
Lama tidak berjumpa, sekian lama menunggu hari-hari menyatu. Jesslyn sudah sibuk dengan urusan perusahaan, dia masih harus bersekolah namun sesuai dengan status nya dia juga harus bekerja keras untuk merawat dan menjaga perusahaan Song.
Kini hanya Jesslyn satu satunya yang bisa diharapkan karena selain dia siapa lagi yang bisa memimpin perusahaan Song.
Elin juga sibuk mengurus perusahaan Ji dan perusahaan Lan, bagaimana bisa dia terus di samping gadis kecil itu.
"Nona Jesslyn, ada direktur muda grub Gong hendak berjumpa dengan anda." ucap seseorang yang bekerja di bawah grub Song.
"Grub Gong..." Jesslyn bahkan belum pernah mendengar ada nama perusahaan itu, lantas kenapa orang itu ingin bertemu dengannya di hari-hari yang sulit ini. Jesslyn pergi ke ruangan presiden direktur di sana dia menjumpai Elin dan juga kakeknya Antonio.
"Mam, ada direktur muda dari grub Gong ingin bertemu. Siapa grub Gong itu?" tanya Jesslyn sambil duduk di kursi yang ada di dalam ruangan itu.
"Gong? Apakah orang itu sudah kembali ke daratan China." ucap Elin sambil berfikir keras.
"Siapa itu Mam? apakah orang yang penting di daratan Tiongkok?" tanya Jesslyn, astaga gadis itu benar-benar tidak tahu artinya dia masih perlu belajar tentang silsilah sosial.
__ADS_1
"Sebelum keluarga Song menduduki posisi nomor 1 di daratan ini, ada keluarga Gong yang merupakan puncak orang terkaya. Kata ayahku, 30 tahun yang lalu keluarga Gong meninggalkan tanah ini, namun kenapa sekarang tiba-tiba kembali, apa ini ada hubungan nya dengan menghilangnya ayahmu." ucap Elin sambil berfikir keras, apakah menghilangnya Song Lucas dan Lan Dijia.
"Tidak bagus untuk menerka-nerka, lebih baik kalian temui dia. Tuan direktur muda Gong itu siapa? Aku bahkan hanya pernah mendengar nama tuan besar Gong."
Antonio angkat bicara, mendengar percakapan antara Jesslyn dan Elin, memang sebaiknya menemui orang penting tersebut jika tidak mungkin akan jadi drama tak berujung.
"Sekarang tidak ada yang bisa mewakili Song Lucas selain Jesslyn, dan tidak ada yang mengenal keluarga Gong selain kamu Elin, jadi kalian berdua harus menemuinya. Sementara aku, panggil aku jika kalian membutuhkan." ucap Antonio.
Elin Ji mengangguk kemudian dia mengajak Jesslyn untuk bergegas keluar menemui tuan muda Gong, tidak tahu siapa namanya entah itu Gong Xiuhuan ( Xiuhuan artinya Rupawan dan Selalu Bersemangat), atau justru orang lain yang datang.
"Hallo tuan muda Gong," sapa Elin Ji saat memasuki ruangan, dia melihat seorang tuan muda duduk di kursi sementara kedua bahwan nya berdiri di belakang nya.
"Kenapa perempuan yang datang, apakah Song Lucas mempermalukan kami?" ucap laki-laki itu dengan emosi.
"Maaf tuan muda, Presdir Song sedang dalam perjalanan bisnis hingga hanya ada kami di sini. Kami tidak tahu kunjungan anda kemari, jadi tidak ada persiapan apapun. Anda tidak membuat janji terlebih dahulu tuan, sehingga kami tidak tahu anda akan datang jika tahu mungkin kami bisa mengundur jadwal presdir Song." ucap Elin Ji.
__ADS_1
"Jadi perempuan yang bertanggung jawab dalam perusahaan Song? Bagaimana cara kalian mengelola perusahaan Song, bukankah wanita hanya terampil di dapur , dandan dan bermain di atas kasur."
"Tuan muda anda salah, kami memang perempuan tapi kami juga bisa memimpin. Perkenalkan nama saya Song Jesslyn Ivona, menurut pengamatan saya umur kita tidak jauh berbeda. Atas dasar apa anda bisa duduk dan ungkang-ungkang kaki di perusahaan saya."
Jesslyn bukan orang yang sabaran, lihat gaya dari direktur muda itu membuat dia cukup muak untuk berlama-lama di tempat itu.
"Aku menyebutnya cantik dan berani, baru kali ini ada orang yang berkata seperti itu tentangku. Nona Song, ingat jangan menyesal karena menyesal tidak ada guna. Namaku Gong Xiuhuan, kamu bisa memanggilku Xiuhuan jika kita bertemu lagi."
Laki-laki itu bergegas mengajak ajudannya untuk pergi meninggalkan gedung grub Song, Elin merasa akan ada hal buruk terjadi namun bagaimanapun Jesslyn adalah gadis yang berani dan tangguh.
"Jesslyn, jika mami boleh berbicara jangan cari masalah dengan keluarga Gong. Entah itu Gong Xiuhuan ataupun yang lainnya, mereka bisa membunuh tanpa meninggalkan jejak." ucap Elin Ji sebelum akhirnya mengajak Jesslyn pergi meninggalkan tempat itu.
.
.
__ADS_1
.