Kembalinya Dia Sang Pewaris.

Kembalinya Dia Sang Pewaris.
Kembalinya Song Lucas.


__ADS_3

Jesslyn telah sampai di kediaman Lucas, wajah mungil itu nampak tidak baik-baik saja. Bahkan senyum diwajahnya sudah memudar. Ditemani Jimmy Lan, Jesslyn menemui Berryl yang sedang duduk dan bercengkerama dengan Elin Ji.


Dia melihat ibunya masih duduk di bangku itu, sementara hari sudah semakin gelap bahkan hampir saja fajar tiba.


Jesllyn menggandeng tangan Jimmy kemudian mereka mendekat "Ibu mengapa kamu masih disini, bukankah ini sudah lewat jam tidur?"


"Kamu baik-baik saja, ibu dan bibi Elin tidak bisa tidur karena mendengar kamu di serang,"


Jesllyn tersenyum kemudian mendekat, "Ibu, kamu lupa? Aku ini Song Jesllyn, tidak ada yang bisa menyakitiku,"


Tangan kecil itu menggenggam erat tangan ibunya dan tangan Elin, dia meyakinkan kedua wanita itu bahwa semuanya akan baik-baik saja.


"Jesslyn apa tidak sebaiknya kamu kembali ke negara I, disana mungkin akan lebih aman!"


"Tidak ibu, aku akan disini bersama kalian. Oh iya ibu, aku tadi sempat bertemu dengan teman masa kecilku namanya Mike."


Jesslyn mencoba untuk mengalihkan pembicaraan, namun hal itu benar-benar membuat Berryl teralihkan. Mata merah menandakan dia ingin menangis, dimana dia dikhianati oleh sahabatnya dan orang yang dia sayangi.

__ADS_1


"Apakah ayahmu juga akan selingkuh seperti ayah Mike?"


"Tentu....," kata-kata Jesslyn terhenti tatkala seseorang menyela ucapannya.


"Tentu saja tidak, aku tidak akan selingkuh walaupun dunia hendak menghentikan aku."


Sebuah nada bicara yang sangat di hafal oleh Jesslyn, nada bicara yang sudah bertahun-tahun tidak mereka dengar bahkan tidak menemani saat Berryl membuka mata.


"Ayah..." teriak Jesslyn sambil berlari menuju ke arah laki-laki itu yang tak lain adalah Song Lucas, di ikuti oleh Jimmy yang memeluk Lan Dijia.


"Maaf aku terlambat kembali, urusan disana sangat kacau. Untung saja pasukan rahasia datang membantu,"


"Setelah kehancuran keluarga Ji, musuh selalu mengincar kita. Karena pasukan Ji sudah lama berpisah kita jadi ketar-ketir untuk menghadapi musuh, mereka datang dengan tipu muslihat. Untung saja pasukan rahasia datang,"


"Siapa pasukan rahasia itu ayah?"


"bahkan sampai sekarang kita tidak tau siapa ketua mereka Jesslyn."

__ADS_1


Elin melayani Lan Dijia, terlalu banyak luka yang ada di tubuh mereka hingga membuat siapapun tidak tega melihatnya. Tapi sebelum itu mereka juga pamit meninggalkan Jesslyn ayah dan ibunya, karena tentu saja quality time di butuhkan untuk mereka melepaskan kerinduannya.


"Jesslyn, ajak ayahmu masuk. Lukanya perlu di obati agar tidak terinfeksi,”


"Ibu aku selalu mendambakan keluarga yang harmonis, bisakah kamu mengobati ibu?"


Song Lucas yang kaget mendengar permintaan putrinya itu, "tidak apa-apa Jess, ayah bisa melakukannya sendiri,"


"Tidak apa-apa aku akan melakukannya, pergilah basuh tubuhmu. Kemudian aku akan mengobati lukamu,"


Jesslyn yang tau sebaiknya memanggil dokter tersenyum, mungkin sebaiknya membiarkan ibunya membantu Song Lucas dan keesokan harinya baru memanggil dokter. Dengan alasan lelah Jesslyn meninggalkan ayah dan ibunya berduaan, mungkin sebentar lagi dirinya akan hidup dengan normal yaitu pergi kesekolah pulang dan pergi jalan-jalan. Tidak perlu lagi bergelut dengan urusan perusahaan yang merepotkan itu.


Bukan Cuma itu, Jesslyn akan merencanakan banyak hal kedepannya.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2