
*1 bulan kemudian
Sudah sebulan berlalu mereka berada di desa itu, dan Satria terus berlatih hingga sekarang dia sudah bisa mengendalikan kekuatannya walaupun belum sempurna dan masih perlu waktu yang panjang, tapi Satria akan terus berusaha...
Di sisi lain Bening yang masih merasa khawatir akan kedatangan saudarinya tetap berhati-hati dengan segala situasi...
"Aneh! Sudah sebulan berlalu tapi mengapa mereka masih belum sampai!" ucap Bening bertanya-tanya
"Mungkin mereka berubah pikiran Bening" sahut Satria
"Itu tidak mungkin, pasti terjadi sesuatu pada mereka" ucap Madit
"Aku juga berpikir begitu, pasti ada yang menghalangi mereka ke sini, tapi apa?" ucap Bening
"Apapun itu, tidak penting, yang penting karenanya kita sudah tertolong dan terhindar dari mereka serta aku jadi bisa berlatih dengan tenang" sahut Satria
"Benar, yang terpenting sekarang adalah bagaimana caranya kita membalas kebaikan dari para penduduk di sini" ucap Madit sambil memegang bahu Satria
"Iya Bening, jadi berhentilah khawatir karena kita sekarang bersama dan akan menghadapi apapun bersama" ucap Satria sambil memegang tangan Bening
"Baiklah tuan" ucap Bening sambil tersenyum
*Di sisi lain di tengah hutan
Di tengah perjalanan menuju desa ranum, Raka, Lulu dan Key di hadang oleh seorang wanita dan kedua pelayannya, hingga mengakibatkan mereka terluka parah dan pergi menjauh dari desa ranum...
Swosh
"Tuan! teriak Lulu
"Wanita ini menyerang dengan tiba-tiba, bahkan aku tidak bisa merasakan kehadirannya, siapa dia sebenarnya" ucap Lulu dalam hati
__ADS_1
"Pergilah Lulu bawa Tuan, aku akan mengalihkan perhatian wanita ini" ucap Key
"Berhati-hatilah!" ucap Lulu sambil terbang membawa Raka menjauh
"Siapa kau? Mengapa tiba-tiba menyerang kami begini?" tanya Key
"Heheh! Tidak penting siapa aku, karena aku hanya ingin bermain-main saja dengan kalian" ucap Rania
"Wanita gila, tapi kekuatannya sangat luar biasa, di sisi lain para pengawalnya juga sangat hebat, lebih baik aku mencari kesempatan untuk melarikan diri" ucap Key dalam hati
Brak
"Nona, Awas" teriak Runi
"Mereka menggunakan cara licik untuk melarikan diri, sungguh membosankan" ucap Kua
*Di dalam gua
"Tuan! Sadarlah! Aku akan mentransfer energi terakhirku padamu" ucap Lulu
Swosh
"Bagaimana keadaan tuan?" tanya Key sambil berjalan mendekati Raka dan Lulu
"Karena pukulan yang tepat di dada membuat kondisi tuan sangat lemah" jawab Lulu
"Kalau begitu lebih baik kita tidak melanjutkan perjalanan dulu" ucap Key
"Benar, untuk sementara kita akan berada di sini sampai tuan benar-benar pulih kembali" sahut Lulu
"Wah sangat tidak seru, baru juga sebentar bermainnya sudah melarikan diri begitu saja" ucap Rania
__ADS_1
"Nona, kasihan juga mereka" ucap dewi Runi
"Heheh! Musuh tidak perlu di kasihani Runi!" ucap Kua
"Runi mereka ingin menyerang saudaraku, jadi mereka pantas mendapatkannya" ucap Rania
"Baiklah! Nona memang selalu benar!" sahut Runi
"Heheh! Itu memang benar!" ucap Kua
"Jadi, ayo kita jumpai saudaraku" ucap Rania
Rania, Runi dan Kua akhirnya pergi ke desa ranum untuk menemui saudaranya....
Pertanyaannya Siapakah saudara Rania?
a. Satria
b. Malik
c. Bening
d. Suka-suka Authorlh
Terima kasih yang sudah mampir dan dukung Author di Keturunan Raja....
__ADS_1
Yang belum bantu, yuk bantu dukung author dengan cara like, komen, vote and rate...
Xiexie