Keturunan Raja

Keturunan Raja
Ikatan Dua Sempurna


__ADS_3

SWOSH


Beberapa dewi dari langit selatan tiba-tiba muncul, melihat mereka Satria sangat bahagia...


"Kakak lihat! para dewi datang" teriak Satria


Satria yang begitu gembira melihat kedatangan para dewi langsung berlari ke arah mereka...


"Ini sangat aneh, raut wajah mereka seperti ingin membunuh" batin Madit sambil mengerutkan alis


"Satria tunggu!" Madit berusaha menghentikan langkah Satria tapi gagal karena Satria sudah sampai di hadapan mereka.


SYAAT


BRUK


Salah satu dewi itu langsung menyerang Satria dan membuatnya terpental ke tanah...


"Satria!" teriak Madit sambil berusaha berjalan ke arah Satria


"Menggangu saja" ucap dewi Ratih



"Hehehe! Kakak! kau sangat kejam, tapi aku menyukainya!" ucap dewi Tatih sambil tertawa kecil



Melihat perlakukan para kakak-kakaknya membuat Bening marah dan mengusir mereka, tapi sepertinya mereka datang ke sini memang untuk membuat masalah...


"Sebaiknya kalian pergi dari sini" ucap Bening


"Heheh! sepertinya karena terlalu lama di sini kau tambah berani" ucap Ulah



"Kurang ajar! berani sekali kau melawan ku" ucap Ratih


Mendengar keberanian Bening melawan ucapannya membuat Ratih marah dan dia tak henti menyerang Bening...


SYAAT BRUK


Bening yang tidak bisa melawan karena dia tidak memiliki kekuatan apapun hanya bisa menerima semua serangan yang di berikan oleh Ratih.


Sampai saat serangan terakhir Ratih lalu mengeluarkan kekuatan pamungkas nya yaitu Turnawi (Sayatan cahaya malam) tapi kali ini bukan Bening yang menerima imbasnya melainkan Satria...

__ADS_1


SYAAT


"Akh!" teriak Satria


"Satria!" teriak Madit


Satria yang terkena serangan itu langsung terjatuh, Bening yang melihat pengorbanan Satria untuk nya hanya bisa terdiam...


"Hey gadis bodoh, jangan mati" ucap Satria sambil memegang pipi Bening


Setelah menerima serangan dewi Ratih, Satria tidak sadarkan diri, melihat hal itu membuat Madit sangat bingung dan berusaha menggunakan kekuatannya untuk menyadarkan Satria, tapi kekuatannya yang belum pulih total membuat Madit kesulitan, selain itu Satria yang sudah kehilangan separuh jiwanya membuatnya semakin lemah...


"Heheh! Kakak! sepertinya kita mendapatkan pertunjukan yang sangat menarik di sini! ucap Ulah


"Hehehe! kau benar kak Ulah, pertunjukan sekelompok hewan bodoh!" lanjut Tatih


Ketiga dewi itu terus menghina dan menertawakan Satria, Bening dan Madit, melihat semua perbuatan mereka membuat Bening tidak bisa lagi mengontrol amarahnya dan membuatnya lepas kendali...


"Sudah cukup! kalian keterlaluan, aku tidak tahan lagi!" ucap Bening sambil berdiri


"Hehehe! kakak! lihat Bening kita yang lemah sekarang marah, hahaha!" ucap Tatih


Ketiga dewi itu belum tahu bahwa orang yang di takdirnya sebagai sang dewi memiliki kekuatan diatas para dewi...


SWOSH


Bening mengangkat kedua tangannya, seketika banyak air mengalir di atas kepala Bening...


SYUUT BYUUR


Bening langsung menghujani ketiga dewi itu dengan air yang banyak dan seketika membuat ketiga dewi itu terhempas menjauh...


Melihat terjadi hal aneh di langit barat membuat sang dewi Kanih langsung terbang menuju ke sana dan benar saja, saat sampai di sana dia melihat ketiga dewi itu tak sadarkan diri dan Bening yang tak terkontrol dan hampir menghancurkan seluruh langit barat...


BYUUR


SYUUT SYUUT


BYUUR


"Bening! tenanglah! teriak sang dewi sambil mendekati Bening



Dewi Kanih terus berusaha menyadarkan Bening, tapi dia tidak berhasil dan di sisi lain dia melihat Satria yang tak sadarkan diri dan Madit yang berusaha menyadarkannya...

__ADS_1


"Kenapa dia?" tanya sang dewi


"Ketiga dewi itu menyerang Bening dan dia berusaha melindunginya dewi!" jawab Madit


"Aku akan memulihkannya!" ucap sang dewi


Sang dewi lalu memberikan setengah kekuatannya ke Satria...


SWOSH


"Kakak" ucap Satria


Satria akhirnya sadarkan diri, tapi Bening masih belum juga berhenti...


"Satria!" ucap Madit sambil membantu Satria bangkit


"Apa ini syurga? Kenapa kakak juga ada di sini? " tanya Satria


TOK


Mendengar ucapan Satria membuat Madit langsung memukul kepala Satria untuk menyadarkannya...


"Dasar bodoh! kau masih hidup dan ini bukan syurga" ucap Madit


"Aduh! Kakak, aku baru saja lepas dari maut, kenapa kau memukul ku!" ucap Satria sambil mengelus kepalanya


"Sudahlah! berhenti bercanda, lihat dia, kita harus menghentikannya atau dia akan mati karena memakai kekuatannya tanpa henti seperti itu!" ucap Madit


"Bening! apa yang harus aku lakukan untuk menyelamatkannya?" tanya Satria


"Beri dia ikatan sempurna hanya itu jalan terakhir saat ini" jawab sang dewi


"Eh! Tunggu! siapa kau? Apa kau teman dewi jahat itu?" ucap Satria terkejut melihat sang dewi


"Fokuslah hanya pada penyempurnaan ikatanmu saja!" teriak Madit


"Akh! kakak, aku kan hanya bertanya saja, kenapa kau harus marah seperti itu" ucap Satria


"Cepatlah!" teriak Madit


"Aish"


Melihat keadaan Bening di luar kendali membuat Madit tidak punya pilihan lain selain membiarkan Satria membuat ikatan denganya...


Satria berusaha melangkah mendekati Bening walaupun itu sulit, setelah beberapa usaha akhirnya dia berhasil mendekatinya dan Satria langsung menggigit bibirnya hingga berdarah dan mencium mata kiri Bening sembari mengucapkan tanda ikatan dewi kepada Bening...

__ADS_1


Tarsasa



__ADS_2