
Dalam kenangan yang sama, semua orang berkumpul dengan gembira. Kini Berryl tengah memulihkan diri di mansion besar Song Lucas. Sementara Song Lucas dan Lan Dijia sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya. Kenapa, selama sebelas tahun Berryl tidur di rumah sakit namun saat sudah terbangun laki-laki itu justru menghilang.
Berryl sendiri sedang menerima kenyataan bahwa orang yang memberi benih di rahimnya adalah seorang raja dari segala raja, raja dunia bisnis dan juga raja dunia hitam.
"Jesslyn, apakah kamu begitu suka memilki ayah seorang Song Lucas?" tanya Berryl kepada putri kecilnya itu, walaupun Jesslyn kini bukan lagi seorang gadis kecil namun baginya dia tetap bayi mungilnya.
"Dulu awalnya tidak mengira memiliki seorang ayah Song Lucas, namun kenyataan hidup memang seperti itu ibu. Ibu apakah kamu tidak suka dengan ayah Song? jika seperti itu aku bisa kembali denhanmu dan kakek."
Jesslyn mengutarakan kata-kata nya, hal itu membuat ibunya tersenyum dengan ramah, wajahnya yang dulu kering kini sudah mulai berisi. Walaupun dia duduk di kursi roda namun dia tetaplah seorang wanita yang cantik.
"Ayahmu sudah menjagamu selama ini, sangat tidak pantas jika kamu meninggalkan dia begitu saja. Mari kita tunggu dia kembali dan kita bicarakan semuanya."
Jesslyn tersenyum kemudian dia mendorong kursi roda ibunya menuju taman mawar yang ada di mansion itu, taman itu berisi lautan bunga mawar walaupun mereka berduri namun sangat indah. Nampak disana Antonio di temani beberapa orang pelayan tengah menyiram dan juga memberi pupuk bunga-bunga itu.
__ADS_1
"Ayah, kenapa kamu melakukan itu sendiri? Bukankah sangat banyak tenaga yang di kerjakan di rumah besar Song Lucas ini?" tanya Berryl saat dia sudah mendekati Antonio.
"Ayahmu ini sudah tua, beban yang di pikul sudah banyak. Belum lagi harus mengurus Perusahaan Song. Jadi untuk refreshing aku melakukan ini seperti yang dulu ku lakukan di Rose Garden."
mendengar kata-kata itu Berryl tidak lagi melanjutkan pertanyaan nya, dia menatap wajah keriput ayahnya itu dengan penuh rasa bersalah.
"Ayah maaf, karena aku kamu harus menderita." ucap Berryl minta maaf.
"Ngomong apa kamu ini? Jika bukan karena kesalahanmu dalam semalam mana ada kesempatan buat ku untuk memimpin perusahaan sebesar itu."
Namun kedatangan Gong Xiuhuan meninggalkan jejak misteri kemana perginya Song Lucas, dan kenapa tiba-tiba keluarga besar itu datang.
"Mam, apa menurutmu kepergian Ayah ada hubungannya dengan keluarga Gong?" tanya Song Jesslyn.
__ADS_1
"Entahlah, semoga saja tidak. Jika iya berarti ada banyak hal yang tidak bisa di prediksi."
Semua orang berkumpul di mansion Song Lucas, Mansion besar keluarga Song tersebut memang memiliki letak strategis. Banyak orang yang menginginkan apapun yang di miliki Song Lucas, tidak terkecuali keluarga Gong Sekalian.
"Jesslyn ada undangan pesta dari kediaman Gong, apakah kamu akan datang? Kelihatannya itu sangat berbahaya."
Berryl menyerahkan selembar kertas berisi undangan pesta perayaan kembalinya keluarga Gong, undangan yang berwarna Rose gold dengan logo dan stempel keluarga Gong tersebut memang susah untuk di dapatkan, lantas kenapa keluarga Gong mengirim kertas tersebut ke kediaman Song.
"Aku akan datang kesana, di sana pasti banyak orang penting. Mungkin kita bisa mencari tau keberadaan ayah." ucap Jesslyn.
"Kak aku akan ikut denganmu, aku sudah bukan bocah kecil lagi." timpal Jimmy Lan.
"Jim, tapi tempat itu berbahaya." Berryl mengingingatkan Jesslyn dan Jimmy seberapa berbahayanya tempat itu.
__ADS_1
"Tidak apa-apa bu, aku bisa melindungi diri ku sendiri." ucap Jimmy.