?", 'Tanya ibu-ibu itu lagi'.


"Ngak apa-apa Bu", 'Jawab Adzkia'.


"Oh yaudah Bu, terimakasih ya Bu informasinya. Mari Bu", 'pamit Adzkia kepada ibu-ibu tersebut'.


"Ya mari neng", 'Jawab ibu-ibu itu'.


Adzkia dan teman-temannya pun, kembali melanjutkan perjalanan mereka mencari kontrakan.

__ADS_1


"Apa mau kita lihat ke tempat yang di bilang ibu-ibu itu tadi?", 'Tanya Adzkia kepada Leni dan Feni'.


"Kejauhan itu mah Ki, ke tempat jemputan jauh. Dan juga takutnya kalau kita shift 2 dan kalau sendirian gimana, takut", 'Jawab Feni'.


"Betul tuh Ki, kita coba cari masih di kompleks ini aja dulu siapa tahu dapat", 'Ucap Leni'.


Mereka pun kembali berjalan menyusuri kompleks ini, untuk mencari kontrakan.


Setelah berjalan beberapa jauh, mereka pun melihat ada tulisan ada kontrakan kosong. Mereka bertiga pun menghampiri tulisan tersebut.


"Maaf Bu, apa ada kontrakan kosong di sini Bu?", 'Tanya Adzkia kepada ibu-ibu yang baru keluar dari dalam rumah tersebut'.


"Iya dek, Adek mau nyari kontrakan?", 'Tanya ibu-ibu tersebut'.


"iya Bu", 'Jawab Adzkia'.


"Yasudah mari masuk, lihat-lihat dulu", 'Ucap Ibu-ibu tersebut'.


Adzkia dan teman-temannya pun masuk, mengikuti ibu-ibu tadi.


"silahkan masuk dek", 'ucap Ibu tersebut'.


Dalam rumah tersebut, terdapat 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu, dan ada meja tempat masak dekat kamar mandi.


"Ini berapa Bu 1 bulannya?", 'Tanya Feni'.


Setelah melihat-lihat kedalam kontrakan tersebut, mereka pun keluar dan melihat banyak laki-laki di rumah sebelahnya dan juga di depannya, karena pintu kamar mereka kebuka.


"Ini di sebelah cewek Bu?", 'Tanya Feni'.


"sebelah laki-laki kerja di pabrik besi di depan, kamar depan juga laki-laki kerjanya Alfamart, kamar satu lagi itu udah berkeluarga, dan yang kosong tinggal ini sama yang paling ujung itu", 'Jawab Ibu-ibu tersebut'.


"Yasudah kita lihat-lihat dulu ya Bu, tanya sama teman-teman yang lain dulu Bu", 'Ucap Adzkia'.


"Emangnya mau di isi berapa orang neng?", 'Tanya ibu-ibu itu lagi'.


"4 orang Bu", 'jawab Adzkia asal'.


"Nanti kabarin saja neng, itu nomornya yang tertulis di depan", 'Jawab Ibu-ibu tersebut'.


"Iya Bu.....", 'Jawab Adzkia'.


Adzkia dan teman-temannya pun, pergi dari tempat tersebut.

__ADS_1


"Gila aja kalau kita tinggal di sana, keluar kandang buaya masuk kandang harimau dong ceritanya. Orang laki-laki semua isinya di sana, ngeri......", 'Ucap Feni mengangkat bahunya'.


"Yasudah kita pulang dulu yuk, udah sore nih. Besok kita lanjut cari lagi", 'Ucap Adzkia'.


"Iya, aku udah lelah juga nih", 'Ucap Leni'.


Mereka bertiga pun memutuskan untuk segera kembali ke kossan mereka, dan memutuskan untuk melanjutkan cari kontrakannya besok, karena mereka merasa sudah lelah dan penat.


"Eh, itu ada tulisan kontrakan kosong juga tu. Kita coba tanya yuk?", 'Ucap Leni, saat jalan pulang mereka melihat ada tulisan itu lagi'.


Adzkia, Leni, dan Feni pun mengetuk pintu rumah tersebut.


"Iya ada apa?", 'Tanya ibu-ibu yang keluar dari dalam rumah tersebut'.


"Maaf Bu mau nanya, di sini ada kontrakan kosong atau tidak ya Bu", 'Tanya Adzkia'.


"Di sini mah ngak ada neng, di sini adanya cuman kosan", 'Jawab Ibu tersebut'.


"Itu tulisannya ada rumah di kontrakin Bu", 'Ucap Feni'.


"Oh ini, ini mah bukan di sini neng. Rumah ini mah di jalan palem 17 sana neng", 'jawab ibu-ibu tersebut'.


"Jauh Bu dari sini?", 'Tanya Feni lagi'.


"Ngak terlalu jauh sih neng", 'Jawab Ibu-ibu tersebut'.


"itu palem ujung sana itu neng", 'Ucap Ibu-ibu itu dan menunjuk ke arah ujung dari jalan tersebut dan itu adalah jalan buntu'.


"ngak terlalu jauh juga sih itu, kita coba lihat dulu aja", 'Ucap Feni bisik-bisik'.


"Boleh kita lihat-lihat dulu Bu?", 'Tanya Adzkia'.


"Boleh neng, tapi nanti sekitar jam 5 an bisa ngak. Soalnya nunggu suami saya pulang kerja dulu, takutnya ada yang mau di perbaiki biar sekalian", 'Jawab Ibu tersebut'.


"Oh iya Bu, nanti kita kesini lagi jam 5", 'Jawab Adzkia'.


"Kalau begitu kita pamit dulu ya Bu", 'Ucap Adzkia'.


Adzkia dan teman-temannya pun kembali pulang ke kos mereka, dan nanti jam 5 sore mereka kembali ke rumah ibu-ibu itu lagi.


"Ngapain ya tadi kita jauh-jauh nyari sampe ujung sana, tau-taunya depan kossan kita ada", 'Ucap Leni saat mereka sambil jalan pulang'.


"Iya juga tuh, ngak apa-apa Len, sekalian kita olahraga", 'Ucap Feni'.

__ADS_1


"Olahraga ngak panas-panas gini juga kali Fen", 'Ucap Adzkia'.


Sampai di kamar kos, mereka pun masuk kedalam kamar masing-masing untuk istirahat terlebih dahulu.


__ADS_2