Keturunan Raja

Keturunan Raja
Para Pemburu


__ADS_3

*Di tengah hutan



SWOSH


"Tuan, saya sudah memeriksanya, ternyata memang benar mereka adalah para pemburu hewan suci langkah" ucap Key sambil membungkukkan badannya


"Itu bagus, ayo kita temui mereka dan buat kesepakatan bagus" ucap Raka


"Tapi tuan kondisi anda belum sembuh total" sahut lulu berusaha menghentikan Raka


"Apa kau mengkhawatirkan saudarimu itu?" ucap Raka


"Bu-bukan begitu tuan, saya hanya khawatir dengan kondisi tuan saja" ucap Lulu dengan nada rendah


"Aku baik-baik saja, jadi berhentilah mengkhawatirkanku" ucap Raka sambil mengusap lembut kepala Lulu


"Ayo berangkat"


"Iya tuan" sahut Lulu dan Key bersamaan


Mereka bertiga pun pergi menjumpai para pemburu hewan suci itu untuk membuat sebuah kesepakatan...


TAP... TAP.... TAP...


"Berapa lama lagi kita sampai?" tanya pemburu 1


"Diamlah sebentar lagi kita akan sampai" jawab pemburu 2


"Sebenarnya kita akan kemana sih Kak?" tanya pemburu 1


"Berhentilah mengeluh adik, atau kau akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan peliharaan baru" jawab pemburu 3

__ADS_1


"Tapi Kakak ak.... "


SLUK


"Sial, siapa yang berani mengarahkan anak panah ke arahku" teriak pemburu 1


"Tenanglah adik, dari caranya memanah sepertinya tidak ada maksud untuk menyakiti" ucap pemburu 3


"Sepertinya anda orang yang bijak" ucap Raka sambil mendarat di hadapan mereka


"Hehehe, kalau begitu langsung saja tuan" ucap pemburu 3


"Baiklah, aku ingin kalian membantuku menghabisi seseorang" ucap Raka


"Tentu, tapi apa keuntungan yang kami dapatkan?" tanya pemburu 3


"Kalian bisa memiliki hewan suci langkah milik orang itu" ucap Raka


"Apakah hewan suci itu sempurna?" tanya pemburu 3


"Apa kau pikir kami ini bodoh? jika memang begitu artinya jika majikannya mati maka peliharaannya juga akan mati" sahut pemburu 1 terbawa emosi


"Itu benar tuan, aku rasa anda sedang mempermainkan kami" tambah pemburu 3


"Itu tidak akan terjadi" ucap Raka


"Mengapa kau bisa sangat yakin?" tanya pemburu 2


"Karena majikannya menganggap peliharaannya itu seperti kakaknya sendiri, jadi dia pasti akan melepaskan segel pengikatnya dan memberikan sisa jiwanya sebelum dia mati" ucap Raka meyakinkan para pemburu


"Bagaimana jika tebakanmu itu salah?" tanya pemburu 2


"Aku akan memberikan hal lain yang kalian inginkan" jawab Raka

__ADS_1


"Baiklah, kalau begitu kau berikan saja salah satu dari peliharaanmu itu pada kami" ucap pemburu 2


"Kurang ajar kami tidak akan mau menjadi peliharaan kalian" ucap Key dengan nada tinggi


"Hey, kau hanya seekor hewan dan tugasmu adalah patuh pada majikanmu" ucap pemburu 1


"Hahaha, kau sangat benar adik, jadi belajarlah bersikap sopan pada calon majikan barumu nanti" sahut pemburu 2 sambil mengejek Key dan Lulu


Karena geram mendengar ejekan dari kedua pemburu itu membuat Raka kehilangan kendali dan menghuluskan pedang apinya ke arah pemburu 1...


SLASH


Tapi saat Raka mengarahkan pedangnya ke pemburu 1 tiba-tiba secara bersamaan pemburu 3 menampis pedang Raka...


TANG


"Tenanglah tuan, ayo kita bicarakan baik-baik" ucap pemburu 3 sambil memegang bahu Raka


"Aku tidak suka bercanda, jadi berhati-hatilah dalam bicara" ucap Raka dengan suara yang sedikit di tekan


"Heheh, tentu tuan, aku juga tidak terlalu suka bercanda jadi langsung saja, aku hanya ingin seorang dewi" ucap pemburu 3


"Dewi?" tanya Raka


"Iya, tapi tenanglah aku tidak akan merebut dewimu itu" jawab pemburu 3


"Baiklah, jika kalian berhasil membunuh Satria aku akan memenuhi keinginanmu itu" sahut Raka


Dengan kesepatan itu para pemburu pun pergi mencari Satria ke desa Ranum untuk membunuhnya...


Di sisi lain di desa Ranum, Rania yang kesal dengan sikap Madit yang seolah-olah mengulur-ulur waktu untuk mengatakan kebenaran kepada Satria membuatnya tidak bisa menahan diri lagi untuk mengatakan semuanya....


Terima kasih yang sudah mampir dan dukung Author di Keturunan Raja, yuk jadiin favorit agar kalian dapat tau kapan up selanjutnya...

__ADS_1


Sekali lagi Terima kasih teman-teman semuanya...


__ADS_2