
Kini Lucas dalam keadaan terdesak, orang-orang mulai mencari cara untuk menerobos masuk ruangan itu. Namun ruangan yang layaknya bungker yang pintunya terbuat dari baja tersebut membuat orang-orang kesulitan untuk menerobos masuk.
"Minggir-minggir."
Seseorang dari jauh berteriak, Bala bantuan datang orang-orang dari pasukan khusus datang kesana. Sudah terlihat dari seragam mereka semuanya, membuat orang-orang yang panik itu menoleh. Seseorang dari mereka menyerahkan sebuah tanda pengenal yang tidak asing untuk orang-orang tersebut itu adalah pasukan khusus Leonin, pasukan bayangan yang tidak di ketahui siapa ketua atau komandan mereka, mereka bisa muncul kapan saja dan dimana saja tanpa memberitahu orang-orang yang mereka datangi.
"Kami datang kemari sesuai perintah ketua, untuk menolong tuan song. Dimana dia?"
Setelah mendengar itu, seseorang menujuk ke arah orang-orang yang berusaha dengan keras untuk membuka pintu baja tersebut, namun pengamanan yang sangat baik di markas itu membuat pintu baja benar-benar tidak bisa dibuka dari luar.
"Berikan saya jalan."
__ADS_1
Orang-orang yang berada di sana pun menyingkir, seseorang mengeluarkan leser dari dalam koper, kemudian merusak paksa pintu baja tersebut. Apa yang terjadi, pintu baja itu bahkan sangat mudah untuk di buka mereka benar-benar bukan orang yang bisa di ganggu oleh mereka, kekuatan mereka sangat besar selain itu mereka adalah orang-orang pengendali bayangan yang tidak bisa mereka kendalikan, keberadaan nya saja tidak tau dimana dan markas mereka tidak pernah diketahui Leonin bukan sebuah molina kecil itu adalah sebuah raja kegelapan yang tidak diketahui titik terang dimana keberadaan nya, seluruh anggotanya memiliki topeng kulit sehingga tidak diketahui wajah aslinya.
Laser diarahkan, tidak butuh waktu lama pintu tersebut terbuka. Pemandangan yang tidak biasa nampak terlihat dengan jelas di depan mata mereka sekelompok orang terkulai tidak berdaya. Namun, dimana song Lucas? Kenapa tidak ada di dalam.
Orang-orang tersebut mendesak masuk mengecek tiap ruangan untuk mencari Song Lucas sementara yang lain menyelamatkan orang-orang yang terkena asap beracun di ruangan tersebut.
"Selamatkan orang-orang kalian, kami harus memastikan tuan Song baik-baik saja sebelum melapor ke ketuaku."
Orang-orang yang berada di sana bergantian per dua orang keluar dan masuk untuk mengangkat teman-temannya yang tergeletak tidak berdaya sementara yang lain kembali untuk mengamankan markas sambil menunggu kabar.
"Kenapa kalian tidak segera membunuhku?" tanya Song Lucas.
__ADS_1
"Bukankah dengan begitu kalian akan segera mencapai tujan kalian?" Lanjut Song Lucas sambil masih terus menutup hidung nya.
"Membunuhmu? Aku bahkan lebih suka melihatmu hidup segan mati tak mau."
Namun tiba-tiba seorang masuk kesana dengan topeng kulitnya.
"Terkadang menginginkan suatu hal yang berlebihan bukan hal baik."
Whusss...... tanpa di sadari oleh mereka seseorang menyerang dengan tiba-tiba hingga orang-orang yang mempermainkan song Lucas itu tumbang begitu saja.
"Tuan Song, ku kira anda sangat kuat. Namun ternyata tanpa bala bantuan anda anda sangatlah lemah."
__ADS_1
Setelah mengatakan itu orang-orang itu pergi begitu saja.
"Bala bantuan? apakah benar aku memerlukan itu?" ucap Song Lucas sambil menekan dadanya yang menghirup asap beracun.