Kembalinya Dia Sang Pewaris.

Kembalinya Dia Sang Pewaris.
Tidak Untuk Itu.


__ADS_3

Bala bantuan datang, entah siapa yang membatu mereka namun sudah sewajarnya jika mereka mengucapkan terima kasih. Para penyusup mulai di bersihkan satu persatu tidak tersisakan satu orang pun, mereka di esekusi dengan sadis oleh anggota dan dewan dari Harimau Emas, namun lagi dan lagi pasukan bayangan yang membantu mereka menghilang begitu saja, Siapa pemimpin mereka yang sengaja datang untuk menyelamatkan Song Lucas.


Jerit tangis minta tolong tak tertahankan ketika orang-orang itu di kirim memasuki kandang Harimau, mereka berjanji untuk tidak mengusik Harimau Emas, namun sayang sekali Song Lucas bukan orang yang memiliki belas kasihan, mereka meronta-ronta pun tiada berguna dan akhirnya benar-benar menjadi santapan dari para Harimau.


"Tuan apa yang hendak kita lakukan setelah ini?" tanya seorang bawahan Song Lucas.


"Aku akan kembali ke China, sementara kalian terus bekerja dan juga selidiki siapa orang yang membantu kita. Temukan siapa ketua pasukan bayangan itu untuk mengucapkan terima kasih, dari dulu tidak pernah kita hutang budi kepada orang lain."


"Baik tuan."


Song Lucas membuang puntung rokok yang berada di tangannya ke tempat sampah terdekat, kemudian dia berjalan hendak mencari Lan Dijia, bagaimana kabar laki-laki itu apakah dia baik-baik saja.


Sampai di tempat tersebut dia mendengar Lan Dijia terbatuk-batuk mungkin karen dia terlalu banyak menghirup asap beracun.


"Kamu terlalu tidak waspada Dijia, kelihatannya latihanmu harus di tingkatkan."

__ADS_1


Song Lucas berucap sambil menyilangkan tangan nya di dada, laki-laki itu terlihat benar-benar berdiri di ambang pintu.


"Harusnya aku libur lama bukan justru berlatih. Aku hampir meninggal di tempat ini. Oh iya siapa yang menolong kita?"


"Tidak untuk itu Dijia, kamu masih harus bekerja. Dan untuk yang menolong kita adalah pasukan bayangan, dia dengan mudah membobol bungker tersebut."


Lan Dijia nampak berfikir kenapa pasukan tersebut menolong mereka bukankah sangat tidak masuk akal jika tidak ada yang memberitahu atau memerintahkan mereka, namun apa tujuan dari orang di balik layar.


"Sudah jangan banyak berfikir, kita harus segera kembali. Jika terlalu lama di tinggal perusahaan akan kacau balau."


"Ini bukan hal sepele Dijia, Perusahaan Song adalah perusahaan besar jadi tidak semudah itu memimpin perusahaan nomor satu. Aku takut untuk membebani mereka."


Setelah mengatakan itu Song Lucas berbalik dan pergi, Lan Dijia pun meminta dokter untuk melepas slang infus dia sudah harus kembali bekerja tidak bagus untuk berlama lama berbaring dalam ranjang empuk tersebut.


Sementara itu Jesslyn dan Antonio sedang berada di rumah sakit, dia hendak menunggu kabar dari dokter untuk urusan perusahaan mereka titipkan kepada Elin Ji.

__ADS_1


"Dokter bagaimana kondisi putriku?" tanya Antonio dengan antusias sementara Jesslyn menunggu di belakang dengan diam.


"Nyonya Song sudah sangat stabil tuan, bahkan mungkin sebentar lagi akan sadar. Dia sudah menunjukkan tanda-tanda itu, "


"Syukurlah jika begitu, aku merasa lega ini sudah hampir 11 tahun bukan waktu yang sedikit. "


"Kakek apakah jika ibu sadar dia masih akan mengenali aku?" tanya Jesslyn dengan ragu, dia harap-harap cemas antara sedih dan senang karena takut ibunya tidak mengenalinya lagi.


"Mana mungkin ibumu lupa. Setelah ibumu sadar kamu harus kembali ke negara kita bersama denganku."


"Maaf kakek, tidak untuk itu kakek. Setidaknya aku harus menyelesaikan pendidikanku."


Mendengar hal itu Antonio sedikit kecewa namun benar pendidikan di sini jauh lebih bagus daripada di dalam negeri sendiri.


.

__ADS_1


.


__ADS_2