Kembalinya Dia Sang Pewaris.

Kembalinya Dia Sang Pewaris.
Bullyan Berbasis Candaan


__ADS_3

Untuk mempertahankan kekuasaan semua orang harus tunduk dibawah kaki si marga Gong. Lantas bagaimana Jesslyn bisa menyelesaikan ini, dia hanyalah seorang gadis kecil bagaimana mungkin bisa bersaing untuk memperebutkan posisi nomor satu seorang diri.


Keluarga Song dan Keluarga Gong kelihatan nama itu hampir mirip namun mereka bukanlah orang yang sama, siapa yang tidak tahu ambisi keluarga Gong untuk menguasai seluruh benua.


Jamuan malam ini adalah undangan dari keluarga Gong, si tuan muda menyebalkan Gong Xiuhuan harus membayar untuk hal ini, mereka datang entah sekedar mengembalikan nama atau ada udang dibalik batu.


"Keluarga Gong, kenapa kembali secara tiba-tiba padahal kita tidak pernah mendengar bahwa mereka akan kembali." ucap Jesslyn kepada Jimmy Lan, bocah kecil itu kini berada di samping Jesslyn untuk menemaninya pergi ke pesta itu.


“Kakak kita harus berhati-hati keluarga ini tidak


sesederhana itu, hati-hati dengan tuan besar Gong dia punya tipu muslihat yang sangat tinggi jika tidak bagaimana bisa orang tua itu mempertahankan posisinya hingga saat ini.”


Jesslyn dan Jimmy sedang berada di jalan mereka bergegas pergi ke jamuan pesta keluarga Gong, keluarga yang dulunya tidak mereka ketahui dimanapun keberadaannya. Namun jika mereka menjauhpun tidak akan ada gunanya,


awalnya elin Ji maupun Antonio sudah menyarankan agar mereka ikut bersama namun

__ADS_1


dari sekian banyak anggota keluarga dalam satu keluarga hanya di berikan sebuah undangan jadi hanya bisa satu orang yang pergi.


Sesampainya di kediaman Gong, banyak orang yang menatap ke arah Jesslyn dan Jimmy, mungkin mereka berfikir benarkah dua anak-anak itu adalah wakil  dari tiga perusahaan besar astaga sungguh mengecewakan apakah mereka bisa memimpin.


“Song Jesslyn Lucas, ku kira kamu tidak berani datang.” Ucap Gong Xiuhuan sambil berjalan mendekat bersama dengan seorang laki-laki tua yang sang di yakini itu adalah tuan besar Gong.


“Selamat datang kembali di tanah kelahiran tuan besar Gong, ini hadiah dari kami berharap anda senantiasa selalu sehat dan panjang umur. Oh maaf ini bukan hari ulang tahun anda, tapi saya


merasa sungguh tidak enak jika datang dengan tangan kosong. Maafkan kami!”


"Nona Song, selamat datang di pesta kami." ucap tuan Besar Gong.


"Terima kasih tuan."


Dengan keanggunan yang di miliki Jesslyn mampu menempatkan diri di situasi apapun, walaupun dia banyak mendapatkan tekanan dengan h1naan berbasis Candaan namun dia bisa mengontrol emosinya dan menunjuk bahwa dirinya adalah gadis bermartabat. Pada Saat itu Jesslyn hendak mencicipi sepotong roti di pesta itu, karena dia belum mencicipi apapun sejak tadi perutnya pun terasa lapar namun tiba-tiba  sepasan laki-laki dan perempuan datang mendekati nya.

__ADS_1


“oh jadi ini presdir muda yang diagung -agungkan tengah melanjutkan produksi rob di group Song, ku kira sehebat apa ternyata biasa saja." ucap Laki-laki yang tengah menggoyangkan gelas berisi cairan berwarna merah pekat itu.


"Tuan anda salah, tidak perlu di agungkan pun aku adalah Song Jesslyn Lucas. Jika bukan saya yang meneruskan produksi robot tersebut lantas siapa? Apakah itu anda? Pertanyaan saya jika itu anda apakah anda mampu?"


Bukan Seorang Jesslyn jika dia dihina langsung tunduk, hal itu tergantung bagaimana cara mereka melakukan itu jika hal itu dihiasi dengan candaan bisa ditoleransi oleh Jesslyn namun laki-laki itu sangat blak-blakan mengatakan itu.


Senyum dari bibir manis Jesslyn memudar dia melihat laki-laki di depannya itu dengan tatapan jijik dan merendahkan.


"Hei! Apa yang bisa bocah kecil sepertimu itu lakukan."


"Banyak tuan, termasuk menolak proposal permohonanmu untuk masuk kedalam industri kami. Kenapa tuan? Apakah anda hendak mengemis kepada keluarga Gong. Saya sarankan agar anda tidak terlalu percaya diri dengan kemampuan anda tuan. Jika saya saja yang seorang gadis kecil tidak bisa anda kelabui, bagaimana anda bisa berfikir untuk mengelabuhi tuan besar Gong."


Setelah mengatakan itu Jesslyn kembali ke tempat duduk, di sana masih ada Jimmy yang sibuk melihat kesana kemarin seakan-akan ada sesuatu yang dia cari.


Sementara itu di balik layar nampak seseorang tengah tersenyum melihat kejadian yang baru saja terjadi di depan matanya. pandangan nya seakan-akan puas melihat hal tersebut.

__ADS_1


__ADS_2