
Sejak kejadian itu semua rantai seakan-akan terputus, entah itu modal perusahaan ataupun rantai kehidupan di mansion Song Lucas.
Walaupun kenyataan seperti itu sudah ada dalam pikiran seluruh pelayan yang melayani Song Lucas, namun tidak sedikit yang mengundurkan diri karena takut kejadian itu terulang lagi.
"Paman Neon, seharusnya aku belajar lebih keras sehingga ini semua tidak terjadi,"
Jesslyn berucap kepada supir sekaligus pengasuh dan juga gurunya sejak kecil itu.
Neon yang ada di dekat Jesslyn sambil berdiri itu menghela nafas, bagaimana bisa orang-orang menyalahkan semuanya pada gadis belia itu, "nona yang anda lakukan sudah sangat baik, anda masih sangat muda untuk mampu mengcover semua yang ada di bawah kendali grub song,"
Saat itu hari sudah semakin siang, Gong Xiauhuan juga sudah pamit untuk kembali ke kediaman Gong ia juga berjanji untuk kembali lagi nanti melihat semua keadaan.
Jesslyn hanya ditemani Neon, karena yang lain sibuk dengan urusannya masing-masing.
__ADS_1
"Paman Neon, ayo kita kerumah sakit. Aku ingin menemui ayah,"
"Baik nona,"
Jesslyn bergegas berpamitan kepada Elin karena disana hanya tinggal Elin dan Lan Dijia saja, setelah mendapatkan izin dari ibu dan ayah baptisnya Jesslyn bergegas untuk membersihkan diri.
Sekarang bukan waktu yang tepat untuk bermalas-malasan ataupun berlarut-larut dalam masalah, dia harus bangun untuk menyelesaikan masalah yang ada saat itu tanpa air mata dan penyesalan.
Sebagai pewaris Song tentu saja dia harus beranggapan jika mengorbankan beberapa nyawa tidak terlalu penting, karena jika dia terlalu berbelas kasih belum tentu orang diluar aana akan berbelas kasih kepada keluarganya.
Lagi-lagi pria seumuran dengan ayahnya itu menghela nafas, Jesslyn tidak tau apa alasannya namun semuanya terlihat sangat mencemaskan keadaan saat ini.
"Nona, semua prajurit yang ada sudah bersumpah setia."
__ADS_1
Benar sekali! anak buah Song Lucas sudah pasti bersumpah setia bahkan dengan nyawanya. Namun yang bersumpah setia itu adalah mereka bukan keluarganya.
Lagian keluarga mana yang merelakan salah satu anggota keluarganya meninggal gara-gara berkorban untuk orang lain, entah bagaimana Song Lucas mendapatkan begitu banyak anak buah.
Mobil melaju dengan kencang menuju rumah sakit tempat Song Lucas di rawat. Sepanjang perjalanan Jesslyn tidak diam dia selalu meminta saran kepada Neon tentang apa yang harus dia lakukan di masa depan.
"Nona, pelajarilah semuanya perlahan. Jangan campurkan antara masalah satu dengan masalah lainnya, anda masih terlalu muda."
Neon bukan tidak yakin dengan Jesslyn, namun dia sendiri juga sangat memahami jika Jesslyn masih remaja. tidak mungkin baginya untuk menyelesaikan masalah itu sendiri.
Halaman parkir yang luas, namun dipenuhi oleh mobil-mobil. Banyak juga ambulance yang keluar masuk untuk mengantar dan menjemput pasien, tentu saja itu adalah korban dari penyerbuan kediaman Song. Bukan hanya satu rumah sakit yang menerima pasien namun juga rumah sakit yang lain.
Jesslyn menghela nafas, benar-benar brutal mereka menyerang saat keadaan sangat lemah bahkan mereka tidak sempat mengambil senjata dari ruang bawah tanah.
__ADS_1
tapi anehnya darimana bala bantuan itu berasal,